BERBAGI CINTA : PENGANTIN YANG TIDAK DI CINTAI

BERBAGI CINTA : PENGANTIN YANG TIDAK DI CINTAI
BAB 50 : KAMU MEMBUAT AKU KETAGIHAN


__ADS_3

...KAMU MEMBUAT AKU KETAGIHAN...


Esokan paginya, matahari terbit dengan sinarnya yang indah dan menembus kaca jendela sehingga terasa panas di kulitku.


Terbangun di daerah pantai, aku mendengar suara ombak bergemuruh bersautan dengan burung-burung yang berterbangan di atas awan yang sangat cerah.


Tumbuhan tumbuhan hijau pun tampak segar dan hijau karena terkena cahaya matahari.


Jadi ini rasanya terbangun dengan hati yang gembira, segar dan begitu menyenangkan sampai jantung bergejolak.


Mauriel menatap wajah Leon yang masih terlelap di sampingnya, bulu matanya yang lentik dan panjang, alisnya yang tebal dan terukir rapih, dan bibirnya yang begitu menggoda.


" Meski ini bukan yang pertama, tapi tetap saja badan ku terasa nyeri " Gumam Mauriel di dalam hatinya.


Mauriel teringat dengan yang terjadi, semalam. Leon memperlakukannya begitu lembut namun juga begitu kuat sampai-sampai Ia menjerit kencang, dan mempermalukan dirinya sendiri.


" Semua ini gara-gara, kamu " Celetuk Mauriel dengan wajah yang memerah, dan mata yang bersinar.


" Apanya yang karena aku ? " Seru Leon sambil menarik tubuh Mauriel ke dalam pelukannya.


Leon memandangi wajah Mauriel dengan segenap hatinya, Ia membelai rambut gadis itu yang berantakan.


Baru kali ini Leon merasakan hidup yang begitu bahagia tanpa beban, bahkan belum pernah Ia rasakan saat bersama dengan Rubia.


Lalu di kecupnya kening Mauriel dengan lembut, tangannya sambil mendekap pinggang Mauriel, dan di ciumnya bibir Mauriel.


" Aku baru pertama kali melihat kamu bangun di pagi hari " Kata Leon sambil berbaring di atas tubuh Mauriel.


Mereka masih tidak menggunakan sehelai benang yang melekat di tubuhnya, tangan Leon yang terus mengerayanginya dan membangunkan hasratnya.


Leon kembali ******* bibir Mauriel, semakin memeluknya dengan erat, sehingga Mauriel tak tahan lagi dan dia pun mengimpit tubuh pria itu, sambil mengerang halus, ingin menjadi bagian dari Leon.


Leon melepaskan dirinya, melihat wajah Mauriel dengan tajam, Ia tidak akan memaksa gadis itu jika Mauriel menolaknya.


Tapi saat di pandanginya wajah Mauriel, gadis itu mengangguk perlahan, dan beberapa detik kemudian di masukinya Mauriel, di tekannya tubuh Mauriel dengan kuat, dan dalam.


Mauriel mendesah tajam dan bahagia saat Leon memasukinya lebih dalam lagi, dan dengan mengerang sekali lagi.


Mauriel menyerahkan dirinya sepenuhnya menyambut kepuasan yang di berikan Leon kepadanya, berulang kali.


Setelah berjam-jam kemudian mereka selesai menyalurkan hasrat dan perasaan yang terpendam.


Mauriel merasakan tubuh Leon yang panjang terbujur di sampingnya, puas, dan suaminya mencium leher Mauriel.


" Aku jatuh cinta padamu, Mauriel. Aku mencintaimu "


Kata-kata yang di lontarkan Leon kepadanya terdengar sungguh-sungguh, tapi tiba-tiba Mauriel merasa ragu dengan pernyataan Leon.


" Benarkah ? " Ucap Mauriel sambil menatap mata Leon dengan tajam.


Apakah Leon benar-benar mencintainya, dan sungguh-sungguh mencintainya ?


Atau semua itu hanya karena mereka kembali bercinta, dan membuat Leon jadi bergejolak.

__ADS_1


Apakah Leon sudah melupakan cintanya kepada Rubia, dan tidak akan menyakitinya, serta gak akan pernah meninggalkan dirinya ?


Setetes kecil air matanya tiba-tiba mengalir dari sudut matanya ke bantal.


Leon melihat ke wajah Mauriel dengan sedih, dan mengangguk seakan mengerti perasaan isterinya. Lalu di rangkulnya Mauriel dan di belainya dengan halu, sambil mengulangi perkataannya dengan lembut.


" Aku mencintaimu, Mauriel. Dan aku serius dengan perasaanku kepadamu."


" Tak apa-apa sayangku, semuanya akan baik-baik saja karena aku ada bersama denganmu "


" Lalu bagaimana dengan Rubia, Apakah kamu akan..... ? " Kata-kata Mauriel tersumbat, seketika tangisnya yang sudah bertahun-tahun tertahan meledak bagai sebuah bom.


