Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Sarapan dengan Ciuman


__ADS_3

Benarkah sayang...! "Kau sudah mau makan dan mau ku suapi. "Baik aku pun akan segera makan juga, maka dengan segerah pula Aaron menelpon Ainsley untuk membawakan sarapan nya juga, dan dengan segerah mendekati istri nya, untuk segerah menyuapi nya.


Aaakkkk...."sayang.....!


Alice pun menggelengkan kepala nya, sulit...! muka ku masih sakit untuk di gerakan....!


Eh....! "Kalau begitu sedikit saja di buka mulut nya sayang, karena ini kan bubur, kamu pasti bisa memakan nya.


Akan ku coba, tapi jangan di paksa yah...!


Iya....! "Tidak apa sedikit, asal perut mu itu, saat ini ada isi nya. Terlebih Aku berharap kamu mempunyai isi Junior Aaron. Dengan cekikikan pula, Aaron mulai berani kembali menggoda istri nya.


Alice yang mendengar pun hampir tersedak dan melotot kan mata nya, hendak protes, tapi kondisinya belum fit.


"Aaron yang sadar pun". Kini iya melamun sejenak, mengingat iya yang sudah melakukan itu beberapa kali, dan kemungkinan besar, benar benih itu akan tumbuh, serta apakah saat itu istri nya yang sedang mengandung dan akan terus mengalami ke adaan yang seperti ini.


Iya ingin sekali menyelesai kan misi nya itu, serta kembali membawa istri nya, ke Negara di mana iya bisa dengan tenang, meninggal kan istri nya dengan penjagaan nya di sana.


Karena melihat Aaron yang saat ini berhenti menyuapi nya, serta saat ini pun Aaron dalam keadaan melamun.


Alice pun mencoba menyadar kan nya ! "Sayang....! kenapa berhenti, Aku kan masih lapar....!


Ah..."Iya sayang....! Maaf....!


Dan menerus kan menyuapi nya, hingga Ainsley datang serta melihat pemandangan tersebut, yang menjadi tenang hati nya. Yang mana tadi begitu bingung melihat Tuan nya yang mulai murung, serta terus memikirkan istri nya, hingga iya melupakan kondisi nya sediri yang mana sampai saat ini pun, belum sedikit pun menyentuh makanan.


Tok....


Tok...


Tok...


Permisi Tuan, ini sarapan yang Anda pesan tadi. "Ah...! "Terimakasih Ainsley, lalu langsung mengambil bingkisan tersebut, trus membuka nya, serta langsung menyeruak lah harum yang semerbak, hingga membuat istri nya melirik.


Itu..."Makanan apa....?


Ah..."Ini sayang, cuma makanan jepang, hingga Alice yang mendengar melotot kan mata nya, dan menatap ingin, dengan sorot mata yang mengiba.


Boleh Aku cicip sedikit !" Yang sangat juga menginginkan kan makanan tersebut.


Tapi, Dokter belum mengizinkan nya sayang. Karena kamu yang masa pemulihan, akan sulit untuk menguyah nya.


Tapi cuma sedikit boleh kan, ini cuma ingin menghilang kan rasa ingin ku saja sayang...! "Plissss....!

__ADS_1


Apa Aku harus tanya ke Dokter lagi yah...!


Jangan sayang, yang ada nanti, Aku malah benar-benar tidak merasa kan nya ! "Plisss....!


Tapi sayang, Aku tidak mau ambil resiko, ini makanan benar karena ada yang berasa pedas, serta sedikit susah untuk di kunyah.


Aku akan mengunyah nya dengan pelan sayang, dan untuk masalah sedikit pedas, bukan kah yang bermasalah itu di wajah ku, bukan perut ku.


Ohh..."Ayolah sayang....! "Aku sudah lama menginginkan nya, dan Aku tau dari bau nya itu, yang kamu pesan itu Sashimi, Yakiniku, udon serta minuman Aojiru benar kan.


Benar sayang ! "Kenapa kamu bisa tau dari bau nya saja.


Ah...! "Aku memang sangat menyukai nya. "Ayo cepat suapi Aku sekarang sayang. Sebelum Dokter dan perawat tiba, serta memarahi ku.


Sontak Alis Aaron naik mendengar penuturan itu, iya bimbang harus melaku kan apa, hingga tercetus ide dan bertanya kamu mau makan apa...?


Sashimi dulu sayang, dan setelah nya, Alice melirik, Aaron yang saat ini mengambil Sashimi nya, serta dengan berharap segerah menyuapi nya, dengan sedikit menelan air liur nya, karena sudah sangat menginginkan nya.


