BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 68


__ADS_3

Di apartemen, Kevin menghubungi Reyhan.


"Rey, kamu lagi dimana? Datang sekarang ke apartemen ku" ucap Kevin to the point.


"Ngapain aku datang ke apartemen mu Vin? Tapi tunggu dulu kok nada mu seperti sedang panik?"ucap Reyhan.


"Jadi begini Rey, ada yang mencelakakan vany dengan mencampur obat perangsang "ucap Kevin sambil menoleh ke arah Stevany yang sudah seperti cacing kepanasan.


"Apa...? Bagaimana bisa Vin? Bukankah dia sangat teliti yah?"ucap Reyhan terkejut karena Rey merasa stevany bukanlah orang yang gampang ditindas.


"Panjang ceritanya Rey, lebih baik kamu sekarang tolongin vany berikan dia obat penenang atau apalah... "ucap Kevin .


"Tidak ada pilihan lain untuk menyelamatkannya... Kecuali..."ucap Rey ragu.


"Kecuali apa Rey?"ucap Kevin serius.


"Kamu pasti tau kan apa akibatnya jika tidak di tangani? jadi sebaiknya kamu melakukan itu dengan dia"ucap Reyhan.


"Apakah tidak ada pilihan lain?"ucap Kevin dengan perasaan dilema.


"Tidak ada pilihan lain Vin, kamu tau kan, jika dia mempunyai riwayat penyakit jantung dan aku tidak ingin mengambil resiko yang cukup besar untuk itu . Jadi aku menyarankan kamu untuk melakukan hubungan layaknya suami istri"ucap Reyhan.

__ADS_1


"Tapi aku tidak ingin merusak masa depan nya Rey"ucap Kevin frustasi.


Sementara stevany benar-benar sudah di kuasai oleh naf5unya


"Akh.... Panas....huff....."ucap vany sambil mendekat Kevin.


"Kamu pilih mana Vin, kalo kamu tidak menolongnya akibatnya adalah kerusakan saraf dan yang lebih parahnya lagi beresiko kematian. Jadi semua pilihan ada di tangan kamu"ucap Rey sambil mematikan telepon.


Kevin yang sedang berfikir dan memikirkan solusi dari masalah tersebut tiba-tiba vany datang dan mencium bibir Kevin dengan penuh g@ir@h.


"Vin...panas....akh....."ucap vany.


Melihat vany yang sudah seperti ini membuat Kevin mau tidak mau dia harus melakukan seperti yang di katakan oleh Reyhan . Dia tidak ingin kehilangan stevany, jikalau vany nanti sadar, dia akan bertanggung jawab atas apa yang dia lakukannya kepada stevany.


Kini keduanya dipenuhi dengan g@ira@h, tangan kevin sudah berada di dada vany, meremas dan memijat lembut. Satu desakan lolos dari mulut vany, membuat Kevin semakin bersemangat.


"Akh...euuhh.....aah...."desak vany sambil melihat Kevin .


"Apakah kamu tau siapa yang sedang bersama mu?"ucap Kevin sambil berbisik di telinga stevany dengan suara berat.


"Uuhh....aahhh.... lakukanlah Vin....akh aku sudah tidak tahan"ucap vany yang samar-samar mulai hilang kendali.

__ADS_1


Keduanya sudah tidak memakai sehelai benang pun . Kevin yang berada di atas menatap vany dengan lembut dan berkata "aku akan melakukannya dengan hati-hati sayang, I love you"


Ungkapan cinta tersebut membuat vany merasa nyaman, Kevin memberikan sentuhan-sentuhan yang membuat stevany melayang.Mulai dari bibir turun ke leher dan menggigit-gigit kecil. Membuat tanda kepemilikan di beberapa tempat, dan tangannya juga bermain di dadanya. Sudah tidak terhitung desakan yang lolos dari mulut vany.


Kevin belai bagian sensitf vany"What?...dia masih perawan?"ucap Kevin dalam hati ada perasaan senang yang tidak bisa di ungkapkan.


Percobaan pertama tidak berhasil, kedua dan ketiga juga belum berhasil. Namun kali ini Kevin akan mendorongnya keras agar junior nya bisa masuk ke dalam sarangnya dan akhirnya jebol juga pertahanannya.


"Aaargh......, sakiiit......!" teria vany sambil meneteskan air mata.


Kevin berhenti, dia menatap wajah stevany yang sedang menahan sakit.


"Maaf sayang"Ucap Kevin sambil mencium bibir vany dengan lembut membuat vany terlena dan melupakan rasa sakitnya."


Setelah dirasa Kevin,stevany sudah merasa terbuai dan tidak kesakitan lagi, Kevin mencoba menggerakkan pinggulnya. Awalnya vany masih merasakan sakit, namun akhirnya dia menikmatinya juga.


"Aaah, Vin....." ucap vany dalam kenimatannya.


"Iya sayang, aku senang jika kamu memanggil nama ku,aahhh...." Ucap Kevin sambil terus menggempur vany.


"Aahhh.....,aku seperti mau pipis." Ucap vany .

__ADS_1


"Keluarkan saja sayang, nggak apa-apa." Jawab Kevin.


Kevin terus mempercepat gerakannya, dan dia juga sangat menikmati percintaan ini dengan stevany . Ini pertama kalinya Kevin melakukan hal ini walaupun dirinya playboy namun dia tidak pernah merusak masa depan perempuan hanya untuk kepentingan pribadi nya. Kevin tidak menyangka jika ini benar - benar nikmat, bahkan dia tidak percaya dia telah melakukan hal tersebut dengan orang yang dia cintai .


__ADS_2