
Akhirnya Kevin pergi ke sebuah kafe karna bingung mau kemana lagi , kalau pun dia datang ke rumah vany pasti dia gak akan ijinkan aku masuk.
"Ah.... Kok jadi kayak begini sih jadinya"ucap Kevin sambil duduk di kursi yang kosong.
"Kevin kan?"ucap seorang wanita.
"Dita....."ucap Kevin melihat ke arah perempuan itu.
"Kenal juga kamu yah ? kirain lupa sama aku"ucap Dita sambil duduk di depan Kevin.
Dita adalah mantan pacar Kevin waktu kuliah di luar negeri. Mereka putus karena Dita gak tahan dengan sifat Kevin yang playboy. Dan kalian tau lah Kevin itu malah dengan santai menjawab "yah, udah kalo kamu mau putus yah udah kita putus". Sejak saat itu Dita balik ke Indonesia dan mereka tidak pernah berkomunikasi lagi.
"Sebenarnya aku tadi gak nyangka bahwa itu kamu dit karna kamu sekarang udah beda dan makin cantik lah pokok nya. Udah banyak berubah deh....."ucap Kevin karena tidak menyangka bertemu dengan Dita.
"Kamu bisa aja vin"ucap Dita malu karena di puji Kevin.
"Hahaha....tapi aku serius mengatakannya bahwa kamu memang sudah berbeda . Jadi, sekarang kamu tinggal dimana?"ucap Kevin sambil tersenyum manis pada Dita.
"Aku tinggal di Jakarta Vin"ucap Dita.
"Oh... Berarti kamu orang Jakarta juga"ucap Kevin.
__ADS_1
Sementara Stevany tidak sengaja melihat Kevin sedang ngobrol dengan seorang wanita. Mereka tampak asyik ngobrol "baguslah jika dia punya pacar"ucap vany dalam hati walaupun jauh di lubuk hati nya sedih melihat Kevin dekat dengan wanita lain. Yah,mau tidak mau,suka gak suka dia harus terima karna dia tidak bisa jamin hidup nya sampai kapan.
"Loh itu bukannya Leo?"ucap Kevin dalam hati sambil memperhatikan Leo sedang mencari-cari seseorang dan dia sangat terkejut ketika Leo ternyata sedang mencari stevany.
"Bodoh kamu Vin ..... bagaimana bisa kamu tidak memperhatikan bahwa vany ternyata ada di kafe ini juga"ucap Kevin sambil mengutuk kebodohannya.
"Kamu kenapa Vin?"ucap Dita .
"Gak papa, aku mau kesana dulu. Lagian kamu lagi nungguin teman mu kan?"ucap Kevin sambil berdiri.
"Emang kamu mau kemana Vin?"ucap Dita sambil menggenggam tangan Kevin.
"lepas...... dit aku mau menemui pacar ku,aku takut kalo dia nanti salah paham tentang ini"ucap Kevin melepaskan tangan Dita dari tangan nya.
"Bukan salah kamu kok dit...."ucap Kevin sambil meninggalkan Dita.
"Kamu udah lama nunggunya?"ucap Leo sambil duduk.
"Tidak juga"ucap vany cuek.
"Yah udah,aku minta maaf Van. Kamu tau kan aku sibuk.... Jangan ngambek dong"ucap Leo .
__ADS_1
"Baiklah kita langsung ke intinya "ucap vany to the point. Karna di lagi malas untuk berdebat.
"Maksud nya Van?"ucap Leo karna dia masih belum mengerti arah pembicaraan mereka.
"Kamu mau kan jadi pacar......"ucap vany,namun terhenti karna Kevin datang dan berkata.....
"Kamu hanya milik ku Van. Aku tidak mengijinkan kamu pacaran dengan nya"ucap Kevin dengan santai sambil duduk di samping vany.
"Gak usah drama deh Vin....."ucap vany sambil menjauh dari Kevin.
"Aku gak drama sayang"ucap Kevin tanpa rasa bersalah.
"Kalian apa-apa sih ....?kok malah kalian yang berdekat?"ucap Leo karena malas melihat mereka berdebat.
"Mending kamu pergi deh Vin?kamu itu gak di undang buat duduk di sini"ucap vany dengan tatapan tajam.
"Aku gak akan pergi,enak aja kamu jadian sama dia?"ucap Kevin sambil menunjuk Leo.
"Terus masalahnya sama kamu apaan?"ucap Leo karena ingin mengetes seberapa serius nya Kevin ke vany.
"Yah jelas ada lah, kamu itu merebut calon istri ku"ucap Kevin sedikit emosi.
__ADS_1
"Mending kamu tanya sendiri deh sama vany dia mau gak sama kamu?"ucap Leo sepele.
"Memang benar,untuk sekarang dia belum mau sama ku , tapi aku gak akan menyerahkan"ucap Kevin dengan nada dingin sambil melihat vany.