
"Tapi sayang kamu masih muda dan perjalanan hidup kamu masih panjang?"ucap Siska sambil menatap ke vany.
"Mama gak usah khawatir yah,vany akan sehat-sehat aja kok yang penting mama jangan sedih-sedih,biar vany semangat menghadapi ini semua"ucap vany.
"Iya sayang mama gak sedih kok"ucap Siska sambil tersenyum mencoba untuk tegar.
"Nah gitu dong mah,vany kan jadi senang lihat nya"ucap vany walaupun dia tau sebenarnya mamanya pasti sedih banget saat tau anak nya sedang sakit.
"Kalo begitu sekarang kita harus kerumah sakit. Kita periksa kondisi mu, apa lagi kamu itu habis kecelakaan? Mama gak mau kamu kenapa-napa sayang?"ucap Siska sambil berdiri.
"Tidak perlu mah, aku beneran sudah jauh lebih sehat dan sekarang aku udah janji sama Gita buat berangkat bareng ke tempat kerjaan"ucap vany sambil melihat mamanya.
"Tapi mamah masih khawatir sayang, emang gak bisa apa kamu libur?kamu kan baru sehat?"ucap Siska khawatir melihat vany yang sedikit pucat.
"Mama duduk dulu yah, yakin deh sama vany semua akan baik-baik saja"ucap vany penuh keyakinan.
"Baiklah,mama percaya Sama kamu"ucap Siska pasrah.
Tiba-tiba datang
"Syalom tan....."ucap Kevin sambil mensalim Siska.
"Loh ngapain kamu pagi-pagi udah nongol aja ,kayak gak ada kerjaan lain aja?"ucap vany tidak suka.
__ADS_1
"Eh... Gak boleh gitu sayang, syalom juga nak Kevin"tegur Siska .
"Mama kok jadi belain dia sih?"ucap vany ngambek.
"Bukan membela sayang , kalau tamu datang kita harus menyambut nya dengan baik"ucap Siska.
"Jadi begini tan,Gita hari ini gak bisa jemput vany, jadi Kevin yang di suruh Gita buat jemput vany?"ucap Kevin, padahal semalam itu dia membujuk Gita supaya dia saja yang jemput vany.
"Kok gak ada aku di kabarin Gita?"tanya vany.
"Tapi kata Gita kalo kamu sudah di WhatsApp nya Vany?"ucap Kevin.
"Masak sih?"ucap vany sambil melihat handphone dan ternyata benar kalo Gita sudah meng WhatsApp dirinya.
"Sudah....sudah gak usah berdebat,lebih baik kalian berangkat saja entar telat masuk kerjanya"ucap siska.
"Tidak ada kata menolak, motor kamu mama sita untuk sementara"ucap Siska sambil mengambil kunci motor vany dari tangan nya.
"Mah... Gak boleh gitu dong"ucap vany sebel karna di sita motor nya.
"Gak ada alasan stevany Della Winata"ucap Siska tegas.
Dengan malas nya vany akhirnya berangkat bersama dengan Kevin.
__ADS_1
Didalam mobil hanya ada keheningan, karena tidak hanya diam saja akhirnya Kevin memulai percakapan
"Udah gimana kondisi mu vany?"tanya Kevin yang sedang mengemudi sambil melihat kedepan.
"Sudah jauh lebih baik, seperti yang kamu lihat"ucap vany sambil melihat keluar jendela.
"Bagus lah vany"ucap Kevin melirik ke arah vany.
"Vin bisa gak sih,gak usah nganggung kehidupan aku."ucap vany sambil melihat ke Kevin.
Mendengar perkataan vany Kevin langsung meminggirkan mobil nya dan berkata"itu gak ada kan pernah terjadi vany"ucap Kevin tegas melihat vany.
"Coba kamu pikirkan Vin, diluar sana masih banyak cewek yang mau sama kamu,jadi stop berhenti menganggu kehidupan aku"ucap vany gak kalah tegas.
"Aku gak perduli tentang itu, yang aku mau hanya kamu Van.... Hanya kamu...."ucap Kevin sambil memegang tangan vany.
"Tapi aku udah gak suka lagi sama kamu Vin"ucap vany sambil melepaskan tangan nya dari Kevin.
"Kalau itu alasannya,aku akan buat kamu suka lagi sama aku seperti waktu dulu"ucap Kevin.
"Itu gak akan pernah terjadi lagi"ucap vany.
"Gak ada yang mustahil Van, apalagi jika Tuhan menginginkan kita untuk bersama. Yang jelas aku gak akan pernah menyerah begitu saja"ucap Kevin serius.
__ADS_1
"Jangan membuang-buang waktu mu Vin"ucap vany menghelai nafas sambil memegang kening nya .
"Aku tidak peduli"ucap Kevin santai.