BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 70


__ADS_3

Sementara stevany hanya diam saja.


"Dengar stevany Della Winata!! Kamu gak bisa menolak . Dimas sudah menyiapkan berkas-berkas kita dan untuk yang menjebak mu, mereka sudah aku bereskan"ucap Kevin tegas sambil mendekati vany.


"Kamu mau apa Vin?"ucap vany mencoba mundur karena Kevin semakin dekat dengannya.


"Sekarang kamu mandi dulu atau kamu mau mandi bersama ku?"bisik kevin sambil menggendong vany ke kamar mandi.


Sesampainya di kamar mandi Kevin mendudukkan vany , kemudian dia mengisi air didalam bathtub.


"Aku bisa mandi sendiri"ucap vany sambil melihat ke arah Kevin.


"Kamu berharap sayang,jika aku akan memandikan mu? Baiklah kalau kamu memaksa, aku dengan senang hati memandikan mu"ucap Kevin mencoba menjahili vany.


"Jangan coba - coba mendekat!!"ucap vany dengan nada cemas.


Namun Kevin tidak mendengarkan vany, Kevin semakin mendekat vany dan berkata"berhentilah berfikir kotor "ucap Kevin sambil menggendong vany ke dalam bathtub.


"Kalo sudah selesai mandi panggil aku "ucap Kevin main mata sambil berjalan meninggalkan vany.


Sementara stevany merasa malu karena perkataannya tadi. Tanpa berpikir panjang akhirnya dia berendam dan merilekskan tubuhnya, vany sangat kaget karena begitu banyak sekali tanda-tanda yang dibuat Kevin bahkan dia sudah mengosok berkali-kali tetap saja masih ada bekas merahnya.


"Menyebalkan sekali..... bisa-bisanya dia membuat ini semua"ucap vany mengomel.

__ADS_1


Sementara Kevin baru saja selesai mandi di kamar mandi sebelah . Melihat ponselnya berdering dan melihat mamanya menelpon.


"Halo ma..."ucap Kevin sambil duduk di kursi.


"Kamu dimana sekarang? kenapa tidak pulang ke rumah semalam?"ucap Denada.


"Hmm.... Be...gi...ni...ma.."ucap Kevin terbata-bata.


"Apanya yang begini Kevin? COBA JELASKAN SAMA MAMA KAMU KEMANA SEMALAM"ucap Denada dengan nada penuh penekanan.


"Hmm...anu....ma..."ucap Kevin semakin takut karena dia pasti akan dihukum mamanya. Jika mamanya tau bahwa dia telah tidur dengan vany.


"Jangan bilang kalo kamu semalam pergi ke club dan mabuk"ucap Denada geram karena anak tidak menjawab pertanyaannya.


"Hanya apa KEVIN ALVANO DEWANTARA!!!!"ucap Denada tegas.


"Itu ma... Aku semalam tidur dengan vany"ucap Kevin pelan.


"APA???? coba ulangi lagi "ucap Denada kaget.


"Aku udah tidur dengan vany ma...."ucap Kevin.


"Hahahha..... bagus sayang, terus kalian sudah melakukan berapa ronde"ucap Denada dengan semangat yang membara.

__ADS_1


"Hah...mama gak marah?"ucap Kevin heran karna dimana - mana pasti orang tua akan marah jika anaknya melakukan hal yang diluar batasan.


"Enggak dong sayang,malahan mama senang jika kalian melakukan itu supaya mama bisa gendong cucu. Tapi tunggu dulu kalian melakukan itu bagaimana bisa? Bukan kah vany sangat cuek sama kamu? Apakah kalian sudah berdamai maka nya kalian juga bisa tidur bersama?"ucap Denada dengan segudang pertanyaan.


"Kami belum berdamai ma....., hanya saja stevany semalam di jebak oleh Dita mah"ucap Kevin .


"Bagaimana bisa sayang? Terus stevany sekarang bagaimana keadaannya?" ucap Denada kaget .


"Panjang ceritanya mah....dan Stevany sekarang sudah baik-baik saja. Kalo saja vany sampai kenapa -napa aku gak akan pernah bisa memaafkan diri aku sendiri mah...."ucap Kevin.


"Kevin......"ucap vany dari dalam kamar mandi.


"Udah dulu yah mah, nanti aku ceritakan lagi"ucap Kevin.


"Iya sayang, jaga stevany yah"ucap Denada mengakhiri panggilan karena dia mendengar vany memanggil Kevin.


Kevin menggendong stevany dan meletakkan vany di tempat tidur.


"Makasih"ucap vany singkat.


"Hm...kamu pasti laparkan sayang? Aku sudah memesan makan kesukaan mu. Tunggu sebentar biar aku ambilkan."ucap Kevin sambil mengambil makanan yang tadi dia pesan.


"Kamu tidak makan?"ucap vany sambil melihat bungkus makanan hanya ada satu.

__ADS_1


__ADS_2