Borgol Cinta Pak Polisi

Borgol Cinta Pak Polisi
Part 11


__ADS_3

...“Bahkan yang paling memahami angin, juga bisa kehilangan arah....


...Bahkan juga yang selalu bersama belum tentu jadi pemenangnya.”...


Happy reading💗😘


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


“Dia anak dari Tuan William, Chad.”


Spontan Richard langsung berdiri dari tempat duduknya, “Dia Kezia anak William yang di sembunyikan dari publik berarti? Tanya Richard.


“Iya, benar” jawab Boy seadanya.


Setelah itu Boy sibuk membereskan laptopnya dan bersiap keluar dari ruangan investigasi , “Hei bro, jangan melamun. Apa kau mau berlama-lama di sini?” tanya Boy yang melihat Richard malah melamun entah apa yang di pikirkan pria berusia 26 tahun tersebut.


“Apa alasan dia di bebaskan dari interogasi tadi?” tanya Richard dengan suara datar.


“Tuan William sudah memberikan data tentang Kezia beserta bukti bahwa Kezia bukan seorang terroris. Anak itu hanya di jebak oleh seseorang dan mungkin seseorang itu sedang dalam tahap pencarian team polisi SATRESKRIM (Satuan Resersi & Kriminal).”


Richard hanya tersenyum tipis kemudian hendak berlalu keluar ruangan namun perkataan Boy membuatnya seketika berhenti.


“Oh iya tadi gadis itu berpesan agar kau jangan terlalu garang jadi pria. Katanya, kalau sudah jelek setidaknya baik sedikit” ujar Boy sambil tertawa geli karena ekspresi Richard langsung masam mendengar penuturannya barusan.


“Ck, sepertinya kau bahagia sekali dengan ucapan bocah tadi” sindir Richard menatap sinis Boy. Sontak Boy langsung berhenti tertawa.


“Hais, kau serius sekali menanggapinya. Sudahlah ayo kita keluar. Kita juga harus mengikuti rapat internal dengan Pak Kepala malam ini kan?” ujar Boy yang langsung mengalihkan pembahasan. Ia paham bahwa Richard sepertinya tidak suka dengan pembicaraan mereka yang tadi.


Richard sendiri hanya mengiyakan. Mereka kemudian berlalu keluar menuju ruangan Pak kepala untuk rapat internal.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


“Apa kau terluka?” tanya William pada Kezia di dalam mobil.


“Tidak Pa, Kezia baik-baik saja” jawab Kezia dengan wajah sendunya.


“Lalu mengapa wajahmu masih terlihat sendu sayang. Katakan pada Papa. Jangan sembunyikan apa pun, cerita lah” ucap William begitu lembut sembari mengusap rambut Kezia.

__ADS_1


“Maaf Pa, kepulangan Kezia malah membuat kekacauan” ucap Kezia langsung menundukkan kepala.


Tentang kejadian beberapa lalu membuat Kezia takut luar biasa pada dirinya sekaligus takut William marah pada dirinya. Rasa bersalah terus hinggap pada dirinya, apa lagi Damian saat ini di larikan ke rumah sakit hanya karena kejadian tadi. Ya, Damian sempat tertembak di bagian kakinya kala Ia menghalau para kelompok brimob untuk mengejar Kezia kemudian suntik bius yang sempat Ia dapatkan dari seseorang yang tidak Ia kenal.


William hanya mengulas senyum hangat dan membawa Kezia dalam dekapannya.


“Jangan menyalahkan dirimu dari kesalahan yang tidak kamu ketahui sayang. Ini murni bukan kesalahan Kezia. Ini ulah seseorang yang sedang bermain-main sekaligus berkenalan dengan putri Papa” jelas William.


Mendengar itu, Kezia yang tengah memeluk William langsung mendongak melihat William, “Maksud Papa?.”


“Ah, sudahlah. Tidak perlu di pikirkan, yang terpenting Kezia nya Papa tidak terluka” ucap William lembut.


