Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Hari yang di tunggu-tunggu


__ADS_3

Keesokkan pagi di sebuah Mansion yang megah, dan dengan dekorasi yang sangat kental akan pernak-pernik dekorasi patung dan lukisan yang amat bersejarah, serta nilai yang amat tinggi.


Seperti nya, terdahulu keluarga ini memang suka mengkoleksi benda-benda seperti itu, serta terlihat jelas, keluarga ini juga suka berkeliling dunia, untuk mendapatkan benda seperti itu.


Tapi...,"Tidak dengan Aaron yang suka dengan dunia bisnisnya, dan juga menyembunyikan identitas lain nya sebagai ketua mafia dan penyelundup barang haram serta kotor tersebut.


Iya...,"Aaron benci kehidupan keluarga nya, maka dari itu ia terbang dan menetap di Negara lain. Berharap masa lalu tidak akan mengganggunya lagi.


Tapi....,"Apalah daya, takdir berkata lain, dan dia harus mengusut dan membalas dendam, akan masalah keluarga nya tersebut. Hingga ia harus menetap kembali di Negara ini serta berurusan dengan Tuan Kendrick.


Bagaimana....!!!


Aaron bertanya dengan tatapan dingin ke pada asisten nya tersebut. "Bukan apa-apa, masalah ini sungguh rumit.


Dan ia sangat menginginkan saham di perusahaan tersebut.


Tapi..."apakah ia harus dengan cara menikahi Putri nya Tuan Kendrik itu.


Sedang kan ia paling membenci dan menghindari yang namanya kehidupan berumah tangga, dan jangan kan menjalani, membayang kan saja, ia tidak pernah dan tidak akan.


Tapi...,"pada kenyataan nya, ia harus dihadapkan pada pilihan yang sangat amat sulit. Dan sesulit apa pun itu, karena selalu terbiasa hidup dengan terpenuhi dan tidak dengan menikah.


Dan ini ! Ia harus menikahi anak yang manja.


Kepala Aaron rasa nya mau pecah. Di tambah saat ia membayang kan wajah putri Tuan Kendrik itu, yang mana nanti nya, bila ia menikahinya, dan bersikap manja serta kekanak-kanakan seperti itu, dan selalu merengek meminta dituruti akan semua keinginan nya.


Dan kini membuat Aaron tersadar serta hampir berteriak histeris, hingga ia tersadar akan teguran yang menyadar kan nya, dari suara asisten nya itu.


Maaf Tuan Aaron....???


Tapi masih tidak menyahut juga....!!!


Tuan...!!!


Tuan...!!!


Hingga panggilan ketiga kali, serta takut Tuan Aaron marah, dengan sedikit gugup, Ainsley asisten nya pun berucap dengan nada sedikit meninggi yang membuat Aaron tersentak dan tersadar.


Tuannn....Aaronnn..."dan Aaron pun tersentak hingga tersadar dengan menunjuk kan tatapan yang sangat tajam, hingga membuat Ainsley bergidik ngeri serta takut dan kembali berucap....


Maaf kan saya Tuan....!!!


Ini berkas informasi yang di dapat kan tentang Nona Alice.


Aaron pun dengan cepat mengalih kan pandangannya, dan mulai mengambil serta membaca nya dengan teliti.


Nama : Alice Agatha Leaman


Usia : 17 Tahun


Pendidikan : Mahasiswi di salah satu fakultas Business ternama di Negara ini.


sifat. : Manja dan tiap kali ia mau, itu harus dituruti.

__ADS_1


Hobi. :......


apa yang ia suka dan tidak suka:....


kepribadian:......


warna kesukaan:.....


makanan kesukaan:....


Tempat biasa kumpul:.....


dan lain-lain.


Aaron pun kembali menatap asisten nya tersebut dan berucap...


Kenapa banyak biodata nya yang kosong dan ini tidak lengkap. Sambil menunggu jawaban dari sang asisten nya tersebut, dan membuat Ainsley kembali gugup serta berucap....


Bukan begitu Tuan....!!!


Dengan heran Aaron pun melihat gerak-gerik asisten nya saat ini. Ia nampak curiga dan masih terus menunggu jawaban dengan tatapan yang menghunus menatap tajam ke pada Ainsley saat ini.


Em...em..itu Tuan....!!!


Nona Alice, seperti nya, Nona... Identitas nya sedang disembunyikan dan ditutupi, hingga kita kesusahan untuk mencari apa itu segala kelakuan dan identitas lain nya.


