BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 67


__ADS_3

"kalo begitu bagaimana kalo om lepasin dulu ini"ucap vany sambil menunjukkan tangannya.


"Baiklah, kami juga memang sudah tidak sabar lagi untuk mencicipi mu manis ha...ha...ha"ucap pria tersebut sambil melepaskan ikatan tali di tangan vany.


Setelah tangan Vany terlepas,dengan cepat vany menghajar para pria tersebut


"Kurang ajar..... Cepat tahan dia!"ucap lelaki yang membuka ikatan tali tersebut.


"Akh... Sial obatnya mulai bereaksi membuat aku semakin lemas bahkan untuk berdiri saja aku tidak tahan lagi"ucap vany dalam hati .


"Hahaha..... Mau lari kemana kamu cantik"ucap lelaki yang menangkap vany.


"Lepas……!" Ucap vany sambil memberontak.


"Baiklah manis kami akan melepas baju mu hahahaha...."jawab lelaki tersebut sambil mencoba membuka baju stevany.


"Dasar kalian b@jing@n..."ucap vany sambil memberontak walaupun dia sudah kehabisan tenaga untuk melawan mereka.


"Sudah lah cantik, jangan buang - buang tenaga mu untuk memberontak hahaha..."ucap kedua lelaki tersebut sambil melepaskan baju yang di kenakan vany.

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka.


"Lepaskan tangan kotor mu itu !"ucap Kevin dengan nada dingin.


"Hahaha, bocah dari mana ini yang sok jadi pahlawan"ucap lelaki tersebut sambil berdiri.


"Benar banget, mending loh itu pulang jangan ganggu kita lagi senang - senang ini"ucap teman lelaki tersebut sambil memegang tangan Vany yang sudah di pengaruhi dengan obat perangsang.


Melihat orang yang dicintai di perlakukan seperti itu membuat darah kevin mendidih. Tanpa berpikir Kevin langsung menghajar lelaki yang berdiri tersebut dengan tinjuan yang bertubi-tubi membuat temannya seketika langsung takut karna mereka telah membangun singa yang sedang lapar. Melihat temannya yang sudah sekarat, lelaki tersebut kemudian mencoba membantu dan dengan cepat gerakan tangan kevin langsung meninjau wajah lelaki tersebut hingga terjatuh.


"Maaf Vin, saya terlambat datang"ucap Dimas yang baru tiba.


"Baik, saya akan membereskannya."ucap Dimas tegas.


Didalam mobil stevany merasa tidak nyaman kemudian dia mencoba melepaskan bajunya yang sudah berantakan tadi, dengan cepat Kevin menahan tangan Vany dan berkata "jangan dibuka van! Aku akan membawa mu ke rumah sakit. Bertahanlah!"


Namun perkataan Kevin sepertinya dihiraukan oleh vany . Bahkan dirinya sekarang sudah berada di pangkuan Kevin yang sedang menyetir.


"Jangan seperti ini van, berbahaya"ucap Kevin sambil konsentarsi menyetir .

__ADS_1


"Badan mu dingin aku sangat menyukainya akh....."ucap vany sambil mendesak.


"Duduk yang bagus Van!"ucap Kevin sambil mematikan mobilnya dan memperbaiki cara duduk vany.


Setelah kembali ke tempat duduk vany yang semula tiba-tiba vany mencium bibir Kevin.


Kevin menolak ciuman tersebut namun vany semakin memperdalam ciumannya.


Kevin bukan seperti kebanyakan orang,dimana dia mencari keuntungannya sendiri. Dia ingin melakukan hal tersebut harus lah stevany betul-betul sadar tanpa ada unsur paksaan atau bahkan dengan cara kotor lainnya karena dia tidak ingin orang yang dicintainya terluka.


"Stevany cukup...."ucap Kevin dengan nada membentak.


"Baiklah,jika kamu tidak mau melakukannya dengan ku . Aku akan pergi mencari pria lain"ucap vany sambil membuka pintu mobil.


Mendengar perkataan stevany membuat Kevin marah dan menarik tangan Vany" Jangan coba -coba melakukan hal itu" ucap Kevin dengan nada dingin.


"Lepaskan Vin.... Sakit....!"ucap vany sambil memberontak.


Sementara Kevin kembali menghidupkan mesin nya dan pergi ke apartemen nya . Dia mengurungkan niatnya untuk pergi ke rumah sakit akibat ucap vany yang mengatakan akan mencari pria lain,membuat dirinya marah sekaligus dia takut kehilangan stevany. Bilang saja dia egois untuk kalian ini.

__ADS_1


__ADS_2