Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Pernikahan sederhana Alice dan Aaron


__ADS_3

Setelah Mereka semua telah sampai di Mansion Ayah nya Alice.


Nampak saat ini para tamu undangan tadi yang ramai telah sepi, di karena kan kejadian tadi yang tidak di ketahui oleh Alice, sehingga membuat semua pengunjung memutus kan untuk segerah pulang.


Tapi Tidak dengan pendeta nya, serta saksi bagi kelancaran pernikahan ini.


Yah...."Ayah Alice memutus kan untuk tetap melangsungkan pernikahan nya saat ini. Yang..."walau tampa para tamu dan sehabis iya menjemput putri nya itu, seperti saat ini, hingga....


Semua telah siap dan tinggal menunggu kedua mempelai saja.


Alice yang masih bingung, dengan situasi saat ini, yang mana masih terlihat tempat yang berantakan, serta ada pula bekas tetesan darah, yang berada di lantai dan satu lagi.


Kenapa masih ada Pendeta....!!!


Serta saat ini pun, dengan langsung di tarik lengan nya Alice, untuk segerah menghadap Pendeta, walau dengan tampilan nya yang...." bisa di tebak sendiri kanπŸ™„πŸ€”πŸ˜€..."yang mana... "Alice yang baru melarikan diri dengan menyamar sebagai Asisten MUA tadi yang tertembak.


Eh.." sebenernya itu bukan MUA, tapi juga orang suruhan Alice yang di bayar nya, untuk mengganti kan nya menikah.


Dengan iming-iming uang dan menikahi seorang CEO, siapa yang mau menolak nya.


Alhasil, terjadilah kejadian seperti tadi, dan kini dengan pakaian yang belum di ganti, karena takut Alice melarikan diri kembali.


Alice pun di paksa oleh Ayah nya, untuk segerah maju mendekati Aaron dan pendeta, serta dengan segerah pula mengikrar kan janji suci pernikahan mereka.


Maka dengan terpaksa pula Alice pun menyetujui nya, dan di karenakan melihat tatapan tajam dari mata Ayah nya itu juga.


Alice menjadi takut membuat Ayah nya lebih marah lagi, dan malu di pandang orang.


Tapi..."Apalah daya, hati dan tubuh tidak konsisten, yang mana saat terjadi nya sumpah tersebut, sedikit juga terjadi kekacauan, dan Alice dengan wajah tampa dosa nya berkata...


Apa yang harus aku jawab sekarang Ayah...?


Yang mana..."Membuat Ayah pun melotot kan mata nya dan mengeram sambil berteriak...! "Tinggal kau jawab Yah saja, apa susah nya sih.


Ohhh..."berarti Alice harus bilang yah, tapi kenapa harus di pakai nama Flores di sini Ayah....???


Dengan bingung, Alice yang oon atau pura-pura oon, Author juga gak faham yah, bikin puyeng nya gak ketulungan.

__ADS_1


Lalu Aaron pun mewakili Ayah mertua nya untuk menjawab Alice, "Eh...salah, belum sah yah, tapi calon Ayah mertua nya, dan Aaron pun berucap...


Karena Aku tidak mau suatu saat kau menuntut ku, dengan dalih nama panggilan mu saja, yang mana nama asli mu adalah Flores Agatha Leaman dan mengatakan bahwa pernikahan ini tidak sah.


Ck...kau iniπŸ™„, tau saja yang kupikir kan...!" yah sudah, terserah apa mau kalian, Alice sekarang sudah pasrah.


Baik ucap pendeta, kita ulang dari awal saja, dan Nona tinggal jawab "yah, faham....???


Hem.... "Jawab Alice, sebagai tanda iya sudah mengerti dan malas untuk mengikuti sejajaran pelaksanaan sakral ini.


Hingga Proses pun selesai dan kali ini berjalan dengan lancar serta tinggal memasang kan cincin di jari manis kedua mempelai hingga cincin yang harus Alice pasang ke jari Aaron pun terjatuh, dan menggelinding tepat di hadapan Ainsley.


Dengan cepat pula, cincin itu di kembali kan serta di pasang kan kembali di jari Aaron.


Semua orang bertepuk tangan, dan berteriak selamat serta berucap...


cium...


cium...


cium...


