
Setelah Tuan Kendrick berucap seperti itu. Sudut bibirnya mengembang lebar. Seperti ada terbesit sesuatu rencana besar yang entah orang lain tidak ketahui.
Dan..."disisi lain, Tuan Aaron berpikir sejenak, apa yang hendak dibicarakan besok oleh Tuan Kendrick kepada dirinya. Dan ini semakin dipikir, maka jiwa ke kepoannya semakin berontak.
Masalah nya, ia yang telah terbiasa sedari kecil, dengan mendapat kan segala sesuatu yang dengan mudahnya.
Tapi tidak Kali ini, dan ia yang mesti bersabar agar misinya kali ini bisa tercapai.
*
*
*
"Kini...dibelahan Negara lain, seorang wanita cantik baru saja turun dari mobilnya. Dan juga terlihat sangat sederhana, serta tepat didepan pintu gerbang Mansion megah dan menjulang tinggi.
Maka...dengan cara mengendap-endap pula, Ia dengan segera memasuki nya, serta memberi kode ke pada para penjaga, agar tidak berisik saat ini.
Wanita tersebut masih mencoba menapakkan kaki nya menuju ke dalam Mansion tersebut dengan langkah lebar dan tampa suara.
Tapi...saat hendak menapakkan kaki nya ke atas kaki anak tangga yang menuju ke kamar tidur nya, yang agar dapat beristirahat dengan cepat.
Alih-alih berhasil apa yang di lakukannya, dan tampa menyala kan lampu.
Ia pun terkaget dan melihat, yang mana tiba-tiba lampu sudah menyala, serta memperlihatkan, satu penampakan yang amat sangat menyeramkan.
Hehehe Alice yang menoleh sambil cengengesan dan berucap...., "Ayah....belum tidur ! "Sambil menghampiri Ayah nya, Alice pun merangkul sebelah bahu Ayah nya dan terus berucap.....
Kenapa Ayah belum tidur, ini kan sudah larut malam.
Nanti kalau sampai, kesehatan Ayah terganggu bagaimana Ayah. Dengan menunjuk kan mata puppy eyes nya, Alice pun berucap juga agar terhindar dari amukan serta ceramah yang panjang lebar dari Ayah nya.
Tapi tak ayal terhindar, Alice malah mendapat tatapan tajam dari Ayah nya, yang menunjuk kan kalau Ayah nya sedang marah saat ini dan hendak menginterogasi nya.
Kamu sudah dewasa kan Alice !
Hemm....! "Dan di sertai juga dengan anggukan kepala oleh Alice.
Kamu bukan anak menengah atas lagi kan ? dan kamu juga sudah menjadi Mahasiswi di saat usia mu yang sudah menginjak 17 saat ini kan ?
Iyah...Ayah. "Aku pintar kan, sambil terus memeluk, berharap dengan pujian itu, Ayah telah memaafkan nya karena sudah merasa dewasa.
Kalau begitu, Ayah terlalu memanjakan mu selama ini...!
Maksud Ayah....!!!
Tunggu dulu....🤔
Alice sungguh tidak mengerti Ayah...!
Bukan kah🤔, Ayah tadi sudah memuji Alice, dan mengatakan kalau Alice adalah anak yang pintar dan dewasa. Kenapa jadi sekarang Ayah mengatakan Alice terlalu manja, serta salahnya Alice dimana Ayah.
__ADS_1
Salah nya Ayah yang selalu mendiamkan kamu selama ini, dan yang selalu kabur secara diam-diam seperti tadi, sehingga kamu berani pulang malam seperti ini terus.
Ayah sudah tua Alice, musuh Ayah di luar sana banyak sekali. Dan yang Ayah punya cuma kamu. Maka dari itu, Ayah akan menjodohkan mu mulai besok.
Apaaaa.....!!!!!
Tidak...! tidak...! Ayah.....!
Itu.... "Sungguh tidak benar kan Ayah....?
Alice anak kesayangan Ayah kan ! dan Alice masih mau menempuh pendidikan Ayah.
Ayah tau Alice...!
Dan ini juga karena Ayah yang sayang Alice, serta agar ada yang selalu memantau dan menjaga Alice kesayangan Ayah nanti nya. Dan soal pendidikan, nantikan masih bisa ditempuh walau sudah menikah. Maka keputusan Ayah sudah bulat.
Tidak..."Ayah....!
Alice..."Sungguh tidak setuju dan....
Dan apa...???
Kamu mau kabur lagi...."Dengan tatapan tajam..."Ayah nya berucap yang membuat Alice sungguh dilema.
Pengawal.....
Siap Tuan....
