Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Malu nya Alice


__ADS_3

Setelah mereka sampai di dalam mobil nya, dan tampa di sadari Alice, tiba-tiba saja penyekat antara tempat duduk depan dan belakang tertutup begitu saja, dan membuat Alice semaki terheran saat ini.


Serta karena rasa penasaran nya itu, Alice pun dengan polos nya mulai bertanya....


Maaf suami ku, kenapa sekarang ada penyekat antara tempat duduk depan dan belakang, dan aku selama ini tidak tau itu, dan kenapa pula sekarang ini di tutup.


Aaron pun tersenyum simpul, menghadapi kepolosan istri kecil nya itu, serta mulai menatap nya lekat, dengan kedua telapak tangan nya yang mulai, memegang kedua pipi istri nya itu, dan trus berucap sambil tersenyum...


Aaron pun berkata, Aku tidak mau kesenangan kita ini terganggu lagi, dan maka nya aku sekarang ini menutup penyekat nya. Dan dengan tatapan bingung Alice saat ini, hingga Aaron mulai memiring kan wajah nya, serta mendekat kan, dan....


Cup...., Ciuman itu kembali terjadi, dengan lembut serta berangsur menjadi panas hingga Aaron seakan menuntut lebih dan lebih, Yang mana mereka juga telah melaku kan nya tadi malam, dan seakan itu menjadi candu bagi Aaron saat ini.


Huummmm...."Alice pun karena sudah merasa sesak, yang di karena kan pemasokan napas nya hampir habis, oleh ulah Aaron saat ini , lalu mendorong nya kuat, dan membuat Aaron sadar hingga memberi jedah, tapi tetap menciumi nya dengan beralih ke leher, dan sedikit naik ke atas menggigit pelan telinga istri nya, lanjut turun ke bawah, hingga menaiki bukit kembar dan, aahhh..."Suara itu pun akhir nya lolos juga....


Yang mana membuat Aaron mendongak sebentar menatap istri nya dan kembali melanjut kan aksi gila nya itu, di dalam mobil, hingga membuat mobil bergoyang, dan membuat dua jomblo di depan depresi.


Gimana gak depresi, di mana jalan mulai macet, eh si Bos malah bikin mobil bergoyang di belakang, untung kedap suara, tapi tetep bikin awas orang di sebelah yang mulai heboh karena itu, dan di tambah mereka yang masih jomblo berkarat hingga sekarang ini, yang juga haus akan belaian kasih sayang, sungguh ngenes banget nasib mu yah pak sopir dan Ainsley, sabar....sabar....! "Dunia masih lebar, kalau jodoh tar kalian pasti kebagian kok.... kwkwkw 🤣🤣 🤣.


Lagian si Bos, maklum, baru ngerasa belah durian, jadi suka lupa dan gak kira tempat🙄, enak-si enak..., tapi lihat-lihat tempat lah.


Hingga jalan pun mulai lancar, yang mana mereka tadi yang cemas nya bukan main, di karena tatapan dari beberapa mobil yang di sebelah nya, hingga tercetak lah beberapa kali senyum kikuk di wajah mereka, dan untung saja mobil bos nya ini bagus dan tidak terlihat dari luar.

__ADS_1


Eh..."tidak terlihat dari luar, kok mereka baru sadar, tapi tetep saja, mengundang tatapan yang tidak enak di pandang mata.


Hingga mereka hampir sampai pun, mobil belum juga berhenti bergoyang dan, mereka mencari tempat yang sepi untuk parkiran mobil nya, serta tidak berani memberi tau, kalau mereka pun saat ini, sudah berada di parkiran.


Hingga terasa, goyangan tersebut berhenti dan tak lama, terbuka lah sekat tersebut, yang memperlihat kan, wajah mereka yang masih berantakan, serta pakaian nya yang juga nampak masih berantakan, serta...entah lah, pokok nya tidak bisa di sebut kan satu persatu.


