
Chapter 37
Pagi itu dalam gua, api kemerahan masih menyala. Tiga mahluk duduk di sisi api unggun. Hujan salju masih lebat di luar gua. "Mengapa sebelumnya kamu tidak berbicara?"
Shen Li Yao bertanya pada Huang Yi Zhen. Huang Yi Zhen menunjuk rumput Mutan yang melambai di sisi api. 'Aku belajar darinya'
Shen Li Yao menganggukkan kepalanya. Dengan adanya suara Huang Yi Zhen yang menggema di pikirannya, Shen Li Yao tidak lagi merasa sendirian. Bahkan jika ada hujan salju di luar gua, dengan kehadiran dua mahluk mutan di sisinya, api terasa lebih hangat.
Tidak lama setelah hujan salju mereda, Huang Yi Zhen dan rumput Mutan berlari keluar. Shen Li Yao tidak bisa mengejar mereka. Beberapa saat kemudian, masing masing di antara mahluk Mutan itu membawa binatang Mutan yang sudah mati. Huang Yi Zhen dan Rumput Mutan memberikannya kepada Shen Li Yao. Para makhluk Mutan itu hanya tertarik pada inti kristal.
Kebetulan Shen Li Yao sedikit lapar. Binatang buruan mahluk mutan itu harusnya bisa menjadi sarapan mereka. Shen Li Yao mengolah binatang buruan untuk menjadi daging bakar. "Ayo, apa kalian ingin mencoba? Inti kristal seharusnya hanya membuat kekuatan kalian meningkat, tetapi tidak membuat lapar kalian hilang"
Rumput Mutan melambaikan daunnya seolah sedang menggeleng. 'Aku ini rumput, satu satunya yang membuatku kenyang adalah air'
Shen Li Yao kemudian menawarkan daging bakarnya ke Huang Yi Zhen. "Bagaimana denganmu Yi Zhen?"
Kucing Mutan mengendus aroma daging bakar di tangan Shen Li Yao. 'Ya, aku akan coba'
"Bagus, lagi pula aku tidak bisa menghabiskan semuanya sendiri." Shen Li Yao memberikan setengah daging bakar itu kepada Huang Yi Zhen.
Makan pagi sudah terselesaikan, mereka kemudian melanjutkan perjalanan bersama. Rumput Mutan hanya tertarik pada Huang Yi Zhen. Dan Shen Li Yao hanya ingin mengikuti kemana Huang Yi Zhen pergi. Sementara Huang Yi Zhen hanya ingin menemukan rekan-rekannya.
Seperti seekor anjing, Kucing mutan itu mengendus-endus tanah dengan hidungnya. Aromanya semakin dekat. Ada kegembiraan di hati Huang Yi Zhen saat melihat rekan-rekannya yang bertarung dengan Zombie.
Huang Yi Zhen merentangkan cakarnya dan melompat ke arah Zombi itu. Tidak mau kalah, rumput Mutan juga melesat mengalahkan para Zombi yang jumlahnya hanya beberapa itu. Shen Li Yao tertinggal di belakang. Saat para Zombi tumbang barulah ia sampai ke sisi Huang Yi Zhen.
Rekan pemilik tubuh asli ada empat orang. Liu Zhong si pemilik kemampuan petir, Mo Yuan Xi si pemilik kemampuan air, Feng Shang si pemilik kemampuan tanaman, dan Su Li Xian si wakil dari pemilik tubuh asli, sekaligus pemilik kemampuan ruang spasial.
__ADS_1
Huang Yi Zhen menatap rekan-rekannya. Su Li Xian yang pertama kali bereaksi. "Boss! Anda kembali!"
Dengan teriakan bodoh Su Li Xian, tiga rekan yang lain ikut memeluk kucing Mutan.
"Boss, kami sungguh merindukan anda!" Liu Zhong.
"Boss, kemana anda pergi?!" Mo Yuan Xi
"Boss, huaaaa... Kami takut kehilangan Anda. Aku takut jika kami kembali tanpa anda, jendral besar akan memenggal kepala kami" Feng Shang.
Shen Li Yao tidak tau harus tertawa atau menangis. Empat pria besar memeluk Yi Zhen , dan memanggilnya Boss. Shen Li Yao merasa kucing Mutan haruslah peliharaan mereka.
Cakar kucing Huang Yi Zhen di angkat dan di gunakan untuk mengetuk kepala rekan-rekannya satu persatu. 'Hentikan omong kosong kalian, ada orang lain di sini'
Mendengar suara Boss mereka yang sudah lama tidak di dengar, membuat Su Li Xian dan yang lainnya menatap tidak percaya pada kucing Mutan. "Boss? Anda bisa berbicara? Anda sudah mengingat kami?"
