BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 66


__ADS_3

"Hey bangun"ucap Dita sambil menyiram air ke wajah vany.


Sementara Stevany tersadar dari pingsannya dan melihat ada dita dihadapannya.


"Kamu gak bakalan bisa bersama dengan Kevin Karna Kevin hanya milikku"ucap Dita sambil memukul pipinya.


"Apa mau mu?"ucap vany to the point sambil mencoba melepaskan tangan nya yang terikat dengan tali dan menahan amarahnya karna tindakan yang dilakukan Dita .


"Hahahaha...., Gak usah sok polos deh kamu....."ucap Dita sambil menjambak rambut vany.


"Aku tidak mengerti maksud mu"ucap vany sambil tersenyum sinis.


"Kalo ****** memang gak tau malu, dengar yah lebih baik kamu menjauh dari Kevin karena Kevin itu calon suami ku"ucap Dita menghempaskan kepala vany ke tembok,dan berjalan ke arah meja untuk memasukkan obat perangsang ke gelas yang berisi air.


"Hahahaha...., Kenapa tidak kamu bilang saja ke Kevin untuk menjauhi aku bukan kah dia miliki mu ? Dan satu lagi Aku sama sekali tidak pernah merayu nya ?"ucap vany sambil melihat ke arah Dita dengan tatapan tajam bahkan vany seperti tidak merasakan sakit karna sudah mengalir darah segar di keningnya.


"Cih...,kalo ****** tetap ******"ucap Dita sambil melangkah ke arah vany dan memaksa vany untuk meminum air tersebut.


"Huh..huh..huh....,"ucap vany .

__ADS_1


"Hahahaha....,aku sudah menyiapkan hadiah untuk mu. Selamat menikmati"ucap Dita sambil berjalan ke luar dari ruang tersebut dan mengunci pintu.


"Angkat dong vany, jangan buat aku khawatir"ucap Kevin sambil menyetir mobil.


Tiba-tiba Vany mengangkat telpon nya dan Kevin terkejut mendengar percakapan Dita dengan vany. Kevin sangat terkejut bahwa dalangnya adalah Dita.


Flash off


"Hahahaha...., Gak usah sok polos deh kamu....."ucap Dita sambil menjambak rambut vany.


"Aku tidak mengerti maksud mu"ucap vany sambil tersenyum sinis.


"Hahahaha...., Kenapa tidak kamu bilang saja ke Kevin untuk menjauhi aku bukan kah dia milik mu ? Dan satu lagi Aku sama sekali tidak pernah merayu nya ?"ucap vany sambil melihat ke arah Dita dengan tatapan tajam bahkan vany seperti tidak merasakan sakit di kepala nya walaupun sudah mengalir darah segar dari keningnya.


"Cih...,kalo ****** tetap ******"ucap Dita sambil melangkah ke arah vany dan memaksa vany untuk meminum air tersebut.


"Huh..huh..huh....,"ucap vany .


"Hahahaha....,aku sudah menyiapkan hadiah untuk mu. Selamat menikmati"ucap Dita sambil berjalan ke luar dari ruang tersebut

__ADS_1


Sementara didalam mobil Kevin sudah mendengar percakapan stevany dan Dita.


Dengan cepat Kevin menyuruh Dimas untuk melacak keberadaan vany karena Kevin geram mendengar percakapan tersebut.


Flash on


"Halo Vin, aku sudah menemukan keberadaan vany . Dia sedang berada di hotel X ,kamar 125"ucap Dimas .


"Kerja yang bagus,kalo begitu aku tutup telponnya"ucap Kevin sambil mematikan telponnya dan langsung pergi dengan kecepatan tinggi ke hotel tersebut .


Di dalam kamar, Stevany merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya. Badannya terasa panas,gerah, dan sangat aneh.


"Ssshhh....., Sial... Sepertinya Dita memberi ku obat perangsang"ucap vany sambil mencari cara supaya tangannya bisa terlepas dari ikatan tali tersebut.


Tiba-tiba pintu kamar terbuka dan masuk lah dua pria ke kamar tersebut.


"Hay....cantik, om akan membuatmu terbang ke surga"ucap pria tersebut sambil tertawa.


"Benar banget,kami berdua akan memuaskan mu dan kamu tidak perlu berterima kasih kepada kami hahahaha....."ucap teman lelaki tersebut sambil menatap dengan tatapan ngenit.

__ADS_1


__ADS_2