
Brayen yang sudah mengirim kabar, kalau iya tidak pulang malam ini ke pada Mami nya. Lalu iya yang berada di Rumah sahabat nya Beltran saat ini, yang mana iya sedang meretas data Alice bersama Beltran, dan karena rasa penasaran nya itu, iya pun ingin menyelidiki nya.
Beltran sudah berapa kali memperingati nya, dan untuk apa menyelidiki wanita seperti Alice, itu sama saja tidak ada guna nya.
Terlebih iya yang mendapat kabar sudah bersuami, itu sama saja mencari masalah buatnya saja.
Dan iya pun nampak heran ke pada Brayen, yang mana seperti terobsesi sekali kepada Alice sejak pertama bertemu kemarin, saat terjadi kecelakaan di saat lempar bola yang tak sengaja itu.
Hingga saat ini pun, Beltran sungguh tak percaya sama pemikiran Brayen saat ini. Ditambah iya yang sempat kemarin masuk Rumah sakit karena di pukul oleh suami Alice. Ini sungguh membuat nya heran.
Brayen masih mengotak-atik laptop nya dan selalu gagal, karena yang keluar selalu data failed atau tak di temukan data. Brayen serasa ingin marah dan membanting laptop nya saat ini. Tapi sesaat kemudian dia mendapatkan ide, dengan cara mendekati teman dekat nya di kampus yang bernama Maria, karena kemungkinan, Maria tau sedikit banyak tentang Alice.
Iya akan berusaha Mendekati Maria, dan mengambil hati nya serta mengorek informasi sedikit-demi sedikit.
Ya sudah, kita lanjutkan besok saja !" pikir Brayen, dan mari kita tidur saja sekarang, serta akan ku dekati Maria besok, agar Aku dapat sedikit informasi tentang Alice nanti.
Terserah kau lah, "Ucap Beltran yang mulai malas dan heran dengan pemikiran sahabat nya ini.
*****
Dan di tempat lain, "Saat ini Aaron dan Alice telah siap untuk pergi Diner keluar, serta Aaron yang merasa semakin takjub akan penampilan istri nya malam ini, seakan tak terima iya yang melihat penampilan istri nya itu sampai dilihat oleh orang lain.
Sayang....!
Kenapa sayang....?
Kenapa kamu sangat cantik malam ini, dan mulai memeluk nya erat serta mencium nya lembut seakan tak mau lepas.
Cukup sayang, Alice yang mendorong pelan dada Aaron, agar segerah melepas pungutan ciuman nya itu, dan berkata lagi, "Kalau di terus kan!" Nanti riasan ku ini akan hancur sayang, dan susah buat ku untuk memperbaiki nya kembali, bukan kah kita juga sudah hampir terlambat sayang.
Ck...! Aku sungguh tak rela kau keluar seperti ini sayang, dan akan semakin banyak mata yang akan memperhatikan
mu nanti, dan kenapa juga kau berias sungguh cantik malam ini sayang, "Aaron yang menggerutu, karena tak rela bila nanti wajah cantik istri nya di perhatikan banyak orang.
Hah...!" Alice menarik napas berat nya.
Sayang...!" Aku hanya berias sedikit, ini cuma soal cara berpakaian ku saja yang sedikit berbeda dan tak biasa nya, yang selalu asal.
__ADS_1
Dan Aku tak mau nanti sampai membuat mu malu malam ini sayang, yang mana malam ini, kamu Akan bertemu dengan klien mu sayang.
Ck...!" Kamu benar sayang, tapi ingat !" jaga pandangan mu nanti sayang, jangan sampai kau melirik kemana-kemana.
Ck...!" Baiklah sayang, Aku pun tak berani, bila kau ada di sisi ku, dan cukup Brayen yang kau pukul hingga babak belur. "Dengan melirik malas, Alice berucap.
Jangan kau sebut lagi nama nya, atau malam ini ku batal kan makam malam nya, dengan kesal Aaron mendelik tajam, seakan tak terima kalau istri nya, menyebut nama laki-laki lain.
Okey, baiklah!" Ayo kita berangkat sekarang sayang, dan jangan ngambek kan gitu, Alice yang mencoba merayu sambil kembali mencium bibir Aaron agar menghilang kan amarah nya saat ini.
