BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 76


__ADS_3

"Sayang......, kamu menggoda ku yah?"ucap Kevin.


"Mana ada aku mengo..."ucap vany terhenti karna Kevin sudah mencium bibir vany.


"Sayang aku menginginkanmu..."ucap Kevin dengan suara berat.


Mendengar ucapan Kevin seketika wajah vany merah. Melihat hal tersebut membuat Kevin semakin bersemangat untuk melakukan olahraga.


Berlahan tapi pasti itu lah yang sedang terjadi dimana Kevin membuat banyak sekali tanda-tanda kepemilikan di badan vany


"Ahh....!ah....!...hmm......hmmmm....."desak vany kenikmatan.


"Sayang aku suka mendengar suara mu"ucap Kevin berat.


"Akh...aku ingin kel....uar......ah..."ucap vany ingin mencapai puncak kenikmatan.


"Sa.....yang.... Panggil namaku.....,ah..,ah...."ucap Kevin terbata-bata.


"Kev....in...,aku...ingin.....keluar.....ah...."ucap vany yang sudah di ambang kenikmatan.


"Baiklah say.....ang.... Kita keluar bersama......"ucap Kevin mempercepat gerakannya.


"Aahhhhh......"ucap Kevin dan vany bersamaan setelah menyapai puncak kenikmatan.

__ADS_1


"Makasih sayang, i love you"ucap Kevin sambil mengecup kening vany dan memeluk Vany yang kelelahan akibat kegiatan panas mereka.


Mereka melakukan kegiatan panas tersebut hingga jam 3 pagi. Sebenarnya Kevin masih ingin melakukan hal tersebut hanya saja vany sudah kelelahan sehingga dia mengakhirinya, Kevin tidak mau egois hanya karna memuaskan nafsunya . Apalagi mereka harus pergi ke Jerman,dia harus lebih memperhatikan kesehatan vany.


.


.


.


.


Waktu menunjukkan pukul 10 pagi,vany yang masih berada di tempat tidur dengan malas membuka mata dan merasa badannya remuk semua.


"Akh... dasar kevin, kenapa dia tidak pernah capek?"ucap vany kesal.


"Kevin...."ucap vany sambil mengerucutkan bibirnya.


"Apa sayang?"ucap Kevin pura-pura bodoh.


"Tau ah.... Bodoh amat"ucap vany melilitkan selimut ke badannya kemudian berdiri .


Namun vany terjatuh karna berdiri tidak seimbang dengan sigap Kevin langsung menangkap vany.

__ADS_1


"Sayang,kalo kamu mau di gendong bilang saja gak usah malu. Aku dengan senang hati akan mengendong mu"ucap Kevin sambil menggendong vany ke kamar mandi.


"Itu semua gara-gara kamu tau gak sih. Coba aja kamu bisa tahan nafsu mu mungkin aku masih bisa jalan"ucap vany sambil cemberut.


"Iya deh sayang aku minta maaf, tapi siapa semalam yang teriak ah.... Kevin....aku ingin keluar..."ucap Kevin dengan menirukan suara vany.


Mendengar perkataan Kevin membuat vany malu dan menyembunyikan wajahnya di badan Kevin.


"Sayang kamu mau aku mandikan sebagai kompensasi"ucap Kevin sambil menurunkan vany.


"Tidak perlu,aku masih bisa mandi sendiri"ucap vany cepat sambil memeluk tubuhnya sendiri.


"Padahal aku dengan senang hati akan membantu"ucap Kevin sambil cemberut seperti anak kecil yang tidak dikasih mainan.


"Kenapa dia imut sekali? Tidak, stevany kalo sampai dia yang memandikan mu bisa-bisa kamu akan berakhir seperti semalam"ucap vany dalam hati sambil geleng-geleng kepala .


"Kevin Pergilah aku ingin mandi"ucap vany.


"Kalo begitu berikan aku hadiah"ucap Kevin sambil menunjukkan bibirnya.


"Kevin......."ucap vany kesal.


Mendengar perkataan vany Kevin langsung mencium bibir vany dengan lembut.

__ADS_1


"Cepatlah mandi sayang,aku sudah menyiapkan sarapan untuk mu"ucap Kevin melepaskan ciumannya dan keluar dari kamar mandi.


"Dasar Kevin selalu saja bertindak semaunya. Huff..! tapi aku selalu tidak bisa melarikan diri dari"ucap vany dalam hati.


__ADS_2