Kesedihan yang selama ini terpasung dalam dirinya pecah begitu saja, seperti suara petasan di akhir tahun.


Leon memeluk Mauriel dengan erat, dan membiarkan gadis itu menangis di dalam dekapannya.


Leon berjanji kepada dirinya sendiri, tidak akan membiarkan Mauriel menangis, dan akan mengambil sebuah keputusan untuk hidupnya.


Sekarang Ia sudah yakin dengan perasaannya, bahwa dia mencintai Mauriel segenap hatinya.


Di sungan Han, Leon akan mengatakan memberitahu Mauriel bahwa Ia akan menceraikan Rubia, dan memilih dirinya sebagai pendamping hidupnya, Lalu menjadi isteri satu-satunya dari Leon Alexander.


Mauriel memeluk tubuh Leon dengan erat, Ia menangis hampir satu jam, dan air matanya sampai kering, kemudian Ia tertidur dalam dekapan Leon dengan senyum bahagia di bibirnya.


Waktu terus berjalan, pagi pun berganti menjelang malam, jam weker di samping Mauriel berbunyi dan membangunkannya.


Kepala Mauriel sedikit pusing karena kebanyakan tidur, nanti malam, bisa-bisa Ia tidak akan bisa tidur.


Leon sengaja memasang alaram pukul empat sore, dan menuliskan surat untuk Mauriel.


Sebenarnya, Leon berencana akan pergi ke sungai Han bersama-sama dengan Mauriel, namun semua ini hanyalah sebuah angan-angan ketika seseorang menghubunginya melalui ponselnya.


Leon menuliskan sebuah surat yang berbunyi :


Untuk Mauriel yang aku cintai,


Maaf aku lagi-lagi meninggalkanmu, tapi bukan berati aku melepaskanmu 😊


Aku hanya pergi sebentar, dan kita akan segera bertemu kembali di sungai Han pukul tujuh malam.


Ada sesuatu yang belum aku katakan kepadamu, jadi aku ingin mengatakannya sebelum kita kembali ke indonesia.


Aku harap kamu tidak marah πŸ˜‰πŸ˜‰


Aku juga sudah menyiapkan makanan untukmu, jangan lupa di makan, sayangku.....


Aku mencintaimu πŸ₯°πŸ₯°


Dari suamimu yang tampan.


Mauriel tertawa cekikikan saat membaca surat yang di tulis oleh Leon, sebelumnya Ia tidak pernah melihat tingkah Leon yang seperti itu.


" Dasar gombal " Gumam Mauriel sambil tersenyum bahagia.

__ADS_1


Di atas meja sudah ada banyak menu makanan khas korea seperti kimchi, sejenis sayuran dengan warna oranyeΒ ini terbuat dari sawi putih yang difermentasi menggunakan bumbu khas Korea, gochujang, ada nasi putih, serta tersedia lauknya yaitu bulgogi.


Bulgogi adalah daging sapi yang di panggang bersama bumbu khas teriyaki, dan Leon juga menyajikan jjamppong atau yang kita sebut adalah mie yang di padukan dengan seafood dan kuah merah bercita rasa pedas.


Ada begitu banyak menu makanan yang tersedia di atas meja, Mauriel sampai bingung harus makan yang mana dulu, mie atau nasi.


Dan sebuah pesan masuk di dalam ponselnya, nama yang tertera adalah Leon Alexander.


Untuk Mauriel, Isteriku


Kamu harus memakannya sampai habis, karena kamu membutuhkan banyak tenaga extra.


Sampai ketemu di sungai Han 😚😚


Love, Leon


Mauriel di buat tertawa bercampur malu yang teramat dalam, sambil menggerutu," Dasar pria licik "


...β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘...


Sementara itu Leon sedang menunggu seseorang di Sky rose garden yang terletak di lantai 8 Daehan Cinema, matanya berkali-kali melihat jam yang ada di pergelangan tangannya.


" Leon " Teriak Seseorang dari kejauhan memanggil namanya sambil melambai-lambikan tangannya, dan tersenyum.


Wajah Leon menegang, keringat pun mengalir di seluruh wajahnya, ketika melihat seorang wanita yang sangat familiar di matanya, sambil menelan ludahnya sendiri.


...****************...


Terima kasih sudah membaca novel ku , jangan lupa baca juga :




Anak Genius : Ayah sedingin es.




Yang Muda Yang Bercinta : Bitter sweet




Semoga ini menghibur kalian , jangan lupa tinggallan jejak ya πŸ˜‰πŸ˜‰


seperti Like , vote , komen atau memberikan gift , di share juga boleh


sekecil apapun. dukungan Kalian , sangat berarti buat kami.


sampai jumpa di chapter selanjutnya 😍😍

__ADS_1


__ADS_2