Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Kemarahan Aaron


__ADS_3

Alice.....!


"Teriak Aaron mengeram marah, yang begitu saja meninggal kan dirinya, di saat yang genting seperti ini.


Sialan....!" Umpat Aaron kesal, masih sambil menahan sakit di ************ nya itu, hingga rasa tak nyaman mulai mereda sedikit demi sedikit.


Lalu keluarlah, dia dari dalam kamar nya, dan mencoba mencari istri nya saat ini.


"Dimana si kelinci nakal itu !" Berani sekali dia menghajar ku, dan tunggu saja balasan dari ku, dengan senyum devil, Aaron mencoba keliling Mansion nya, untuk mencari keberadaan istri nya sekarang.


Hai pelayan....!" Kau melihat Nyonya mu ?


Oh..." Nyonya Tuan !


Ada....!"Di belakang, sedang main ular tangga bersama Tuan Ainsley di depan kolam Tuan.


kurang ajar !" Setelah iya melakukan itu. Sekarang dia malah asyik-asyikan bermain-main.


Lalu terus melaju, menuju ke tempat yang di beritahukan pelayan tadi, hingga penampakan itu terlihat sangat tidak nyaman dimata Aaron.


Bagai mana tidak, setelah Alice melakukan penganiayaan terhadap dirinya tadi, dan sekarang terlihat seperti tidak perna terjadi masalah apapun. Bahkan saat ini, istri nya itu terlihat lebih santai, seperti tidak perna terjadi masalah dan bermain dengan gembira, sambil tertawa lepas.


Dan Aaron merasa itu tidak efisien, karena selama bersama nya, Alice tidak pernah tertawa seperti itu.


Alice...!" Teriak Aaron kuat, dan langsung membuat dua anak manusia tadi, yang sedang asik bermain, langsung menoleh dan menatap heran, tapi berbeda dengan Ainsley yang nampak pucat pasih, serta berguman didalam hati, "Matilah Aku. Macam mana ini ! sepertinya singa sedang mengamuk.


"Aaron melangkah dengan lebar, dan sudah mendekat saat ini, lalu mencekal tangan Alice kuat, hingga Alice memberontak dan membuat Aaron memutus kan untuk menggendongnya dengan cara seperti mengangkat karung beras. Dan tak lupa, Alice masih terus memberontak walau dalam gendongan Aaron dengan cara menggeliat dan memukul-mukul Aaron, hingga saat ini mereka telah berada kembali di dalam kamar nya.


Serta tak lupa pula Aaron mengunci pintu kamar nya, dan menyimpan kunci didalam saku celana nya, lalu menghempas kan tubuh istri nya itu di atas ranjangnya yang super empuk itu.

__ADS_1


Aaawww....!" Teriak Alice, merasa sakit dan terkejut.


Dan Aaron langsung berucap, sambil membuka pakaian nya satu persatu, serta mendekati Alice saat ini, dan ini sungguh membuat Alice dilema.


Kamu mau apa...?


Kenapa sayang !" Bukan kah kita sudah biasa melakukan ini, dan jangan bilang saat ini kau mau menolak nya, setelah semua yang kau laku kan tadi hah, dan inilah hukuman untuk mu sayang.


Tidak saat ini kan, dan Aku juga sedang tidak mood, dengan sambil menghindar dan beringsut kebelakang pojokan ranjang nya, Alice merasa tidak efesien melakukan ini, disaat hati nya masih belum merasa nyaman.


Kenapa tidak...!" Dengan kencang nya Aaron berteriak marah, meluap kan segala emosi nya saat ini.


Setelah semua yang dilakukan nya, dengan membuat kembali nya nama baik perusahaan, dan di saat iya ingin bercinta. Malah menemukan istri nya sedang berada bersama pria lain, dan di saat iya hendak menjelas kan, mala istri nya menghajar nya, dan ditemukan sedang tertawa lepas bersama Asisten nya sendiri, yang mana, selama ini, iya pun tak perna merasakan hal seperti itu.