Huang Yi Zhen mengangkat cakarnya menunjuk Shen Li Yao. Ke empat pria dewasa itu berdehem singkat. Saat Bossnya baru memperkenalkan Shen Li Yao, barulah mereka menyadari bahwa ada orang lain di sini.
"Ekhem... Maaf sudah membuat Anda melihat sisi buruk kami, nona Shen. Saya Su Li Xian, saya adalah wakil dari kapten kami, kucing ini adalah kapten kami. Nama lengkapnya Huang Yi Zhen. Kapten kami tergigit binatang Mutan, dan berubah menjadi seperti ini. Kalian perkenalkan diri kepada nona Shen penyelamat Boss kita" Nada serius Su Li Xian membuat Shen Li Yao merasa berhalusinasi. Wajah serius Su Li Xian sama sekali berbeda dengan wajah konyolnya, sehingga Shen Li Yao mengira bahwa mereka adalah orang yang berbeda.
Tiga rekan lainnya maju selangkah dan memperkenalkan diri kepada Shen Li Yao. "Saya adalah pemilik kemampuan Petir. Liu Zhong."
Liu Zhong merenggangkan tangannya, dan petir-petir bergerak di antara jemarinya. Tak mau kalah di depan wanita, Feng Shang dan Mo Yuan Xi ikut memperkenalkan diri.
"Aku Feng Shang pengendali tanaman. " Feng Shang memutar telapak tangannya seperti pesulap dan memunculkan bunga kecil, kemudian memberikannya kepada Shen Li Yao.
"Saya adalah Mo Yuan Xi, pengendali air. Jika nona Shen ingin mandi, saya bisa mem.." Huang Yi Zhen menampar kepala Mo Yuan Xi.
__ADS_1
'kakak, abaikan saja si bodoh ini. Mulai sekarang perjalanan kita akan di temani oleh mereka. Yi Zhen berharap kakak bisa membiasakan diri'
Rumput Mutan juga ingin di kenalkan, ia melambaikan daunnya yang panjang. 'ini temanku Rumput Mutan, aku belajar berbicara darinya.'
Rumput Mutan melambaikan daunnya seperti mi. 'Halo! Halo! Halo! Aku teman Kucing kecil! Halo!'
Semak yang bergoyang membuat Huang Yi Zhen waspada. Rekan-rekannya juga ikut waspada. Awalnya seekor kelinci dengan kristal ungu muncul, kelinci itu melompat ke depan dengan hidung bergerak-gerak.
'Aromanya dari sini' suaranya yang seperti anak kecil menggema dalam pikiran semua orang.
Huang Yi Zhen punya firasat buruk. Semak kembali bergoyang, dan ada beberapa binatang Mutan lainnya berlari ke arah Huang Yi Zhen. Huang Yi Zhen merasa panik. Ia melompat ke kaki Su Li Xian, lalu memanjat hingga ke atas kepala.
Benar saja dugaannya, binatang Mutan itu menerjangnya hingga membuat Su Li Xian tertimbun di antara bulu-bulu binatang.
Huang Yi Zhen berlarian untuk menghindari binatang Mutan yang mengejarnya. Namun binatang-binatang mutan itu tidak menyerah. Mereka terus mengejar Huang Yi Zhen. Karna kesal Huang Yi Zhen melompat ke tengah mereka semua. Agar tidak ada yang mendekat, ia melapisi api merah di seluruh tubuhnya. Geraman marah keluar dari tenggorokan Huang Yi Zhen.
"Meong!"
(Apa yang kalian inginkan dariku!)
Cakar cakarnya terentang dan bulu bulunya mengembang. Binatang Mutan itu tidak berani mendekatinya. "Boss, sepertinya mereka menyukaimu. Biarkan saja mereka mengikuti kita, nanti kita bisa meminta bantuan mereka." Ujar Feng Shang.
Huang Yi Zhen melirik binatang Mutan yang mengikutinya. Ada kelinci dengan kristal ungu, serigala dengan kristal biru, burung gagak Hitam dengan kristal kuning, ular hijau dengan kristal putih ke biruan, dan seekor anjing dengan kristal hijau. Jika di jumlahkan total mereka semua ada setengah lusin bersama rumput Mutan.
'Terserah, tapi jika kalian mengacaukan aku dan yang lainnya, aku akan memakan kalian'
Binatang-binatang mutan itu sangat senang, suara mereka yang berisik membuat hutan salju yang senyap terasa ramai. Dengan begitu, satu rumput liar, enam ekor binatang Mutan dan lima manusia memulai perjalanan mereka bersama.
__ADS_1