Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Alice yang berusaha kabur kembali


__ADS_3

Setelah menuju kesepakatan, Aaron dan Tuan Kendrik baru tersadar, kalau diantara mereka ada yang kurang.


Okey..."kita sepakat, minggu depan acara nikahan nya Di dalam Mansion mu, dan hanya tamu tertentu yang bisa di undang untuk hadir.


Serta...setelah itu, akan ada konprensi pers, dan Alice selebih nya akan menjadi tanggu jawab mu Tuan Aaron.


Hem..."Aku faham, lalu mereka pun berjabat tangan, untuk sebuah ucapan selamat, sehingga baru tersadar, dari tadi seperti nya hanya mereka berdua yang mengobrol.


Mereka berdua pun menoleh dan melirik ke kanan dan ke kiri, mencari sosok yang tak asing.


Tapi..."Mereka pun tak menemukan nya, Serta Ayah nya pun mulai panik, dan memerintah seluruh pengawal untuk segerah mencari ke seluruh sudut Mansion nya.


Tapi saat ini, Alice malah sudah berada di jalan, menuju ke tempat seseorang yang sudah di hubungi nya tadi.


Dengan bersorak senang, Alice menyetir dengan gembira nya, Yah..."walau Alice selalu di awasi bila mau kemana pun.


Tapi tak urung iya perna belajar menjalan kan mobil, serta suka menyetir mobil nya sendiri, walau tetap dengan pengawalan untuk kemana pun.


Tapi...Tak urung, Alice tetap suka untuk melarikan diri dan menyetir mobil nya sendiri, tampa pengawal.


Yeeeiiii...."Alice bersorak senang, karena iya akhir nya bisa lolos.


Flash of:


Sebelum Alice kabur menggunakan mobil nya...!!!


Alice berjalan santai menuju ke gerbang penjaga dan berucap, kalau mereka semua sedang di perintah berjaga di dalam, dan dengan bodoh nya pula, mereka semua percaya.


Serta Alice pun, tidak mau pula melewat kesempatan ini, dan dia pun mulai melirik penjaga yang sudah menjauh, lalu berlari menuju ke dalam mobil serta menghidup kan nya, dan mulai keluar dari Mansion, yang tampa mereka sadari hingga saat ini.


Flash on:


Setelah pencarian Nona Alice, yang mana saat ini, memang para tamu undangan sudah banyak yang pulang, karena acara yang sudah selesai sedari tadi.


Para penjaga semua sudah berkumpul dan mulai di interogasi sekarang.


Tiba saat beberapa penjaga ada yang merasa gugup.


Tuan Kendrik pun, melihat pergerakan tersebut menjadi curiga, serta mendekat dan berucap....


Ada apa dengan kalian ...???

__ADS_1


Emm...."Begini Tuan....!!!


Mereka pun saling lirik serta takut untuk mengatakan nya.


Hingga...Tuan Kendrik berucap" kata kan dengan jujur, atau kalian...! "Sorot mata Tuan Kendrik sudah sangat menakut kan, sehingga para penjaga pun, mau tak mau harus mengatakan nya.


Mereka semua menunduk dan saling lirik, hingga salah satu nya, memberanikan diri untuk berkata...


Maaf Tuan...,"Masih dengan menunduk nya mereka berucap.


Tadi beberapa saat memang Nona Alice, ada menghampiri kita, dan Nona Alice berkata, kalau kita semua harus berjaga di dalam Mansion.


Serta kita semua percaya, tampa curiga dan menuruti perintah nya Tuan, dengan terus menunduk, pengawal semua, saat ini sangat ketakutan, dan siap akan menerima amukan serta kemarahan Tuannya itu.


Apaaa....!!!


Tuan Kendrik dan Aaron mengeram kesal bukan kepalang, maksud kalian..."Alice kembali kabur hah...!


Bodoh kalian semua....!!!


Untuk apa kalian aku gaji, kalau hal seperti itu saja, kalian sudah lalai...., dengan amarah memuncak, Tuan Kendrik marah.


