
Sore ini Tono terlihat sangat gelisah,tidak seperti biasanya yang selalu bekerja dengan tenang dan fokus
ntah apa yang membuatnya sangat gelisah,yang dia lakukan hanya bolak balik melihat jam yang ada pada pergelangan tangan nya
"Di jam jam segini pasti Sila udah datang untuk membersihkan rumah ku,ah ingin sekali rasanya aku pulang sekrang juga ,tapi bentar lagi ada meeting penting dengan client aarghh aku ngga bisa membatalkanya" ucap Tono bermonolog sendiri
yaa semenjak Tono tau art baru yang ada di rumah nya itu adalah Sila dia jadi ingin cepat cepat pulang dari kantor nya
karna Tono yang masih mempunyai perasaan kepada Sila membuat pria yang sudah berumur 28 tahun itu ingin selalu berdekatan dengan Sila
apa lagi Sila yang sudah bercerai dengan Sadi dan Sila yang sekrang bekerja di rumah nya membuat Tono seperti mempunyai kesempatan untuk mendekati Sila kembali
ia tidak memandang status apa yang di miliki Sila,karna apapun yang sudah terjadi Tono masih mencintai nya seperti dulu,tidak berubah sama sekali
ketika Tono sedang sibuk dengan pikiran nya tiba tiba Ulis,asisten sekaligus teman nya itu datang ke ruangan Tono
"kenapa kamu bro,kok kaya ngga semngat banget ngga seperti biasanya,ada apa?" tanya Ulis kepada Tono yang terlihat sedang melamun
"iya nih,badan gua lemes banget,kaya nya gua bakal demam deh,gua mau pulang duluan ya,kamu gantiin gua meeting bisa kan" ucap Tono berbohong
__ADS_1
karna Tono yakin,dengan alasan ini pasti Ulis akan mau menggantikan meeting nya,karna sebagai asisten Tono,kesehatan Tono harus yang nomor satu menurut Ulis
"oh ya Ton ngga papa,kalau lu ngga enak badan nanti meeting nya gua yang handle ,sekrang lu pulang aja,tapi masih bisa ngga pulang sendiri,apa perlu gua anterin " tawar Ulis kepada Tono karna khawatir terjadi apa apa dengan bos nya itu jika harus menyetir sendiri dengan keaadan tidak enak badan
namun Tono menolak dengan cepat,secara kan dia hanya alasan saja ngga enak badan,nanti kalau di anter pasti akan ketahuan kalau dia hanya berbohong haha
"ngga usah lis ,gua masih bisa sendiri kok ,gua pulang dulu ya" ucap Tono sambil berlalu keluar
"oh ya udah hati hati ya"
Tono dengan buru buru masuk kedalam mobil nya,ia segera melajukan mobil menuju rumah nya
ia takut Sila keburu pulang kalau Tono tidak cepat mengendarai mobil nya,karna hari yang semakin sore ,sedang kan sila yang cuma sebentar di rumah nya itu
"kamu udah mau pulang Sil" tanya Tono yang berpapasan di pintu dengan Sila yang hendak keluar rumah
"ah iya mas,pekerjaan ku udah selesai jadi Sila mau langsung pulang,mas Tono kok tumben pulang jam segini" ucap Sila heran melihat Tono yang tidak seperti biasanya pulang jam segini
"iya pekerjaan aku juga di kantor udah selesai,makanya aku langsung pulang,tapi aku lagi pengen makan masakan rumahan Sil,aku boleh ngga minta tolong di masakin masakan rumahan sama kamu" ucap tono yang tentunya itu hanya alasan saja supaya Sila tidak langsung pulang
__ADS_1
"masakan rumahan mas,biasanya kan kamu beli online kalo mau makan,kenapa sekrang pengen masakan rumahan "ucap Sila kepada Tono yang tidak seperti biasanya
"ya ngga papa Sil,lagi pngen aja ,kamu mau kan masakin aku dulu sebelum pulang,bentar aja Sil,tolong yah" ucap Tono memohon
"tapi nanti Hanan nungguin mas" ucap Sila,karna memang anak nya itu pasti akan khawatir jika sila pulang sampai malem
"kamu telfon dulu aja Hanan nya,kasih tau kalau kamu pulang nya akan telat,pasti anak kamu bisa ngertiin kok,aku lagi pengen banget sayur asem soalnya Sil,tolong banget lah" ucap Tono tak mau kehilangan akal
"ya udah deh mas aku tlfon Hanan dulu" ucap Sila akhirnya pasrah karna Tono yang terus saja memaksa
"iya"
akhirnya Sila menelfon ibu nya untuk mengabari ibu nya dan Hanan kalau hari ini ia akan pulang telat,dan tentu saja mereka memakluminya karna mungkin memang pekerjaan Sila yang lagi banyak
Sila pun akhirnya setuju untuk memasak kan Tono masakan rumahan yang diinginkan Tono ,namun ketika ia membuka kulkas hendak mulai memasak di dalam kulkas itu tidak ada sedikit pun bahan masakan
"kamu gimana sih mas,nyuruh masak tapi ngga ada satu pun bahan yang bisa di masak" ucap Sila mengoceh karna Tono yang tidak berfikir dulu
"oh iya aku lupa Sil,aku kan ngga pernah blanja ya,hehe gimna kalo kita blanja dulu aja " ucap Tono,ia tidak mengingat sama sekali kalau ia tidak pernah berbelanja bahan dapur,namun ini malah akan menjadi kesempatan bagus bagi tono,karna ia akan mengajak Sila untuk berbelanja berdua
__ADS_1
Bersambung......
Happy reading teman teman🌷🌷🌷🌷