Dan maka dari itu, hanya itu yang kita dapat kan, serta itu pun dengan susah payah kita meretas nya hingga data hampir terkena virus, dan cepat kita alih kan. Sampai yang kita dapat cuma itu yang bisa kita selamat kan dan kita dapat kan saat ini, karena identitas nya kembali tertutup dan seperti nya, dia menjaga anaknya itu dengan sangat baik.


Tapi...!!!


Kenapa Aku menjadi sangsi yah ! Dan setelah membaca identitas nya ini, seperti yang aku bayang kan sebelum nya.


Apakah sebaik nya aku batal kan saja perjanjian ini, tapi....!


Ainsley... ,"apakah kamu ada saran....!!!


Aaron yang lagi mode kosong ide akan masalah ini, serta meminta bantuan asisten nya itu, agar dapat membantu mencarikan jalan keluar nya juga.


Emmm...tidak Tuan, balas Ainsley dan mereka pun terus berpikir, mencari cara agar perjanjian tetap berlanjut, dengan tampa terjalin nya pernikahan.


***


Tapi...,"di Mansion lain. Saat ini, di kamar seorang anak perempuan cantik, dan sedang diberi penjagaan yang amat ketat.


Mengingat, nanti malam akan ada pertemuan sekaligus pertunangan.


Maka Mansion tersebut terlihat amat kerepotan dengan segala persiapan. Walau acaranya, hanya dihadiri oleh keluarga terdekat saja.


Tapi, persiapannya melebihi pesta mewah serta penjagaan yang amat ketat. dan membuat semua orang di Mansion itu, sudah sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing.


Tapi...berbeda di dalam kamar tersebut.


Aku harus bisa keluar....

__ADS_1


Aku harus bisa keluar...


Maka...bagaimana pun cara nya, aku harus bisa keluar. Hingga terbesit lah ide di kepalanya, dan ia mulai menghubungi seseorang disebrang sana.


Lalu saat ini. Pelayan sedang masuk ke dalam kamarnya, serta mengantar kan sarapan untuknya.


Alice nampak tenang saat ini, dan tidak menunjuk kan kecurigaan apa pun serta sangat penurut sekali saat ini. Hingga pelayan tersebut selesai dan keluar dari dalam kamar nya. Dan setelah itu Alice pun nampak menghembus kan napas nya, tanda ia merasa lega.


*


*


Bagaimana...???


Ucap Ayah Alice ke pada pelayan tersebut dan dibalas dengan jawaban, "Baik Tuan.


Saat ini, Nona Alice tidak berontak lagi dan ia juga sangat penurut, serta ia tadi juga sudah mulai menyantap sarapan nya.


Bagus ! Dan segerah pergilah kembali ke pekerjaan mu..."dengan mengibas kan jari nya, tanda ia sudah menyuruhnya pergi dari hadapannya saat ini, dan Ayah Alice nampak curiga dengan pergerakan Alice yang tak biasanya itu.


Kenapa aku curiga ke pada Putri ku itu saat ini yah !


Apakah ia merencanakan sesuatu lagi. Atau ini hanya perasaan ku saja yah🤔, Ayah Alice nampak berpikir, tapi akhir nya ia menepis nya.


*


*


Pada malam hari dan mendekat jam pertemuan nya.


Ainsley...."teriak Aaron menggema ke seluruh ruangan Mansion nya.


Ainsley pun mendekat dengan terburu-buru, serta berucap....


Yah ...Tuan...."ada yang bisa saya bantu....???


Apakah Semuanya sudah siap...???


Sudah Tuan. kini kita pun akan bersiap berangkat menuju ke tempat tersebut.


Bagus...."dan aku tidak mau mendengar kata gagal. Dan kalau sampai gagal. Lakukan rencana ke dua kita.


Baik...Tuan, dan ayo Kita berangkat sekarang, karena ini sudah tiba waktunya.


Hem..."dengan mengangguk kan kepalanya Aaron pun menyetujui, serta mereka pun mulai berangkat ke tempat tujuan.


*


*


Di mansion megah itu, telah siap dengan segala persiapan acara serta keluarga inti yang di undang, untuk menyaksikan hari sakral pertunangan Putri nya saat ini.


Terbesit senyum mengembang di wajah nya.. hingga..."Tuan....tuan....

__ADS_1


__ADS_2