Eeemmmm....."Ciuman itu terjadi sebentar tapi bisa menghilang kan oksigen nya, karena dalam nya ciuman tersebut, serta jangan di kata kan lagi bagai mana wajah Alice saat ini, untung lipstik nya anti luntur😀 .
Hah...hah...hah...!" Mereka mengambil napas sejenak sambil di lap lembut bibir Alice, dan Aaron berucap, jangan di ulang lagi dan ayo kita berangkat sekarang. "Aaron yang berucap dan sedikit mereda amarah nya, akibat ulah Alice ini.
Hingga mereka pun saat ini sampai lah di Restoran tersebut.
Selamat malam Tuan Nakamura !
Selamat malam Tuan Aaron !
Sesaat mereka bersalaman saat bertemu dan kembali duduk hingga pelayan datang, dan hendak mencatat pesanan nya.
Maaf Tuan Nakamura, apa sedari tadi ada yang mengganggu Anda Tuan, karena yang saya lihat, Anda seperti nya tidak fokus.
Oh....!" maaf Tuan Aaron, Aku seperti nya terpesona dengan Nona yang berada di samping Anda, dan kenapa sedari tadi Anda tidak memperkenal kan nya.
Jawaban tersebut, sungguh membuat Aaron semakin membuat amarah nya meningkat, hingga Alice menatap Aaron sambil menggenggam erat lengan nya dan menggeleng kepala, yang membuat Aaron sedikit bersabar dan mereda, hingga Aaron berucap.
Ohhh....!" Maaf tadi tidak memperkenal kan nya, dan perkenalkan, ini adalah istri saya yang paling saya sayangi serta berkata dengan sambil mencium bibir Alice sekilas, yang menunjukan kalau mereka seakan tak dapat di pisah kan, serta istri nya itu tak akan bisa di miliki oleh orang lain lagi.
Yang membuat, Tuan Nakamura patah hati, dan berniat juga ingin merebut nya, karena iya sungguh terpesona dengan kecantikan Alami istri nya Tuan Aaron tersebut.
Dan karena Aaron yang terus menunjuk kan kemesraan nya di depan Tuan Nakamura, dan hingga makanan mereka tiba pun, dan memakan sarapannya saja, dengan cara saling menyuapi, yang membuat orang berada di samping nya pasti kepanasan alias, jeles nya meningkat tinggi.
Hingga Tuan Nakamura tak sampai menghabis kan sarapan nya, tapi iya sudah hendak pamit undur diri, untuk menghindari pemandangan tersebut.
Aaron hanya mengangguk dan berkata iya dan terimakasih, serta melanjut kan kembali sarapannya, yang ala bucin tingkat Dewa, dengan gaya manja nya.
__ADS_1
Aaron saat ini merengek ke pada Alice. Sayang, suapi nya pake bibir nya sayang, kayak yang di Rumah sakit kemarin ?
No...!
Jawab Alice yang mulai panik, kayak ini aja uda cukup sayang, dan Aku saat ini ingin makan eskrim sayang.
Kenapa harus eskrim sayang !" Aku kan tak suka eskrim, dengan nada manja nya Aaron berucap.
Tapi sayang, entah lah, tapi saat ini Aku ingin makan eskrim.
Ck...!" Kamu ini, seperti orang sedang ngidam saja.
Ayolah sayang !" Alice yang merayu, sambil bergelayut manja dilengan Aaron.
Yang membuat Aaron seakan pasrah serta berkata, dengan satu syarat...!
Apa syarat nya sayang....?
Malam ini, kita bikin adonan Aaron Junior lagi, "Dengan sok cool nya Aaron berucap.
Eeemmmm..!" Bagaimana yah !
Tapi Kan Aku masih lemas sayang ?
Tenang saja, Aku sudah punya cara jitu, untuk tidak membuat mu terlalu capek sayang...!
Emang ada !" Jawab Alice polos.
Dan di balas Aaron dengan cengiran yang absolut, atau Alice yang gak nyambung atau emang oon, akhir nya, Alice hanya menyetujui nya saja.
Aaron kembali tersenyum devil, dengan hati bersorak, dan berkata di dalam hati, "Asik..."malam ini dapet jatah lembur....!
Pelayan....!
Bawakan berbagai macam eskrim kemari !
Baik Tuan...!
__ADS_1
Dan tak lama, tiba lah berbagai macam eskrim di atas meja makan mereka, yang membuat bola mata Alice seakan hendak keluar, tak percaya yang di lihat nya saat ini.