
"Loh nak Tono? Ada perlu apa ya pagi pagi datang kesini?" Tanya ibu Sila yang juga ikut heran dengan Tono yang sudah berada di kontrakanya pagi pagi sekali.
"Gini bu, Kemarin Sila ngajak saya ikut pergi kalian ke kebun binatang. Makanya saya datang pagi pagi biar ngga terlambat." Ucap Tono yang langsung mendapat tatapan menyorot dari Sila.
"Hei, siapa yang mengajak mas Tono. Aku kemarin cuma minta cuti, kenapa jadi mas Tono mau ikut?" Ucap Sila heran karena ia tidak merasa mengajak Tono sama sekali.
"Loh ,kamu lupa Sil. Kan kamu yang ngajak aku kemarin." Ucap Tono yang terus saja mengada ada.
"Haa ,,aku ngga bilang gitu ."
"Sudah sudah ngga usah berdebat. Mungkin emang kamu Sil yang lupa kemarin udah ajak nak Tono." Ucap ibu nya melerai mereka berdua.
"Tapi bu, aku ngg..." Ucap Sila terpotong.
"Sudahlah Sil,daripada berdebat terus mending kita berangkat. Nanti keburu siang. Lagian kalau nak Tono mau ikut kan malah enak kita perginya rame rame." ucap Ibu yang memotong ucapan Sila.
"Nak Tono beneran mau ikut?" Tanya ibu memastikan.
"Iya bu,Saya mau ikut. Makanya saya datang pagi pagi supaya ngga ketinggalan kalian. " Ucap Tono dengan senyum senang nya.
"Ya sudah kalo gitu ayok kita berangkat." Ajak ibu kepada mereka bertiga.
"Oh iya bu, kita berangkat naik mobil saya aja ya, sini Hanan om gendong. Kita berangkat sekarang." Ucap Tono sambil mengangkat tubuh mungil Hanan.
__ADS_1
"Ngga usah repot repot lah mas. Kita udah pesan taksi online tadi. Harusnya si,taksinya udah sampai dari tadi kalo di gps nya." Ucap Sila heran karena tidak menemukan keberadaan taksi online nya yang ia pesan tadi.
"Taksi online nya udah aku suruh pergi Sil tadi. Tadi juga udah aku ganti ongkosnya . Jadi sekrang kita naik mobil ku aja."
"Ya ampun mas Tono. Kamu tu apa apaan sih."
"Udahlah Sil, biarin Tono ikut. Mending kita berangkat sekrang daripada berdebat terus." Ucap ibu sambil berjalan masuk ke mobil Tono dengan di ikuti tono di belangkanya yang sambil mengelurakan senyum mengejek kepada Sila karena merasa bahwa dirinya menang.
"Huuuuff." Sila hanya bisa mengehela nafasnya kasar karena kesal.
Akhirnya, dengan terpakasa ,Sila memasuki mobil Tono. Namun, ketika Sila hendak masuk ke kursi belakang,ibu menyuruh Sila untuk duduk di depan, karena alasan tidak Sopan jika Tono di depan sendiri seperti supir.
"Kamu duduk di depan dong Sil." Ucap Ibu.
"Loh, kenapa bu?" Tanya Sila heran.
"Tapi kan aku ngga minta naik mobil ini bu." Ucap Sila ketus sambil beralih duduk di depan dekat dengan Tono.
Tono sedari tadi hanya senyum senyum saja melihat Sila selalu kena omel ibu nya. Ia merasa kalau ibu nya Sila seperti sedang mendukungnya untuk mendekati Sila kembali.
Dan akhirnya Sila sudah tidak banyak bicara lagi. Ia hanya diam setelah berada di dekat Tono. Ketika Tono merasa mereka sudah siap akhirnya Tono menyalakan mesin mobil nya dan melajukan nya ke tujuan yang sudah mereka tentukan.
...----------------...
__ADS_1
Akhirnya, empat puluh lima menit perjalanan mereka sampai di kebun binatang ragunan. Setelah Tono selesai memarkirkan mobil nya, ia segera turun untuk membukakan pintu ibu nya Sila, dan langsung menangkap Hanan untuk di gendongnya.
"Hanan ngga perlu di gendong mas. Dia udah besar ,biar dia jalan sendiri aja." Ucap Sila ketika melihat Tono mulai menggendong Hanan.
"Ngga papalah,lagian Hanan mau kan di gendong sama om. Biar Hanan liat singa nya ngga perlu jinjit karena terhalang tembok." Ucap Tono ,ia terlihat sangat menyukai Hanan seperti anak nya sendiri.
"Iya om Hanan mau." Ucap polos bocah mungil itu.
"huuuhf ,,terserah kalian ajalah." Ucap Sila sambil memutar bola mata nya karena jengah terhadap sikap Tono yang menurut nya sangat menyebal kan.
Merekapun segera menyusuri kebun binatang itu, dengan Hanan yang di gendong oleh Tono yang berjalan di depan. Sedangkan ibu dan Sila mengikutinya di belakang. Hanan terlihat sangat bahagia dan antusias karena ,Tono yang selalu menujukan dan menjelaskan apa apa saja hewan yang ada di kebun binatang itu. Tono sangat sabar dan telaten menjawab pertanyaan pertanyaan cerewet Hanan.
Sila juga ikut melihat hewan hewan kesana kemari . Berbeda dengan ibu yang dari tadi hanya memperhatikan Tono dan Hanan. Ibu merasa bahwa Tono sedang berusaha mendekati Sila dan anak nya.Ibu pun menyikut lengan Sila dan di jawab pertanyaan oleh Sila.
"Ada apa bu? " Tanya Sila kepada ibu nya.
"Ibu rasa,nak Tono suka sama kamu deh."
"Ah masa sih, Ibu ada ada aja deh, mas Tono kan majikan aku bu. Mana mungkin dia suka sama aku." Ucap Sila terkeukeh mendengar lelucon ibu nya.
"Ya kalo di liat dari perlakuan nak Tono kepada Hanan Sil. Seperti anak dan bapak saja." Ucap ibu.
"Udah lah,ibu jangan mikir macem macem. Mending ibu nikmati aja liburan ini. " Ucap Sila yang sudah mulai bosan mendengar omong kosong ibu nya.
__ADS_1
"Hih kamu di bilangin orang tua ngga percaya ." Ucap ibu
Bersambung.....