BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 61


__ADS_3

"Gimana kondisi kesehatan mu Van?"tanya Gita karna merasa sepertinya Vany sedang ada masalah.


"Kondisi ku sehat kok git"ucap vany sambil tersenyum.


"Gak usah bohong deh Van?aku tau tidak sesederhana itu kan sakit mu?"ucap Gita penuh selidik.


"Benar git"ucap vany sambil menghela nafas.


"Cerita dong sama aku. Aku kan sahabat kamu, bukan kah kita udah janji akan selalu terbuka satu sama lain"ucap Gita lembut.


"Aku menderita serangan jantung akut"ucap vany sambil tersenyum.


"Dasar bodoh, bagaimana kamu masih bisa tersenyum seperti ini"ucap Gita sambil memeluk vany .


"Aku masih Bingung menjelaskan tentang ini kepada mama ku git?aku takut dia akan menyalah dirinya"ucap vany sambil meneteskan air mata.


"Jangan nangis dong,aku bakalan bantuin kamu buat cari dokter terbaik"ucap Gita sambil menghapus air mata vany.


"Sebenarnya sudah ada dokternya,itu pun yang menemukannya adalah Kevin"ucap vany.


"Bagus dong kalo sudah ketemu"ucap Gita senang.


"Tapi....."ucap vany ragu.


"Tapi kenapa Van?"ucap Gita.


"Aku mana ada biaya sebanyak itu. Belum lagi aku harus pergi ke Jerman karena dokter tersebut bekerja di Jerman git. Aku gak mau membebani mama ku apa lagi Kevin " ucap vany sambil menarik nafas berat.

__ADS_1


"Kenapa kamu berkata begitu,bukan kah kalian dijodohkan, kevin dan keluarga nya tidak keberatan akan masalah ini. Justru mereka senang kalo kamu bisa sembuh vany"ucap Gita.


Sementara Stevany hanya diam saja.


"Baiklah kalo kamu memang gak mau dibantu sama mereka. Aku akan bantu kamu bagaimana?"ucap Gita.


"Makasih banyak yah git, kamu memang sahabat ku yang terbaik"ucap vany sambil tersenyum.


"Baiklah sekarang kita kembali bekerja ok. Semangat yah Van, semua akan baik-baik saja "ucap Gita sambil memeluk vany.


Tak terasa sore menjelang malam dimana para pegawai pada berpulang.


"Kamu pulang bareng aku yah?"ucap Gita.


"Enggak deh git, kerja aku masih banyak. Kamu pulang aja duluan"ucap vany.


"Gak usah git...., tinggal sedikit lagi kok, serius"ucap vany.


"Yah udah deh,aku pergi dulu yah"ucap Gita dan berbicara dalam hati "mending aku telpon Kevin aja biar Kevin yg antar vany pulang".


"Huh... Akhirnya Gita pergi juga"ucap vany sambil membereskan mejanya dan pergi .


"Loh kok dia udah nongol sih disini"ucap vany yang terkejut melihat kevin sudah berada di depan kantor nya.


"Bagaimana yah biar gak ketahuan sama dia? Aku heran deh lihat tu orang macam gak ada kerjaan aja"omel vany.


Tidak sengaja Kevin tersenyum melihat vany sedang bersembunyi di balik tembok.

__ADS_1


"Kamu mau menghindar dari ku vany?"ucap Kevin sambil tersenyum devil.


Sementara Stevany tidak menyadari bahwa Kevin sudah melihat dirinya.


"Loh kemana dia pergi?"ucap vany sambil keluar dari tempat persembunyian dan mencari keberadaan Kevin.


"Cari siapa sayang?"ucap Kevin sambil memeluk vany dari belakang.


"Apa....apaan sih kamu Vin ? buat aku terkejut tau?"ucap vany sambil melepaskan pelukan Kevin.


"Kamu mau menghindar dari aku kan?"ucap Kevin.


"Siapa juga yang mau menghindar dari kamu?gak usah kepedean deh kamu?"ucap vany sambil berjalan.


"Mau kemana? Ayok biar aku antar?"ucap Kevin sambil memegang tangan vany.


Akhirnya vany pasrah dan mengikuti Kevin karena mau memberontak bagaimana pun juga gak akan bisa.


"Kita mampir dulu yah ke kafe aku bentar?gak papa kan sayang?"ucap Kevin sambil mengemudi.


"Bisa sih Vin, gak usah panggil sayang?"ucap vany ketus.


"Jangan ketua -ketus dong jawab nya sayang"ucap Kevin sambil tersenyum.


"Udah deh mending kamu diam aja deh"ucap vany sambil melihat ke Kevin dengan tatapan tajam.


"Kamu itu bikin aku tambah gemas tau gak sayang"ucap Kevin sambil tertawa.

__ADS_1


Karena malas meladeni Kevin akhirnya vany diam sambil bermain hp.


__ADS_2