BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 64


__ADS_3

Stevany tidak menolak ciuman yang dilakukan oleh Kevin. Mereka memperdalam ciuman nya dan hawanya semakin panas walaupun Kevin menghidupkan AC mobilnya. Ada perasaan senang dari hati Kevin karena hari ini stevany tidak menolak dirinya lagi.


"Sepertinya stevany sudah mulai membuka hati nya untuk ku"ucap Kevin dalam hati dengan perasaan senang .


"Maaf...."ucap Kevin mengakhiri ciuman panas mereka Karna takutnya Kevin akan khilaf.


Sementara Stevany hanya diam saja. kemudian mengalihkan pandangannya ke luar mereka melanjutkan perjalanan ke rumah stevany.


"Terima kasih sudah mengantar ku"ucap vany sambil membuka pintu.


"Hanya terima kasih saja Van,aku ingin ciuman terimakasih"ucap Kevin sambil menahan tangan vany.


"Kevin...."ucap vany dengan nada dingin.


"Baiklah Sayang,aku hanya bercanda. Besok aku datang lagi untuk menjemput mu"ucap Kevin sambil mencium pipi vany.


"Kamu yah Vin, bisa gak sih gak usah mesum"ucap vany kesal karna selalu mencari kesempatan di dalam kesempitan.


"Baiklah sayang, aku pulang dulu kalo begitu"ucap Kevin sambil tertawa kecil melihat tingkah vany.


"Hm...., hati-hati di jalan"ucap vany sambil melihat mobil Kevin semakin jauh.


Pagi harinya Leo menelpon Stevany untuk mengajak ketemuan sekalian dia ingin memperkenalkan pacar nya kepada stevany.

__ADS_1


"Cie....cie.... Ada yang udah jadian nih"ucap Gita karna Gita tidak sengaja melihat vany turun dari mobil Kevin.


"Apaan sih? Baru juga datang ? Udah menggosip aja "ucap vany sambil duduk di kursi nya.


"Udah deh...gak usah ngeles"ucap Gita sambil mendekati vany.


"Kamu yah git pagi-pagi udah gak jelas"ucap vany sambil pergi meninggalkan Gita.


"Emang dasar ...... Sahabat ku ini, udah cinta pun masih aja gak mau jujur" ucap Gita pelan sambil tersenyum.


Tak terasa waktu menunjukkan pukul 17:00, Gita dan vany tidak ada bertemu lagi semenjak kejadian tadi pagi karena mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing, dan Stevany sudah mengirim pesan ke Gita bahwa dia sedang ada janji dengan sahabat nya .


"Maaf yah sayang aku telat, habisnya ada mentting dadakan di kantor tadi"ucap Gita sambil duduk di samping Leo.


"Makasih sayang, kamu memang terbaik. Oh..... iya mana sahabat kamu? Atau dia sudah pergi karna aku kelamaan datangnya"ucap Gita sedih.


"Enggak kok sayang,dia lagi pergi ke toilet. Udah gak usah sedih, dia pasti suka sama kamu tenang aja"ucap Leo sambil menggenggam tangan Gita.


"Beneran.... Kamu gak bohong...."ucap Gita ucap Gita polos .


Melihat tingkah Gita membuat Leo ngemas dan mengecup bibir Gita.


"Iiihhh..... Leo....."ucap Gita malu karna Leo jarang bertindak seperti itu membuat Gita salting.

__ADS_1


"Apa sih sayang? Kamu mau lagi?"ucap Leo yang ngemas melihat Gita .


"Aku serius loh..."ucap Gita sambil mencubit perut Leo.


"Aauuhhh.... Sakit sayang...."ucap Leo.


"Makanya kamu jangan genit"ucap Gita pura-pura ngambek.


"Kan aku belajar nya dari kamu...."ucap Leo sambil tersenyum melihat Gita.


Sementara Gita malu dan ingin meninggalkan Leo, namun ditahan oleh Leo dan berkata"kamu mau kemana sayang? Jangan jauh-jauh dari aku dong"


"Kamu yah Leo udah mulai genit yah"ucap Gita .


"Gita.....?"ucap vany terkejut melihat Gita bermesraan dengan sahabatnya Leo.


"Vany....?"ucap Gita gak kalah terkejut.


"Jangan bilang kalo Leo itu pacar kamu?"ucap vany.


"Loh... Kalian saling kenal Van?"tanya Leo terkejut.


Akhirnya mereka secara bersamaan tertawa karna mereka tidak menyangka bahwa dunia ini ternyata sempit. Bagaimana tidak sempit? Mereka ternyata saling mengenal namun tidak pernah menyangka bahwa selama ini orang yang mereka bicarakan itu adalah orang terdekat mereka juga.

__ADS_1


__ADS_2