
Setelah beberapa hari, "Alice belum juga ditemukan keberadaan nya.
Hingga Aaron saat ini sudah merubah sisi gelap nya, dan sangat menggilai pekerjaan nya.
Tak lepas pula, Ayah Alice yang setelah tau Putri nya kembali menghilang, membuat kesehatan nya menjadi menurun.
Yah...!" Ayah Alice sekarang sakit-sakitan, dan selalu menyebut nama putrinya itu, karena terlalu merindukan nya.
Dan saat ini juga, terjadi beberapa kali persidangan, dimana tentang kasus Tuan William dan Nyonya Dona saat itu.
Tuan kendrik tak bisa menghadiri nya sebagai saksi, mengingat kondisi nya yang saat ini sedang tidak baik dan tidak mampu untuk menghadirinya.
Hingga hakim pun meminta, untuk memperjelas kejadian tersebut, dan meminta kesaksian Tuan kendrik.
Maka Hakim pun, meminta Tuan Kendrik untuk melakukan kesaksian di persidangan nya tersebut, yang dilakukan dengan cara saksi yang berbicara melalui vidio cool.
Dan semua saksi serta bukti sudah diserahkan serta terkumpul dengan akurat, hingga membuat kedua manusia yang licik itu, segerah ditahan. Dan yang mana Tuan William di tahan karena tuntutan adegan mesum di hotel serta penggelapan dana perusahaan hingga jatuh hukuman selama 16 tahun atau bisa lebih, yang membuat pihak dari lawan melakukan naik banding, mengingat saham Tuan William pun akan di ambil oleh perusahaan sebagai ganti kerugian atau kompensasi.
Begitu pun dengan Nyonya Dona, yang walau di hukum selama satu tahun penjara, karena kasus hubungan terlarang yang Menurut Pasal 411 UU 1/2023 perzinaan atau persetubuhan yang dilakukan oleh orang yang bukan suami atau istrinya dapat dipidana dengan pidana penjara maksimal 1 tahun atau pidana denda maksimal 10 juta.
Maka dari itu, Putra nya Brayen meminta keringanan pula untuk Ibu beserta Ayah nya, yang menurut kesaksian Tuan Kendrik atau Aaron, hingga Brayen memutus kan untuk segera menemui Tuan Aaron.
Walau berat, tapi ini demi orang Tua nya, dan ada pula kendala disaat Brayen menemui Aaron saat ini.
Aaron dengan tegas tak menggubris segala pengajuan dari Brayen, hingga Brayen memutuskan untuk menerobos memasuki Ruangan nya, yang sudah berapa kali di tolak oleh Aaron, sehingga saat ini pun sedang di halangi oleh sekertaris Jhon pun, Brayen masih berkeras, hingga memukul wajah Jhon, dan segerah dengan paksa memasuki Ruangan Aaron.
Serta Aaron yang merasa terganggu, lalu menatap tajam matanya, dan hingga iya pun menghentikan pekerjaan nya saat ini.
Serta Aaron yang sudah tak bisa lagi menahan amarahnya pun berucap.
Apakah ini, yang orang tua mu ajarkan hah...!" Dengan tatapan tajam, Aaron kesal bukan main, dengan sikap Brayen saat ini.
Ini semua salah sekertaris mu, yang sedari tadi menghalangiku !
Itu bukan salah sekertaris ku, tapi memang itu adalah perintah dari ku. Dan apa yang mau kau bicarakan lagi ! Bukankah semua sudah jelas di persidangan kemarin Hah ?
"Dan lagi, ini semua akibat dari ulah orang tua mu sendiri. Maka iya harus berani mempertanggung jawab kan nya.
"Tapi !" Apakah tidak ada keringanan dari mu Tuan Aaron ?
"Bagus sekali Ayah mu itu !" Setelah membuang keluarga lama nya, hingga melupakan nya seperti sampah, kini iya hanya mendapat hukuman yang tidak sebanding. Dan kamu pun masih mau meminta keringanan !
__ADS_1
"Jangan bermimpi !" Dengan sorot mata yang hendak keluar, "Aaron masih mencoba menahan amarah nya itu.
*
*
"Ah...!
"Apa maksud mu dengan keluarga lama ?
"Aku sungguh tidak mengerti ! dan bila kamu mempunyai dendam terhadap orang tua ku, maka Aku bersedia meminta maaf kepada mu Tuan, "Dengan sedikit rasa bingung dan penasaran, Brayen berucap dan berharap mendapat kejelasan.
*
*
"Oh...!
"Iya benar !" Orang tua mu itu, sungguh pandai menyimpan semua Rahasia ini.