Tapi, Aaron dengan segerah menyingkir kan kedua tangan itu, serta menarik tengkuk leher nya dan mulai mencium nya dengan lembut dan penuh perasaan.


Alice pun..."yang tersadar, melotot kan mata nya lebar dan berucap di dalam hati, ciuman pertama ku di rampas oleh si Om cabul ini.


Dan...karena reflek, Alice pun meninju perut nya Aaron, Yang menyebab kan Aaron meringis kesakitan serta dengan segera melepas ciuman nya itu.


Ayah nya yang melihat aksi Putri nya itu pun, sontak terkejut serta berucap....


Alice...!!!


Apa yang kamu lakukan kepada suami mu sekarang ...???


Apa..."Ayah...!!!


Alice tidak melaku kan apapun, tapi Alice yg hanya membela diri Alice dari perbuatan Om mesum ini Ayah...! "Dengan masih wajah tampa dosa, Alice berucap seolah Aaron adalah buaya darat yang mencoba meleceh kan nya.

__ADS_1


Lalu..."dengan sabar pula Ayah mendekat dan mencoba menjelas kan, bahwa itu biasa di lakukan pada pasangan yang baru jadi.


Dan Alice, tidak faham itu juga, membuat kepala Ayah semakin pusing saja.


Dan akhir nya Alice mengerti serta dengan omelan Ayah, yang mengatakan, bahwa mulai sekarang, Alice bukan lah tanggung jawab Ayah kembali, dan melain kan suami nya, yaitu Tuan Aaron.


Alice pun dengan kesal pula menurut, akan tetapi selanjut nya, Alice bergegas pergi menuju kamar nya.


Tapi belum juga melangkah jauh, tangan Alice sudah di raih Aaron dan di genggam serta di tarik paksa, untuk segerah mengikuti nya, kembali ke Mansion nya.


Alice tak bisa berontak, karena kekuatan Aaron jauh lebih kuat.


Dan akhir nya mereka pun kembali, serta saat telah berada di dalam mobil nya Aaron, dan setelah mobil nya melaju, Alice pun memberanikan diri untuk bertanya....


Boleh kah mobil nya di putar balik karena, semua pakaian ku serta segala perlengkapan kuliah dan segala alat makeup nya, tertinggal di rumah.


Tapi dengan alasan apa pun, Aaron tak memberi cela, serta berucap...


Semua pakaian dan perlengkapan nya sudah di bawa sopir. Dan sekarang tidak ada lagi alasan bagi mu untuk kembali ke Mansion Ayah mu.


Alice dengan muka cemberut dan beralih menatap kesamping kaca jendela mobil, sambil memandangi jalanan, dan berpikir....


Habis lah nasib ku saat ini, Apakah aku setelah ini harus melayani nya juga.


Tidak.... "tidak mungkin, Aku tidak mau, dan pokok nya, harus ku cari cara untuk tidur terpisah serta cara agar aku bisa melarikan diri kembali.


Aku tidak mau dan tidak sudi terikat selama nya, dengan si Om nyebelin itu, dan sekarang seperti nya beralih menjadi Om mesum.


Ihhh..."Aku sungguh takut berhadapan dengan nya sekarang, bagaimana tidak, tadi saja dia memaksa mengambil ciuman pertama ku.


sungguh mengesal kan, aakkhhhhh...."Alice yang terus menggerutuki diri nya sendiri, dan hanya berani berkata seperti itu di dalam hati.


Hingga tampa terasa mobil mereka sudah berhenti dan mereka harus segerah turun serta kembali Memasuki Mansion Aaron.


Aaron yang sedari tadi menatap Alice, serta tersenyum, tau pasti banyak sekali yang di pikir kan oleh istri kecil nya itu, yah karena Alice yang berusia 17 dan hendak memasuki 18 dan sedang kan Aaron yang hendak memasuki usia 30 tahun itu.


Jadi wajar Alice suka memanggil nya dengan sebutan Om, karena usia mereka yang terpaut jauh, tapi Aaron yang tampan, dan tidak menunjuk kan usia nya seperti itu.

__ADS_1


Melain kan wajah nya, yang masih terlihat muda, serta Aaron sedikit-demi sedikit, sudah memahami watak istri nya itu.


Yang mana saat ini, dia pasti kesal nya bukan main dan mulai sedang merancang rencana.


__ADS_2