BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 54


__ADS_3

"Dia sudah baik-baik saja. Dan nanti saya akan cepat pulang,jika ada yang mencari saya kamu yang hendel ok"ucap Kevin.


"Baik Vin, tapi tunggu dulu tuben kamu pulang cepat biasanya kamu lama pulang?"ucap Dimas penasaran.


"Aku mau jemput Stevany"ucap Kevin semangat.


"Apa.... Aku gak salah dengar kan?"ucap Dimas terkejut.


"Maksud mu aku yang salah mengucapkan gitu"ucap Kevin dengan tatapan tajam.


"Bukan begitu maksud ku, bukan nya kamu sama vany gak akur yah?"ucap Dimas.


"Oh ... Kamu mau doakan aku sama vany selamanya gak akur gitu"ucap Kevin dengan tatapan yang semakin tajam.


"Bukan begitu loh Vin maksud ku"ucap Dimas yang serba salah di mata Kevin.


"Sudah lah, lebih baik kamu pesankan sarapan ku sebelum mood ku kamu rusak"ucap Kevin .


"Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu"ucap Dimas sambil pergi meninggalkan ruangan Kevin.


"Emang serba salah yah kalo orang sedang jatuh cinta"ucap Dimas dengan suara pelan.


"Hm.... Aku masih bisa mendengar nya"ucap Kevin dengan nada dingin.

__ADS_1


Seketika Dimas berlari pelan meninggalkan ruangan Kevin karena dia tidak ingin di pecat hanya karena hal seperti ini.


Waktu menunjukkan pukul 17:05 dimana Kevin sekarang sudah berada di depan kantor Pengadilan Negeri Jakarta . Banyak karyawan yang melihat kearah nya dan membuat kaum wanita jatuh cinta dimana dia masih mengunakan pakaian formal dengan gaya big bos.


Sementara Stevany dan Gita baru keluar dari kantor dan melihat kehebohan di depan kantor.


"Apa-apa sih Kevin ini, ngapain coba dia datang ke sini?"ucap vany dalam hati.


"Loh itu bukan nya Kevin yah Van?"tanya Gita .


"Iya, aku heran deh lihat sahabat kamu itu git. Sepertinya dia salah makan obat deh?"ucap vany malas.


"Kamu gak boleh ngomong gitu vany,gak baik tau"ucap Gita .


"Bela aja terus sahabat kamu itu"ucap vany ngambek sambil berjalan mencari taksi.


"Vany kamu mau kemana?"ucap Gita .


"Mau pulang lah, emang mau ngapain lagi?"ucap vany sambil menunggu taksi lewat.


"Yah udah pulang sama aku saja"ucap Gita.


"Satu arah rumah kita berbeda dan yang kedua aku gak mau ketemu dengan dia"ucap vany sambil menunjuk ke arah Kevin.

__ADS_1


"Loh vany .... Kamu jahat banget sih ninggalin aku"ucap Gita .


"Bukan jahat sayang,tapi aku lagi buru-buru. Dadah"ucap vany dari dalam taksi .


Sementara Gita jadi kesal karna Vany meninggalkan nya ditambah lagi Kevin tebar pesona, dia hanya bisa menghelai nafas sambil berjalan ke arah Kevin.


"Kevin gara-gara kamu vany jadi ninggalin aku tau gak"ucap Gita sambil mencubit perut Kevin.


"Sakit....sakit git"ucap Kevin sambil memegang perutnya.


"Makanya kamu datang ke sini mau jemput vany atau mau tebar pesona?dan satu lagi kalian ngapain masih pada di sini dasar cewek-cewek lihat cowok yang wow aja langsung dikerumuni, mending bubar sana hus....hus..."ucap Gita sebel.


"Aku kan gak tau bakalan kayak gini git. Tapi tunggu dulu vany nya mana?"ucap Kevin sambil melihat kiri,kanan.


"Dia udah pergi naik taksi. Makanya lain kali gak usah sok-sok an mau jemput dia dan satu lagi kamu apa ini vany tadi pagi sampek-sampek di marah gitu tadi?"ucap Gita sambil melipat kedua tangannya .


"Aku gak ada ngapain dia git, cuman aku cium pipi aja"ucap Kevin tanpa rasa bersalah.


"Apa....?kamu bilang cuman cium pipi?"ucap Gita kaget sambil menjewer telinga Kevin.


"Ah... Sakit git, emang salah yah?"ucap Kevin dengan polosnya.


"Yah jelas salah lah...."ucap Gita sambil menepuk jidatnya sendiri.

__ADS_1


"Jadi gimana dong git?"ucap Kevin.


"Tau..ah...malas aku"ucap Gita sambil meninggalkan Kevin dan masuk ke dalam mobil nya.


__ADS_2