Kezia sebenarnya ingin menuntut penjelasan dari apa yang di katakan Papanya barusan namun ya sudahlah sepertinya William tidak akan menceritakannya. Dengan terpaksa Kezia mengangguk menuruti apa yang di katakan William.


Tak lama, Kezia dan William sudah sampai di mansion. Di depan teras sudah ada Dania yang di tugaskan untuk mengurusi segala kebutuhan Kezia.


“Kezia, kau masuklah dahulu dan beristirahat. Kalau belum makan, makanlah dahulu baru istirahat” titah William pada Kezia yang di balas anggukkan kepala dari Kezia.


“Bagus. Papa ada urusan sebentar di luar sekaligus melihat keadaan dari Damian. Papa janji akan secepatnya pulang” ucapnya lagi.


“Pasti sayang. Dan kau Dania, temani Kezia dan apa pun yang Ia butuhkan berikan padanya. Mengerti?” tegas William pada pelayan pribadi Kezia yang sedari tadi sudah di depan teras menanti kedatangan William dan Kezia.


“Mengerti Tuan” jawab Dania patuh.


Setelah mengatakan apa yang Ia sampaikan, William langsung bergegas masuk ke dalam mobil dan pergi keluar mansion.


“Huft, melelahkan sekali hari ini” lirih Kezia yang merasa dirinya kecapean.


“Mari Nona” ucap Dania membuyarkan lamunan Kezia untuk segera masuk ke dalam.


“Eh iya Mbak, hehe” balas Kezia mencoba tersenyum.


“Mbak, Kezia boleh bertanya sesuatu?” ucap Kezia pada Dania ketika mereka sudah mulai menuju lantai 2 kamar milik Kezia.


“Tentu saja boleh Non, selagi saya bisa menjawab maka akan saya jawab” balas Dania patuh.


“Iss Mbak kok formal banget sih ngomongnya. Biasa aja Mbak jangan pake bahasa kaku begitu” ujar Kezia dengan wajah cemberut. Kakinya langsung berhenti berjalan dan menyilang kan tangannya di dadanya.

__ADS_1


“E-eh iya Non, maaf saya sudah terbiasa formal. Lagian kan Nona Kezia itu majikan saya. Sudah pasti saya harus hormat” jawab Dania merasa dari omongannya itu tidak salah jikalau Ia menggunakan bahasa yang formal.


Kezia yang mendengar penuturan semakin mencebikkan bibirnya.


“Aduh maaf Non kalau saya salah” ucap Dania tertunduk.


Kezia melirik Dania sekilas dan mengulas senyum, “Sudahlah Mbak, Kezia hanya bercanda saja. Jangan merasa bersalah begitu. Ayo, Kezia ingin bertanya banyak hal ke Mbak” ucap Kezia bahkan langsung menggandeng tangan Dania.


“Eh Non, ga usah di gandeng juga. Mbak jalan sendiri aja ya” ucap Dania merasa tidak enak takutnya Ia di cap melewati batas.


Namun, Kezia tidak ambil pusing Ia terus menggandeng tangan Dania sampai di kamarnya.


Setelah sampai di kamar, Kezia mengajak Dania duduk di tepi ranjang.


“Mbak, aku mau tanya sesuatu? Tapi tolong jawab yang benar ya” ucap Kezia serius, Ia bahkan memegang kedua tangan Dania untuk memastikan perempuan itu memberikan jawaban yang benar.


“Iya, Non. Insya Allah. Jadi, Non Kezia mau tanya tentang apa.?


“Tentang Papa”


...----------------...


Next💗😘?


.


.


Hai hai semua... selamat hari Minggu bagi yang hatinya kosong tapi belum siap di huni 😁🙂


Yaudah si gapapa kalo memang hatinya belum siap di huni, it's okay and no problem.


Namanya juga orang kan, ngedekatin aja terus tapi jadiannya ga tau kapan😴.


Jadi, ga usah terlalu berharap sama manusia ya guys, karena sejatinya manusia itu punya prinsip dalam bertemu seseorang yaitu "people ngutang and go"


Mwehehe😂😂🙊

__ADS_1


__ADS_2