BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bertemu Kembali eps 40


__ADS_3

Lalu Sila mendekati Hanan dan mengelus lembut pucuk kepala Hanan. Sebenarnya Sila senang Tono masih mencintainya seperti dulu. Dan juga kalau Sila menerima Tono lagi pasti Hanan juga akan senang karna Hanan akan memiliki seorang ayah. Namun satu sisi Sila belum siap dan belum bisa menerima Tono lagi karna kejahatan nya dulu yang telah meninggalkan Tono. Menurut Sila, perbuatnya dulu sangat tidak bisa di maafkan oleh siapa pun.


Lelah Sila berkutat dengan pikiranya,tiba tiba ia baru teringat jika besok adalah hari minggu. Ia sudah berjanji akan mengajak anak nya itu pergi ke kebun binatang. Namun permintaan Tono yang macam macam hari ini membuat ia lupa untuk meminta cuti kepada Tono majikan keempat nya itu.Karena sebelumnya Sila sudah meminta izin ke majikan yang lain.


"Ya ampuun ! Bagaimana bisa aku lupa meminta cuti sama mas Tono. Padahal hari ini kita bersama terus." Ucap Sila sambil menepuk jidat nya sendiri.


Sila segera mencari ponselnya untuk menghubungi Tono. Ia akan meminta izin lewat telfon saja. Karna ia tidak mau mengingkari janjinya pada anak nya itu.


Setelah Sila menemukan ponselnya,sila segera menekan nomor yang bernama Tono itu.Dan di deringan ketiga munculah suara Tono dari benda pipih itu.


"Hallo Sil,gimna jawabanya? Kamu mau kan jadi istri aku?" Ucap Tono dari seberang sana yang langsung mengira bahwa Sila sudah mempunyai jawaban.


"Maaf mas,aku telfon kamu bukan mau bahas itu.Aku cuma mau minta izin kalau besok aku mau cuti untuk sehari." Ucap Sila menjelaskan yang sebenarnya .


"Loh cuti?? Kenapa Sil? Apa kamu marah, jadi kamu mau menghindar dari aku ?"


"Bukan gitu mas,masalah yang tadi aku masih memikirkanya. Aku belum mengambil keputusan. Aku meminta cuti besok ngga ada sangkut paut nya sama kejadian tadi."


"Lalu ,apa alasan kamu mau cuti besok,padahal besok kan aku di rumah terus sil seharian"


"Aku udah janji mau ajak anak ku pergi ke kebun binatang. Jadi, besok mumpung hari minggu aku mau nepati janji aku mas." Ucap Sila.


"Sukurlah kalo kamu ngga marah sama aku. Aku kira kamu marah jadi kamu minta cuti untuk mau menghindar dari aku."

__ADS_1


"Nggalah,aku ngga marah. Masalah tadi aku masih memikirkanya. Aku belum mengambil keputusan apapun."


"Oh ya baguslah kalo gitu Sil. Aku masih bersabar menunggu jawaban kamu. Oh ya ,besok mau pergi ke kebun binatang mana? Dan jam berapa besok berangkatnya? "


"Aku mau ke ragunan aja yang deket. Kalau berangkatnya belum tau sih besok jam berapa."


"Oh ya udah Sil aku izinin."


"Oke mas,makasih ya."


"iya."


Telfonpun berhenti. Sila segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Lalu ia segera merebahkan tubuhnya di dekat anak nya sambil mendekap tubuh mungil nya itu. Dan tidak membutuhkan waktu lama Sila pun tertidur.


Keesokan pagi nya Sila bangun sangat pagi untuk mempersiap kan apapun yang akan di bawanya pergi . Dan tidak lupa juga Sila membuat sarapan untuk mereka bertiga sebelum berangkat.


"Sila! apa yang kamu lakukan pagi pagi begini di dapur?" Tanya ibu nya yang melihat Sila sudah sibuk di dapur.


"Aku lagi buat sarapa bu, hari ini kan kita mau ke kebun binatang." ucap Sila.


"Ke kebun binatang?? Emang ini hari apa Sil?" Tanya ibu nya yang ternyata ia melupakan rencannya.


"Ini kan hari minggu bu ,masa ibu lupa. Hanan kan minta di ajak ke kebun binatang hari minggu."

__ADS_1


"Oh iya,ibu lupa Sil.Jadi ,hari ini kita jadi ke kebun binatangnya Sil." Tanya ibu nya.


"Jadi dong bu. Kasian Hanan kalau ngga jadi."


"Iya juga ya. Kamu,udah izin sama majikan kamu?"


"Udah bu,ibu tenang aja. Mending sekarang ibu siap siap,biar nanti kita berangkatnya ngga kesiangan."


"Oh ya udah deh kalo gitu. Ibu siap siap dulu. Oh ya Hanan udah bangun?"


"Belum bu,tadi aku bangunya masih terlalu pagi. Jadi aku ngga tega mau bangunin Hanan juga. Tapi kalo sekrang sih harusnya udah bangun biar nanti ngga buru buru."


"Oh ya udah kalo gitu ibu sekalian bangunin Hanan yah."


"Iya bu."


Merekapun segera bersiap siap. Dan tidak lupa setelah semua siap mereka sarapan terlebih dulu. Lalu setelah selesai sarapan mereka segera keluar rumah untuk segera berangkat.Namun, setelah mereka berada di luar ternyata sudah ada Tono yang menunggu mereka.


"Mas Tono??" Tanya Sila heran melihat Tono yang sudah berada di depan kontrakanya itu.


"Hai semuaa!, Kalian udah mau berangkat yah?" Ucap Tono tanpa memperdulikan expresi Sila yang terkejut.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2