Dan apa salah, iya hendak marah saat ini.


Dan tampa kata lagi, Aaron langsung meluap kan semua kekesalan nya itu, dan karena rasa cemburu nya itu, hingga terjadilah pergumulan pada diri nya dan Alice, dan saat ini pun terjadi sangat kasar, karena ada sedikit paksaan hingga Alice pun menangis saat bercinta kali ini.


Hingga Aaron merasa puas, barulah iya menghentikan nya, dan ini membuat Alice berpikir, apakah iya salah mengambil keputusan itu, atau iya harus kembali kabur dari suami nya ini kembali, walau tidak memungkiri kalau saat ini seperti nya, rasa itu sudah mulai tumbuh.


Dan dilihat nya, saat ini Aaron suami nya itu, sudah tertidur lelap di samping nya dan masih belum menggunakan sehelai pakaian pun, sama seperti diri nya, yang saat ini masih polos, hanya ditutupi satu selimut besar.


Alice hendak berdiri saat ini, tapi Aaron meraih tubuh nya, dan memeluk nya erat, dengan mata masih terpejam.


Maka, iya hanya bisa pasrah dan terus berpikir, apakah iya akan kembali kabur, dan mulai mencari cara untuk kabur kabur kembali, hingga rasa kantuk kembali mendera dan kembali tertidur.


******


Di sisi lain, Nyonya Dona saat ini telah gencar, terus mencari cara untuk mencoba mendekati Tuan kendrik, dan berapa kali membuat janji. Hingga Tuan kendrik berkata iya ada waktu kosong malam ini.

__ADS_1


Nyonya Dona dengan semangat nya, hingga iya sudah bersiap untuk pertemuan nanti malam, dan itu juga diketahui oleh manta suami nya, Tuan William.


"Mau kemana kamu sayang...!


"Biasa sayang, Aku mau pergi ke salon, untuk pertemuan nanti malam. Karena seperti rencana kita semula, dan siap-siap saja, kau nanti ku kasih kabar dan membuat kejutan itu.


Mengerti sayang, lalu terus mencium bibir Tuan William sekejap dan bersiap hendak segerah pergi.


Tapi malah ditahan oleh Tuan William, dan berucap !" Benarkah itu sayang, sambil menarik pinggang Nyonya Dona dan membuat ciuman itu lebih dalam, hingga tampa kata lagi, mereka kembali melakukan adegan itu, hingga hari menjelang hampir sore. Nyonya Dona bangkit untuk bergegas kembali, untuk segerah pergi ke salon tadi, yang tertunda, karena aksi Tuan William.


Sayang...!" Aku pergi ke salon dahulu yah.


Sambil kembali mencium Tuan William yang masih polos dan meringkuk di atas ranjang nya, dan segerah berlalu sambil berkata.


Jangan lupa nanti malam, dan bawa semua wartawan.


Baik sayang....!' Teriak Tuan William sambil tersenyum lebar dan kembali melanjut kan tidur nya.


"Hingga saat ini, Tuan kendrik mencoba menghubungi menantu nya itu dengan mengirim kabar. "Nanti malam aksi kita akan segera di laksanakan, maka bersiaplah menantu ku, dan akan ku kirim kan lokasi nya nanti.


Aaron yang terbangun dari aksinya tadi siang, dan melihat istri nya saat ini masih tertidur. Dan iya segera terbangun karena mendengar notivasi yang masuk di hp nya, langsung melihat dan membalas.


Baik Ayah mertua, nanti malam siap beraksi, dan kita beri mereka pelajaran agar mereka merasakan akibat dari ulah nya.


Lalu berdiri setelah membalas dan menuju ke kamar mandi, untuk segerah membersih kan tubuh nya.


🌹🌹🌹🌹🌹


Yang masih penasaran, besok di lanjut yah, see you dan terima kasih telah membaca, serta cobalah tinggal kan jejak nya, agar author lebih semangat menulis 😍

__ADS_1


__ADS_2