BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bertemu Kembali eps 25


__ADS_3

Hari hari terus berlalu. Tiba saatnya uang yang Sila punya habis tak tersisa.Sedang kan tanggal gajian suaminya itu masih lama,dan juga kalau Sila memintanya lagi kepada suaminya itu pastilah tidak akan di kasih karna belum tanggal gajian nya.


Ketika Sila sedang bingung memikirkan nya,tiba tiba ia melirik gelang yang di belinya dulu waktu masih bekerja ke jakarta.Hanya itu yang sekarang Sila punya setelah tabungan yang lainya habis untuk acara pernikaha nya.


"*A*pa aku gadaikan saja ya gelang ini ya." Terlintas fikiran itu di kepala Sila.


"Apa aku tanyakan dulu ya sama nenek.Siapa tau nenek punya solusinya.Sukur sukur nenek bisa minjemin aku uang.Biar ngga usah gadein gelang ini.


Aku izin dulu ah sama mas sadi,,habis izin aku langsung ke rumah nenek." Ucap Sila bermonolog sendiri, sambil menekan nomor ponselnya untuk menghubungi suaminya itu.


Tuuut! Tuuut! Tuuut! Di deringan ketiga terdengarlah suara Sadi dari seberang sana.


"Hallo." Suara Sadi terdengar begitu nyaring di telefon itu.


"Hallo mas Sadi." Ucap Sila.


"Iya ada apa?"


"Aku mau izin kerumah nenek,boleh ngga mas."


"Kapan?"


"Sekarang mas."


"Mau sampe jam berapa?"

__ADS_1


"Ngga lama kok mas,cuma bentar aja,paling nanti jam 10 udah pulang."


"Oh ya udah kalau ngga lama aku ngga usah jemput ngga papa ya."


"Iya mas ngga papa,aku cuma bentar banget kok,nanti aku pulang sendiri."


"Ya udah kalo gitu."


"Iya mas ,terimakasih."


Tanpa menjawab lagi,Sadi langsung memutuskan panggilan itu sepihak,karna memang setelah menikah sifat sadi jadi lebih dingin kepada Sila,tidak seperti awal awal mereka bertemu.


Namun,Sila tidak ambil pusing tentang sifat Sadi.Dia hanya bisa pasrah dengan perlakuan Sadi dan ibu mertuanya itu yang kadang juga sangat menyebalkan.Karena demi anak yang sedang di kandungnya ,Sila rela di perlakukan bagaimana pun oleh kedua orang itu.Karena dia tidak mau merusak masa depan anaknya jika pernikahan nya gagal seperti yang telah Sila alami.


Setelah mendapat izin dari sang suami,Sila segera bersiap siap dan langsung pergi menuju rumah nenek nya itu.


"Assalamualaikum nek ,bibi ,paman." Sila mengetuk pintu rumah itu sambil memberikan salam.


"Waalaikumsallam ." Sahut bibi nya Sila dari dalam sambil membukakan pintu.


"Oh kamu Sil,tumben banget kesini." Ucap bibinya itu dengan expresi datar.


"Iya bi ,nenek di rumah ngga?" Tanya Sila.


"Ada tuh di ruang tv,masuk aja."Ucap bibi nya mempersilahkan masuk.

__ADS_1


"Nenek." Panggil Sila kepada neneknya, setelah ia mendapati nenek nya yang sedang asik menonton tv.


"Eeh kamu Sil,tumben banget kesini,ada apa?" Tanya nenek nya, yang sedikit heran karena Sila setelah menikah belum pernah datang ke rumahnya untuk berkunjung.


"Ngga ada apa apa nek,ya cuma mau main aja kesini,,nenek ngga ke ladang?" Tanya Sila sambil meremas ujung ujung jarinya karena,merasa ragu ingin mengatakan yang sebenarnya kenapa ia berkunjung.


"Ngga.Sayur dan buah buahanya belum waktunya di panen,jadi nenek belum bisa ke ladang." Jelas nenek nya.


"Oh Begitu ya." Ucap Sila.


"Kamu yakin ngga ada yang mau di omongin Sil.Soalnya tumben tumbenan banget kamu kesini kalau memang ngga ada sesuatu.Seperti telah melupakan nenek setelah kamu menikah." Ucap nenek nya penuh selidik dan sedikit menyindir.


"Nek maafin Sila,kalau Sila belum sempat menjenguk nenek. Soalnya Sila sibuk mengurus rumah dan juga mertua Sila sering keluar rumah. Jadi,Sila ngga bisa kemana mana karena harus menjaga rumah yang kosong." Ucap Sila yang merasa bersalah karena jarang menjenguk nenek nya.


"Hmm ,terserah apa alasan mu lah Sil. Jadi,kamu ada perlu apa kesini?" Tanya nenek nya.


"Mmm sebenernya , Sila ada perlu sesuatu nek." Dengan penuh keraguan,akhirnya Sila memberanikan diri untuk mengatakan yang sebenarnya,maksut dan tujuan Sila datang berkunjung ketempat Nenek.


"Ada apa emangnya?" Tanya nenek.


"Jadi gini nek.Aku di kasih uang jatah sama mas Sadi lima ratus ribu buat sebulan.Tapi uang itu sekarang udah habis nek. Ngga cukup kalau mau buat sebulan,karena bahan bahan makanan sekrang harganya naik semua nek.Belum lagi buat bayar listrik,beras,sabun dan lainya.


Aku mau minta lagi sama mas Sadi ,tapi kaya nya ngga akan di kasih karena tanggal gajian mas Sadi masih lama,aku ada niatan buat gadein gelang ini,tapi sayang banget kalau Sila ngga bisa balikin uang nya ,gelang ini pasti ngga akan bisa kembali.


Kalau aku pinjan uang aja sama nenek gimana,nanti Sila segera balikin lagi kalau Sila udah ada uang nek." Ucap Sila menjelaskan kejadian dan maksut tujuan Sila datang ke rumahnya itu.

__ADS_1


**Bersambung....


Happy reading teman teman🌷🌷🌷🌷**


__ADS_2