Tapi sesaat yang di tunggu itu malah mendarat ke mulut Aaron, yang membuat Alice cemberut, lalu tiba-tiba, dengan sedikit kunyahan Aaron pun menyuapi nya secara langsung dari mulut nya ke mulut nya Alice.


Alice yang semula cemberut, kaget bukan kepalang, serta ingin berteriak saat ini.


Tapi dengan segerah pula, Aaron memberikan minuman nya dan membuat Alice, yang hati nya kembali menjadi dingin.


Alice menggeleng kepala sambil berkata !" Curang dengan tatapan kesal.


Aaron hanya tersenyum dengan menerus kan sarapan nya, yang membuat Alice melirik serta kembali tergiur.


Aaron yang melihat pun, kembali berkata, kalau mau lagi bilang saja...!


Gak...!" Sambil mengalih kan tatapan nya.


Mie...udon nya enak lo, yang membuat Alice meneguk ludah nya kasar.


Glek...!


Aaron tersenyum, terus menggoda Alice, kamu mau Yakiniku sayang, nanti Aku suapi kembali.


Alice sudah tidak tahan lagi pun, hanya bisa memanggut kan kepala nya, dan sontak itu, sangat menggemaskan bagi Aaron, serta dengan segerah menyuapi Alice dengan cara yang sama seperti pertama, Tapi kali ini lebih meresapi dengan sedikit kecapan ciuman mereka yang terdengar seperti alunan musik yang sangat nikmat dan dapat membuat aliran darah anak muda meningkat hingga Alice hampir tersedak.


Yang dengan segera membuat Aaron mengambil kan minuman nya serta membuat Alice terlihat sedikit susah bernafas.


Kamu tidak apa-apa sayang, apa perlu ku panggil kan Dokter sekarang, dan di balas Alice dengan menggeleng.

__ADS_1


Habis kan sarapan mu saja, dan jangan membuat ku kembali tergiur lagi.


Aaron terkikik mendengar nya, dan menjawab, baik lah sayang, nanti setelah kau keluar dari Rumah sakit ini, akan kupasti kau akan ku belikan lagi.


Benar kah, "ucap Alice berbinar...!


"Aaron pun menjawab dengan anggukan kepala, serta dengan cepat pula menghabiskan sarapan nya.


Kamu mau menghabis kan bubur nya tidak sayang.


Alice menggeleng kepala pelan, tidak selera. Dan Aaron pun dengan segerah mengemas nya, karena Alice sudah tak mau menyatap nya lagi. Serta tak lama Dokter dan suster telah tiba untuk memeriksa kembali Alice.


Kondisi nya sudah mulai membaik, mungkin bisa dalam beberapa hari, iya pun sudah boleh pulang.


Benar kah...!" ucap Aaron yang sudah bersemangat dan membayang kan dapat bermesraan kembali bersama istri nya itu.


Benar Tuan, asal istri Anda dapat mengikuti segala perawatan dengan benar di sini.


Aaron yang mendengar serta melirik istri nya, yang mana tadi iya sudah melanggar dengan memakan sarapan dari luar Rumah sakit, yang mungkin bisa menyebabkan komplikasi lain nya.


Alice pun tersenyum canggung, tapi mengungkap kan juga keinginan nya itu.


Maaf Dokter...!" Saya boleh bertanya...?


Silahkan Nyonya...!


Apakah saya boleh makan, makanan dari luar, karena Aku begitu tidak berselera dengan makanan di Rumah sakit ini.


Seperti apa Nyonya maksud nya...?


Seperti masakan Jepang Dokter...!


Ohh..."Masakan Jepang banyak pula yang terbuat dari ikan, dan itu bagus untuk pemulihan, tapi tidak dengan yang keras terlebih dahulu, serta jangan memilih yang pedas, bila itu mengganggu perut, bukan berarti Anda akan sering bergerak hendak buang ampas makanan tersebut.


Serta membuat Aaron terkikik mendengar nya, tapi tidak pula dengan Alice yang kembali berucap...!" berarti Aku boleh saat ini memakan masakan Jepang Dokter ?


Hem...! Jawab Dokter, dan telah selesai pula, Dokter memeriksa nya dan hendak meninggal kan Ruangan tersebut.


Lalu Aaron berucap !" Sayang....! Apa kamu masih menginginkan masakan Jepang itu....?


Dan di lirik Alice....!


*****

__ADS_1


Kita sambung dahulu yah, dan siapa yang mau berbuka dengan masakan Jepang tunjuk tangan yah😀😍.


__ADS_2