Baik Tuan....!
Ayah....!
Ini sungguh tidak Adil...!
Ayah sungguh tidak sayang Alice lagi, "Dengan sambil berteriak, Alice ditarik pengawal menuju kamar nya hingga dikunci dan dikurung.
Ayah nya pun hanya bisa menarik napas panjang. Dan kini menuju ke Ruang Kerjanya. Lalu duduk, serta mengambil dan menatap poto sang istri.
Sambil berucap Ayah...
Mama... ! "Maaf kan Ayah yang salah mendidik anak mu. Tapi Ayah berjanji akan memperbaikinya. Dan ini juga adalah pilihan yang tepat menurut Ayah.
Yah...tepat...! dan muda-mudahan saja lelaki itu dapat dipercaya, maka aku sungguh berharap kepada nya.
*
*
"Di Keesokan harinya, di suatu Negara. "Sudah siap semua kah ! Dan kalau sudah, Ayo kita berangkat sekarang.
Sudah Tuan, dan sekarang sudah waktunya kita berangkat, tapi kira-kira apa yang akan Tuan Kendrick bicarakan yah Tuan.
__ADS_1
Aaron pun menatap tajam asisten nya tersebut, yang membuatnya bergidik bulu roma, serta membatalkan pertanyaannya, dan mengalihkan pembicaraan dengan berkata "Oh yah...Tuan, pesawat kita sudah siap landas. Tinggal kini menunggu Tuan saja.
*
*
"Serta...disuatu Mansion besar. Dengan pasilitas yang mewah dan tak kekurangan sedikit pun. "Aku harus memiliki cara agar bisa kabur dari sini kembali.
Dan ini ! mana bisa Ayah akan menikah kan ku disaat usia ku, yang masih muda seperti ini. Bukannya Ayah tau, kalau aku masih ingin bebas, serta tidak suka dikurung dan dikekang seperti ini.
Dan kalau pun aku jadi menikah. Maka bukan kah ini, kesempatan ku untuk bebas, akan lebih sulit. Serta terlebih aku sendiri tidak tau sifat suami ku itu nanti, apakah lebih protektif dari Ayah atau tidak.
Tidak...tidak.. tidak...."ini tidak boleh terjadi. Dengan mondar mandir, Alice sudah gelisah dari semalam, bahkan ia sampai tidak bisa tidur dengan nyenyak nya, dan terus memikir kan cara bagai mana kabur dan terhindar dari perjodohan ini.
Apakah...kalau sampai aku tidak bisa kabur, maka habislah riwayat ku. Dan aku sebaik nya menyamar menjadi orang jelek serta idiot saja yah🤔.
Tapi kalau Ayah yang menggagalkan nya lagi nanti, bagai mana ini...!
Alice terus berpikir sampai rasa kepalanya mau pecah.
*
*
Serta disuatu kantor. Yah..."Aaron telah sampai dan memasuki gedung tersebut dengan wajah dingin serta tampan dan berwibawa.
Yang mana membuat semua karyawan dan karyawati disana berdecak kagum serta bertanya-tanya, siapakah yang datang ini, sungguh mempesona dan perfect, hingga sang asisten bertanya dimana ruangan kepala pimpinan Anda dan mengucap kan siapa yang datang ini.
Baru lah mereka tau dan bergidik takut serta menunduk, dan segerah memberi pelayanan yang ekstra terbaik.
Bukan apa-apa, mereka semua tau siapa Tuan Aaron. Dan yang bermasalah dengan nya, maka ia akan bisa hancur dalam sekejap.
Hingga akhir nya saat ini mereka pun sudah didepan ruangan kepala pimpinan.
*
*
Tok...tok..tok....masuk, karena sudah diberi tau tadi. "Tuan Kendrick pun sudah bersiap serta mereka pun sekarang sudah duduk dengan bertatap muka langsung.
To the points saja ! "Aaron dengan tegas berkata dan tak mau membuang banyak waktu nya, serta menatap tajam..."Tuan Kendrick dan menunggu apa yang akan disampai kan saat ini.
Baik...! Begini Tuan Aaron....!
Anda begitu ingin memiliki saham di perusahaan ku kan.
Hem..."jawab Aaron singkat.
Baik..."Tapi dengan syarat dan aku akan memberikan 35 persen itu dengan percuma, bagaimana... "apakah anda menyetujui nya.
Dengan terkejut Aaron pun menatap tajam Tuan Kendrick dan mencari tau apakah ini jebakan.
__ADS_1
Tapi Tuan Kendrick bersikap santai, serta terus menunggu jawaban dari Tuan Aaron tersebut.