Dan setelah nya Aaron pun berucap, Ah..."Kita telah sampai sayang, mari ku bantu kau turun.


Dengan segerah pula, Aaron turun dari mobil nya itu, dan beralih ke pintu sebelahnya, serta membuka pintu nya, dan langsung menggendong istri nya itu, dengan cara bridal style, hingga mereka menemukan kursi roda dan membawa nya ke ruangan dokter.


Saat di Ruangan dokter, dan membuat dokter lebih tercengang, bukan lah karena luka di tubuh nya, tapi banyak nya tanda di tubuh Alice, hingga dokter pun geleng-geleng kepala, tapi tidak bisa berkomentar, yang di karena kan, orang yang di rawat nya saat ini, adalah orang yang bukan sembarangan, atau Rumah sakit ini bisa rata dalam sekejap.


Dokter pun langsung memeriksa Alice, serta mengobati nya, dan memberi satu resep yang harus di tebus saat ini, serta berucap, agar istri nya, untuk saat ini sebaik nya terlebih dahulu beristirahat sejenak, dan tidak banyak melakukan aktifitas.


Baik lah Dokter, dan terima kasih atas semua nya, serta dengan segerah pula, mereka keluar dari rumah sakit dan kembali menuju mobil nya.


Setelah sampai di mobil, Alice yang sedari tadi menahan malu, bagai mana tidak malu, karena ulah Aaron di dalam mobil tadi, yang mana iya pun harus mengikuti permainan Aaron yang mengajak nya untuk bercinta, hingga menimbul kan banyak nya bercak di tubuh nya saat ini, serta perlakuan Aaron saat ini, yang makin posesif saja, iya pun merasa bimbang dan dilema.


Antara, ingin lepas tapi iya pun sekarang ikut menikmati, jadi mau bagaimana lagi ini, dan terlebih di tatap oleh Ainsley serta sang sopir yang pasti juga tau, akan apa yang mereka lakukan tadi, jadi gimana Alice gak malu serta selalu menunduk kan wajah nya itu.


Dan yang membuat Alice semakin kesal saja iyalah, Aaron saat ini pun hanya bersikap santai, serta tidak perduli tanggapan orang lain, tapi tidak dengan Alice, yang hingga sampai di dalam mobil saat ini pun, walau sudah tidak melaku kan apa-apa lagi, dengan malu, dan di peluk Aaron saat ini, Alice masih menyembunyikan wajah nya itu, karena malu.

__ADS_1


Dan sikap itu, malah di kira Aaron, karena istri nya yang mulai manja ke pada diri nya.


Hadeh 🤦, si Bosqu, tingkat kebucin mu kini, melebihi anak abg saja, author pun kagok jadi nya😀.


Eh..."Alice bingung saat iya telah sampai di depan Gedung perusahaan, dan mulai berucap, ke pada Aaron.


Kenapa kita ke Perusahaan, dan tidak kamu hantar kan saja, aku pulang ke Mansion saat ini untuk segera beristirahat sayang.


Dengan tatapan bingung, Alice bertanya, dan di jawab Aaron dengan berucap...


Biar Aku bisa selalu memantau mu, dan bila aku menginginkan mu lagi, itu kan lebih muda, yang membuat mata Alice saat ini melotot, hingga hampir keluar.


Dan itu, di tanggapi Aaron dengan senyum lebar, serta mulai keluar dan kembali menggendong Alice istri nya itu, dengan cara bridal style, hingga menuju ke Ruangan nya. Dan tetap di sepanjang jalan, Alice pun menyembunyi kan muka nya di dada bidang Aaron serta tak berani menatap orang-orang di sekitar, karena rasa malu nya itu.


*****


Hadeh-hadeh.. untung Bos ! 🙄 kalau bukan, bisa mati Alice karena malu, yuk nyanyi dulu...! malu aku malu


pada semut merah


yang berjalan di dinding.

__ADS_1


menatap ku curiga.


kwkwkw 🤣🤣🤣, makan tu malu🤣🤣🤣


__ADS_2