Tapi berbeda dengan Aaron, dia masih terlihat tenang dan juga ikut menenangkan calon mertua nya itu.


Baik lah Tuan Aaron, ayo kita menuju ke ruang cctv, dan buat kalian...tunggu hukuman dari ku nanti, yang mana membuat mereka semua diam membisu serta ketakutan yang luar biasa.


Dan setiba nya di ruang cctv, Aaron serta Tuan Kendrik yang saat ini sedang menatap layar cctv, menjadi mengeram hebat.


Bagaimana tidak, kelakuan Alice sungguh di luar spekulasi Aaron dan Tuan Kendrik pun sungguh malu akan sikap Putri nya itu.


Iya seperti orang yang gagal mendidik Putri nya itu, dan berucap lah Tuan Kendrik..


Kalian semua, cepat jemput putriku di tempat biasa saat ini juga.


Tapi sesat Aaron yang melihat jejak cip yang di tempel kan Aaron di Hp Alice sebelum pergi kemari.


Aaron pun mengernyit kan kening nya, dan berucap....


Jangan ke arah sana, karena iya tidak berada di sana saat ini.


Apa maksudnya nya Tuan Aaron, Tuan Kendrik yang nampak bingung dengan ucapan Aaron barusan...."Dan sambil terus menatap Aaron tajam, sendang mencari jawaban atas rasa penasaran nya itu.

__ADS_1


Lalu tak lama, Aaron pun menjawab, dari GPS yang aku lihat dan cip yang ku pasang di Hp nya Alice.


Di sini iya seperti menuju ke daerah Dermaga, dan Dermaga itu yang sering mengangkut orang atau kendaraan yang mana mau menyebrang Pulau.


Itu arti nya...."Sorot mata Aaron serta Tuan kendrik pun melotot tajam, dan mereka berucap....


Cepat kejar, sebelum mereka berhasil menyebrang lautan dan lebih jauh lagi pergi nya.


Tapi berbeda dengan Alice, iya sudah menjemput teman satu kuliah nya itu, yang mana itu juga teman nya tidak tau hingga saat ini identitas asli Alice.


Iya hanya tau, Alice yang dari keluarga biasa, yang berhasil masuk ke universitas itu karena beasiswa.


Dan dengan dalih ingin liburan, iya meminta teman akrab satu kampus nya itu, memohon untuk menemani nya liburan di kota sebrang.


Dan..."saat ini mereka sudah berada dalam satu mobil, yang mana tadi Alice sudah menjemput nya terlebih dahulu di suatu tempat yang sudah di janji kan di telpon tadi.


***


Nampak Aaron dan Tuan kendrik saat ini dengan cemas sedang menuju ke tempat yang sama di tuju oleh Alice.


Dan....di sertai dengan ketegangan pula, saat ini Aaron yang mana sedang menyetir sendiri mobil nya dan di dampingi dengan calon mertua nya, mereka seakan terlihat sangat kompak saat ini.


***


Hingga...."Aaahhhh... "****....!


Kenapa antrian nya mesti panjang seperti ini sih.


Lalu Alice melirik pandangan nya ke sahabat nya, sambil berucap...


Apakah memang seperti ini setiap kali membeli tiket dan ngantri saat memasuki kapal pengangkut tersebut sih...???


Hemmm...."jawab sahabat nya, yang mana, iya pun ikut melirik ke kiri dan kekanan dan berucap kembali...


Ini sih, kita uda benar dan tak seramai bila ada hari-hari Cuti kerja.


Memang ada apa, tanya Alice penasaran sambil terus melirik jalanan yang padat itu.


Iya..."Karena saat cuti kerja dan mereka pun hendak mengunjungi sanak keluarga nya, maka perjalan pun pasti meningkat.


Eh..."Apakah kau tidak tau itu, dan kau tidak perna melakukan perjalanan ke luar kota.

__ADS_1


Alice pun melirik sahabat nya dan menjawab dengan menggeleng kan wajah nya, lalu kembali melajukan sedikit mobil nya, yang mana memang jalanan sedikit padat saat ini.


__ADS_2