BERTEMU KEMBALI

BERTEMU KEMBALI
Bab 45


__ADS_3

"Ma..mah...." Ucap vany terkejut melihat mamanya berada di sini.


"Bagaimana ini bisa terjadi sayang?"ucap Siska memeluk anak semata wayangnya sambil menagis melihat anaknya.


"Mama jaga nangis dong,nanti aku jadi ikutan sedih"ucap vany sambil menghapus air mata mamanya.


"Kamu itu membuat mama hampir gila tau gak sih Van,kamu gak usah lagi bawak motor mulai sekarang mama gak mau hal seperti ini terjadi lagi sama kamu"ucap Siska .


"Yah ampun mah,aku gak papa beneran. Jangan dong mah motor aku ditahan"ucap vany sambil menundukkan kepalanya karna takut dimarahin mamanya.


"Halo tante...."ucap Kevin sambil memberi salam kepada Siska.


"Loh ini bukannya nak Kevin yah?"ucap siska.


"Iya tan"ucap Kevin sambil tersenyum.


"Loh bagaimana nak Kevin bisa disini?Van kamu gak pernah cerita sama mama soal Kevin ?"ucap Siska.


"Kan mama gak pernah bertanya sama ku tentang Kevin"jawab vany polos.


"Yah ampun Van,kamu itu yah dari dulu selalu gak pernah cerita sama Mama kecuali kalo tidak mama tanya"ucap Siska sambil geleng-geleng kepala melihat vany.


Sementara Kevin tersenyum melihat interaksi antara anak dengan Ibu nya.

__ADS_1


Tiba-tiba Leo datang dan berkata"Van kamu sudah......."ucap Leo terputus karena terkejut melihat kehadiran Siska.


"Jadi kamu tau juga kalo vany masuk rumah sakit? kenapa kok gak telpon Tante?"ucap Siska sambil menjewer telinga Leo".


"Ampun tan sakit....sakit.... "ucap Leo sambil memegang telinga nya sendiri.


"Makanya..... kamu bukannya kasih tau tante soal ini malah bekerja sama dengan vany menyembunyikan hal ini"ucap Siska.


"Sudah lah mah.... Ini bukan salah Leo. Ini salah vany yang gak hati-hati, sekarang aku sudah baik-baik saja jadi mama gak perlu hawatir lagi tentang aku"ucap vany karna dia merasa tidak enak dengan Leo .


"Alah..... kalian berdua sama saja...."ucap Siska baik vany maupun Leo pasti saling mendukung dalam hal apa pun.


Mendengar perkataan Siska membuat Leo dan vany cengengesan karna mereka memang selalu menggunakan trik seperti itu untuk menghindari kemarahan Siska dan Siska pun memang sudah memahami karakter mereka berdua.


"Aku akan mengantar kalian pulang?"ucap Kevin menawarkan diri nya sendiri.


"Tidak perlu,mamaku bawa mobil sendiri"ucap vany menolak halus.


"Tapi mama tidak bawa mobil loh Van"ucap Siska .


"Loh biasanya mama bawa mobil nya?"tanya vany.


"Iya biasanya,cuman tadi pagi teman satu kantor mama datang jadi mama numpang sama teman mama sayang"ucap Siska.

__ADS_1


"Yah udah tante biar aku yang antar kalian"ucap Kevin.


"Tidak perlu kami bisa pesan taksi online?"jawab vany cepat.


"Sudah gak usah dengarkan kata vany nak Kevin"ucap Siska sambil menatap tajam ke arah vany.


"Iya tan"ucap Kevin sambil tersenyum kepada siska.


vany sangat terkejut mendengar perkataan mamanya, padahal dia sangat jarang dimarahi seperti itu.


Sementara Aldo dan teman-temannya yang lain masuk ke dalam ruangan dimana vany dirawat.


"Malam tante.... Kita teman vany tan" ucap Aldo sambil mensalim Siska bergantian dengan teman nya yang lain ikut mensalim.


Vany yg terkejut melihat mereka semua masih berada di sini membulatkan matanya memberi isyarat untuk segera pergi.


"Teman vany ? Tante gak nyangka vany punya teman cowok banyak juga? Jadi Van yang mana disini pacarmu? kenapa tidak pernah kenalin ke mama?"ucap Siska melihat ke arah vany berganti .


"Maaf tan sebelumnya tapi kita semua yang berada di sini hanya temannya saja"ucap Aldo.


"Benar kah, tante kira kamu pacarnya vany?"ucap Siska sambil menatap Kevin dan vany bergantian. Siska merasa bahwa sebenarnya Kevin dan vany itu masih saling mencintai namun dia tidak tau apa penyebab jelasnya mereka putus.


Mendengar perkataan Siska membuat Kevin menjadi sedih karna seperti Vany sudah menceritakan tentang mereka yang sudah putus.

__ADS_1


__ADS_2