BERBAGI CINTA : PENGANTIN YANG TIDAK DI CINTAI

BERBAGI CINTA : PENGANTIN YANG TIDAK DI CINTAI
BAB 48 : GEMBOK CINTA


__ADS_3

...GEMBOK CINTA...


Sudah tiga hari Mauriel dan Leon pergi berbulan madu, dan setiap hari Lucas selalu menghitung setiap menitnya, menunggu kepulangan Mauriel.


Meski terasa sepi dan begitu berat untuk di lalui, namun tidak membuat perasaannya melemah, justru Ia semakin mencintai gadis itu.


Hari itu, Ia melihat gerak-gerik Rubia yang mencurigakan. Lucas tidak sengaja mendengar percakapan Rubia dengan salah satu biro tiket perjalanan.


" Iya betul, penerbangan untuk ke korea, lusa nanti. Baiklah kalau begitu, terima kasih " Kata Rubia sambil menutup sambungan teleponnya


Lucas mengkerutkan kedua alisnya, dan bertanya-tanya di dalam hatinya. Untuk apa wanita itu memesan tiket penerbangan ke korea ?


" Jangan-jangan..... " Gumam Lucas dengan raut wajah yang khawatir.


...♡♡♡♡♡♡...


Korea Selatan merupakan sebuah negara sub tropis di Asia yang menarik untuk dikunjungi.


Selain itu karena negara tersebut adalah negara maju dengan berbagai tempat yang menarik, negara ini juga masih memiliki berbagai panorama alam yang indah untuk dikunjungi, terutama saat berbulan madu.


Tidak terasa sudah tiga hari mereka menghabiskan waktu bersama-sama di korea, kemarin Leon sudah mengajak Mauriel berjalan-jalan ke pulau nami.


Leon mengerti jika Mauriel belum bisa memaafkannya, karena itu dia terus berjuang untuk mendapatkan pengampunan dari isteri pertamanya.


Begitu banyak objek wisata yang tersedia di pulau nami, Apalagi pulau nami terkenal dengan drama winter sonata, dan bisa melihat patung pemain drama winter sonata.


" Kamu pernah nonton winter sonata ? " Tanya Mauriel setelah Ia selesai mengabadikan gambar di patung itu.


" Hahahahah, aku tidak suka nonton drama korea " Jawab Leon sambil tertawa terbahak-bahak.


" Sayang sekali padahal ceritanya bagus, dan aku jadi ingin seperti Jun Sang yang melupakan masa lalunya dengan begitu aku bisa melupakan rasa sakit ini " Kata Mauriel dengan suara yang pilu sambil menunjuk hatinya yang terluka.


Leon memandangi wajah Mauriel dengan perasaan sedih, dan rasa bersalah, karena dia sendirilah yang telah menggoreskan luka di hati wanita itu.


" Maafkan aku " Ucap Leon sambil mengenggam tangan Mauriel dengan erat.


Mauriel melepaskan tangan Leon dari tangannya, lalu berjalan menjauhi Leon sambil melipatkan kedua tangannya ke belakang, dan kemudian menoleh kebelakang sambil berseru.


" Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri, kamu tidak sepenuhnya bersalah, karena aku juga bersalah. "


" Aku tahu kamu terpaksa menikah dengan ku, begitu pula dengan ku yang harus menggantikan Kakak ku. "


" Dan kesalahan terbesarku adalah aku mulai jatuh cinta dengan mu, meski sakit karena harus melihat kamu bermesraan dengan wanita lain, tapi aku tetap bertahan menjalani pernikahan ini. "


" Aku cuma perlu bertahan sampai setahun, jadi jangan salahkan dirimu jika kamu tidak mampu memilih di antara aku dengan Rubia. "


Leon terdiam mendengar kata-kata yang terlontar dari mulut Mauriel, Ia juga mau mengatakan kalau Ia juga sudah mulai ada rasa dengan Mauriel, namun mulutnya tidak mampu mengatakan tiga kata tersebut.


Padahal Leon cuma perlu mengatakan, " Aku Cinta Kamu " tapi Ia tidak yakin apakah perasaannya terhadap Mauriel sungguh nyata atau cuma sesaat.


" Aku.....aku.....aku sadar kalau aku cuma barang penganti untuk kamu " Kata Mauriel dengan bibir yang bergetar.

__ADS_1


Leon tidak tahan melihat wajah Mauriel yang menangis di depannya, Ia memeluk gadis itu, lalu mencium bibirnya dengan sepenuh hati.


Mereka berciuman di bawah pohon dengan daun-daun yang berguguran, pulau nami menjadi saksi dari sebuah hubungan yang rumit.


...♡♡♡♡♡♡...


Kemudian Leon mengajak Mauriel berkeliling pulau dengan menggunakan sepeda sambil menikmati pemandangan yang indah.


Beruntung mereka datang saat musim semi ada banyak sekali warna daun yang bermacam – macam yang menambah keindahan pulau Nami. pohon – pohon pinus yang banyak tumbuh di pulau ini.


Apalagi ketika memasuki musim dingin pasti pulau Nami ini akan sangat ramai pengunjung.