Dan coba kau tanyakan kepada Ayah mu yang berada di jeruji sel itu. Bagaimana kabar keluarga lama nya ? Apakah iya masih ingat, kalau tidak, nanti baru kau ku beri tau yang sejelas nya. Dan setelah itu, Aaron menyuruh nya untuk segerah pergi, serta tidak mengganggunya lagi.
Hingga, Brayen yang penasaran pun, bergegas pergi, untuk meminta penjelasan ke pada Ayah nya itu.
Dimana kamu saat ini sayang ! kamu sedang apa ! dan apakah kamu juga saat ini juga sedang merindukan ku !
Dan apakah kau tau sayang ! kalau saat ini, Aku pun sangat merindukan mu ! "Lalu mengusap lembut Foto itu dan mencium nya sekilas, dan kembali ke wajah yang dingin, seakan tak ada yang bisa mencairkan nya. Lalu Aaron pun kembali fokus dengan pekerjaan nya.
*
*
*
Keesokan hari nya, di saat penasaran Brayen yang sangat tinggi, hingga iya tidak bisa tidur semalaman.
Dimana iya selalu terus memikir kan perkataan Tuan Aaron yang ditemui nya di kantor kemarin, hingga membawa nya , ke jeruji sel ini, untuk bertemu Ayah nya, serta meminta penjelasan nya.
"Ayah...!
Apa kabar nya?" Dengan rasa tak tega, Brayen berucap dan melihat kondisi nya saat ini.
__ADS_1
Brayen anak ku ! Terimakasih telah menjenguk Ayah mu ini, dan kabar Ayah baik-baik saja, lalu kamu bagaimana keadaan nya sayang, "Dengan sendu, Tuan William berucap.
Aku baik Ayah !
Tapi ada yang mau kutanyakan kepada Ayah !
Apa itu ! "Dan kalau nanti bisa Ayah jawab, pasti Ayah akan menjawab nya.
Dengan sedikit ragu Brayen berucap, "Benar Ayah mempunyai keluarga lain selain Ibu dan Brayen ?
Tuan William tersentak kaget, dan tak percaya, serta berucap, "Darimana kamu tau cerita itu Nak ?
Dari Tuan Aaron Ayah !" Dan ada dendam apa antara Ayah dan dia ?
Tuan William tersentak, serta bingung, dari mana iya tau hal itu. Mengingat pernikahan nya yang pertama tidak di ketahui oleh siapa pun, atau di sembunyikan, karena kondisi mereka saat itu yang tidak memungkin kan, hingga Tuan kendrik bertemu Nyonya Dona, dan membuang Istri pertama beserta anak nya.
Yah...!" Iya baru ingat !
Iya masih mempunyai Putra lain, dan iya telah melupakan nya, bersama pergi istri pertama nya itu.
Tuan William juga tidak pernah mencari nya, hingga saat ini, serta iya baru tersadar, kalau iya selama ini, telah melalaikan putra nya yang lain.
Lalu iya berpikir, dari mana Tuan Aaron tau, dan apakah iya menyelidiki nya saat ini, atau iya telah bertemu dengan Putra nya yang lain itu.
Kalau benar ! Dimana putranya yang lain itu, serta rasa penasaran itu pun memuncak, dan ingin tau lebih banyak lagi !
Lalu Tuan Aaron bicara apalagi nak ?
Tidak...!" Cuma itu saja, dan berkata, kalau Ayah tidak bisa menjelas kan, maka iya yang akan menjelas kan, serta berkata, hukuman Ayah ini, tidak sebanding dengan perbuatan Ayah yang telah membuang keluarga lama Ayah.
Dan apa maksud dari semua itu Ayah ?
Dan baru saja, Tuan William hendak menjelaskan, "Akan tetapi, polisi penjaga sudah datang dan memberitau waktu berkunjung telah habis.
Maka pembicaraan mereka pun, harus terputus, serta Brayen hanya bisa mendapat penjelasan lebih dari Tuan Aaron, atau semua ini akan menyiksanya, dengan rasa penasaran yang besar.
Dan Tuan William berucap, "Katakan kepada Tuan Aaron !" Kalau dia tau di mana keberadaan putra ku yang lain, dan bilang kepada nya, untuk segerah menemui ku secepat nya. Hingga Tuan William di tarik kembali oleh polisi penjaga, untuk segerah masuk kedalam jeruji tahanan nya.
Yang dimana, perkataan terakhir dari Ayah nya itu, membuat shock Brayen saat ini.
*****
__ADS_1
Nantikan terus kelanjutan nya yah, and see you😍