BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 71


__ADS_3

"Aku tidak lapar sayang, makan lah"ucap Kevin lembut sambil mengelus rambut vany.


"Yah udah...."ucap vany sambil memakan makanannya dengan lahap.


Melihat hal tersebut membuat Kevin tersenyum karna vany makan seperti anak kecil dimana dia takut jika makannya akan diminta .


"Sayang makanya pelan-pelan dong,gak akan ada yang minta makanan kamu kok"ucap Kevin.


"Habisnya aku lapar banget"ucap vany sambil cengengesan.


"Yah udah, setelah ini aku antar kamu pulang sekalian aku mau minta izin sama tante Siska untuk nikahi kamu"ucap Kevin terpotong karena vany tersedak mendengar perkataan Kevin yang tiba-tiba.


"Yah ampun sayang aku kan udah bilang kalo makan itu pelan-pelan"ucap Kevin sambil memberi minum.


"Huhuhu..,huhu.... Kamu pulak buat kaget aku tau gak sih. Aku kan udah bilang sama kamu, anggap aja itu gak pernah terjadi"ucap vany.


"Aku gak bisa, pokoknya aku tetap nikahin kamu"ucap Kevin tegas.


"Kamu yah susah banget diajak kerjasama. Kalo begitu aku pulang sendiri aja gak usah antar"ucap vany kesal.


"Kalo kamu gak nurut sama aku,aku pastikan kejadian semalam terulang kembali agar kamu tau dimana posisi mu yang sebenarnya sayang"ucap Kevin sambil berbisik.


"Baiklah aku akan menurut,tapi jangan lakukan itu lagi"ucap vany cepat,kalo sampai mereka melakukan kejadian semalam bisa - bisa vany gak akan bisa jalan,sekarang saja dia susah untuk berjalan.


"Bagus"ucap Kevin sambil mengecup bibir vany sekilas dan pergi.

__ADS_1


"Kevin kamu mesum banget sih,aku membenci mu"ucap vany sambil melempar bantal yang berada di sampingnya.


"Maaf sayang, habisnya kamu manis banget"ucap Kevin sambil menangkap bantal yang tadi di lempar vany.


"Sial...kalo saja aku bisa berjalan dengan baik sudah ku hajar kamu"ucap vany.


"Gapapa kalo kamu hajar aku tapi hajar diranjang yah sayang "jawab Kevin sambil senyum.


"Dasar mesum "ucap vany kesal.


"Aku hanya mesum pada mu sayang "jawab Kevin sambil tertawa.


Begitu lah keributan yang terjadi pagi ini. Kevin senang menggoda vany dan Kevin tidak pernah membayangkan akan ada hari seperti ini. Dia ingin sekali menghentikan waktu agar bisa bercanda dengan vany supaya mereka semakin akrab walaupun vany masih menjaga jarak dengannya.


"Mah...mending kita pergi ke rumah Siska saja sekarang,agar proses pernikahannya lebih cepat"ucap Denis.


"Benar juga yah pah,kalo begitu kita siap-siap saja agar kita pergi kesana sekarang"jawab Denada sambil tersenyum.


Didalam mobil Kevin dan Stevany kembali berdebat.


"Nanti sampai rumah jangan kasih tau kejadian semalam "ucap vany to the point.


"Terus aku harus bilang apa dong sayang ke tante Siska?"ucap Kevin menyetir mobil Kevin sambil sesekali melihat vany.


"Akh... Kamu gak usah sok polos Vin, bisa gak sih jangan mempersulit semuanya?"ucap vany kesal.

__ADS_1


"Aku gak mau bohong sama tante"ucap Kevin singkat karena Kevin tau jika dia berdebat dengan Vany yang ada mereka akan berantem.


setelah menempuh perjalanan selama 25 menit Akhirnya mereka sampai di rumah stevany.


"Sepertinya dirumah mu sedang ada tamu sayang"ucap Kevin sambil turun dari mobil.


"Aku tidak tau dan satu lagi jangan mengendong ku!"ucap vany.


"Emang kamu bisa jalan sayang?"ucap Kevin sambil melihat vany keluar dari mobil.


"Ini bisa"ucap vany sambil berjalan pelan-pelan.


Sementara Kevin hanya mengikut vany dari belakang karna Kevin takut jika vany nanti tiba-tiba terjatuh.


Didalam rumah stevany terkejut melihat papa dan mamanya Kevin .


"Ini dia orang yang ditunggu - tunggu, sini sayang duduk di sini"ucap Denada sambil menunjuk kursi di sebelahnya.


Sementara stevany heran kenapa mereka berdua ditunggu - tunggu? Stevany pun duduk dan berkata "kenapa tante dan yang lain menunggu kami"


"Kami semua sudah berencana untuk mengadakan acara pernikahan untuk kalian berdua"ucap Denada.


"Benar sayang,tante dan om Denis ingin menjadikan kamu menantu mereka"ucap Siska senang.


"Pernikahan, menantu? tunggu dulu kami tidak pernah merencanakan pernikahan Tan,om,mah..."ucap vany.

__ADS_1


__ADS_2