Karena memang pulau Nami ini sangat identik pada musim dingin karena keindahan pulau ini akan lebih terlihat memesona ketika musim dingin datang.


" Sayang sekali, kita datangnya pas lagi gak musim dingin, keindahan pulau nami lebih terasa lagi " Kata Mauriel yang duduk di kursi belakang sambil memeluk pinggang Leon.


" Hahahhaha......kalau begitu, kita datang lagi saja ke tempat ini, saat musim dingin " Celetuk Leon sambil tertawa kecil.


Mauriel tidak membalas perkataan Leon, Ia hanya menenggelamkan kepalanya ke punggung suaminya, dengan raut wajah yang sedih.


" Kalau kita masih bisa bersama-sama " Kata Mauriel di dalam hatinya.


Selesai bersepeda Mauriel mengajak Leon masuk ke toko kerajinan dari tanah liat. Mereka bisa membuat apa saja, dan hasilnya bisa di bawa pulang.


Mauriel membuat dua cangkir pasangan untuk Leon dan untuk dirinya, sedangkan Leon membuat satu boneka teddy bear untuk Mauriel.


Begitulah mereka menghabiskan waktu di pulau nami, penuh dengan canda tawa, dan juga saling melupakan rasa sakit yang mereka rasakan.


...♡♡♡♡♡♡...


Daya tarik menara ini memang gembok cinta itu, dimana orang Korea percaya bahwa gembok itu dapat melambangkan hubungan cinta yang langgeng dan awet.


Gembok cinta ini bisa dipasang di beberapa sudut dari N Seoul Tower. Populer sejak tahun 1990-an, gembok cinta ini terinspirasi dari menara Tokyo.


Awalnya Mauriel menolak untuk datang ke menara tower yang ada di korea, Ia tidak terlalu berharap hubungannya bisa berjalan lama, mengingat statusnya hanya menjadi pengantin penganti yang tidak di cintai.


Apalagi Leon belum pernah sekalipun mengatakan dirinya mencintai Mauriel, dan masih ada Rubia di hati suaminya.


Namun Leon memaksanya untuk memasang gembok cinta di Seoul tower.


Leon justru berharap hubungannya dengan Mauriel dapat bertahan lama, sampai maut memisahkan mereka.


...♡♡♡♡♡♡...


Keesokan harinya mereka pergi ke Istana Geongbok, Istana ini adalah salah satu istana terbesar peninggalan dari dinasti Joseon di Korea.


Di dalam istana, ada museum yang bisa dikunjungi, yaitu Museum Nasional Rakyat Korea.


Selama ini, Mauriel hanya melihat korea dari balik layar televisi, dan sekarang Ia bisa mempelajari sejarah Korea Selatan secara langsung.


Mauriel juga mencoba memakai baju tradisional Korea yang bernama Hanbok.

__ADS_1


" Bagaimana ? " Tanya Mauriel kepada Leon dengan tersipu malu.


" Cantik ! kamu sangat cantik " Kata Leon sambil menatapnya dengan penuh kekaguman, Ia tidak menyangka Mauriel sangat cocok mengunakan hanbok.


Ia terlihat seperti gadis korea di zaman dahulu dengan wajahnya yang polos tanpa make up, tapi tetap memperlihatkan kecantikannya yang alami.


" Terima kasih " Jawab Mauriel malu-malu.


Tentu saja, mereka mengabadikannya kedalam foto untuk di kenang.


Mauriel duduk di luar istana sambil memandangi matahari yang bersinar cerah. Waktu berjalan begitu cepat, tidak terasa dua hari lagi Ia akan pulang ke tanah air.


Mauriel merasa bersyukur, selama di korea dirinya dengan Leon tidak melakukan hubungan suami isteri.


Ia sempat khawatir bagaimana jika Leon meminta haknya untuk di layani, untunglah pria itu tidak melewati batas.


" Capek ? " Tanya Leon yang tiba-tiba muncul di belakangnya.


Mauriel menggelengkan kepalanya sambil menatap wajah Leon.


" Oia.....ada tempat yang ingin aku kunjungi. sebelum pulang, ayo kita pergi ke sana " Seru Leon.


" Kemana ? " Tanya Mauriel penasaran, perasaan sudah semua tempat mereka jelajahi.


" Sungai Han " Sahut Leon dengan wajah yang sumringah.


" Dan ada sesuatu yang ingin aku katakan " Kata Leon sambil menggaruk-garukan kepalanya, wajahnya begitu merah sampai Ia tidak mampu menatap wajah Mauriel.


...****************...


Terima kasih sudah membaca novel ku , jangan lupa baca juga :




Anak Genius : Ayah sedingin es.




Yang Muda Yang Bercinta : Bitter sweet




Semoga ini menghibur kalian , jangan lupa tinggallan jejak ya 😉😉


seperti Like , vote , komen atau memberikan gift , di share juga boleh

__ADS_1


sekecil apapun. dukungan Kalian , sangat berarti buat kami.


sampai jumpa di chapter selanjutnya 😍😍


__ADS_2