Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Kabur nya Alice


__ADS_3

Di mansion megah itu, telah siap dengan segala persiapan acara serta keluarga inti yang diundang, untuk menyaksikan hari sakral pertunangan Putri nya saat ini.


Terbesit senyum mengembang di wajah nya.. "Hingga.


Tuan....!


Tuan....!


Seorang pelayan berlarian menuju ke hadapan Tuan Kendrick, serta seperti nya akan memberikan kabar buruk baginya.


"Ada apa....? "ucap Tuan Kendrick.


"Itu....! "Begini Tuan...! "Dengan gugup, pelayan tersebut berucap dan ditanya kembali oleh Tuan Kendrick dengan berkata...


Cepat kata kan ?" Ada apa ini....!


"Itu Tuan...!


Nona...!


Nona...!


Ada apa dengan Nona, tanya Ayah Alice dengan panik.


Nona...! "Tuan....!


Nona tidak ada didalam kamarnya saat ini...!


Apa...!


Bagaimana bisa...?


Dimana para penjaga saat ini ?


Siap...Tuan...!


Dengan mimik wajah takut nya, para penjaga menghadap hingga gemetar. Dan bagaimana tidak, yang dihadapinya saat ini adalah penguasa di Negara ini, dan apa pun bisa ia lakukan. Seperti saat ini.


Dengan tatapan tajam sedang menunggu penjelasan, kenapa Putri nya itu bisa hilang.


Maaf Tuan...!


Tapi kita sedari tadi terus berjaga Tuan. Akan tetapi tidak ada yang mencurigakan untuk memasuki serta keluar kamar Nona..." Tuan!


"Sampai..! "Perkataan tersebut pun berhenti.


Sampai apa...? "Tanya Tuan Kendrick penasaran.

__ADS_1


Sampai tadi ada MUA yang masuk hendak merias Nona Alice, "Tuan !


Dan dari situ, kita tidak tau lagi siapa yang keluar masuk.


Apa...!


Tuan Kendrick marah besar serta menatap tajam ke arah penjaga Putrinya tersebut. Hingga terdengarlah suara tamparan menggema ke seluruh ruangan. Yang dilemparkan kepada para penjaga Putrinya tersebut. hingga membuat suasana menjadi hening tercipta sebentar, dan Tuan Kendrick kembali berucap.


Cari Putri ku sampai dapat, dan bawa ia pulang segerah. Kalau tidak, kalian akan tanggung akibat nya, yang lebih parah lagi dari yang ini. Hingga membuat penjaga itu bergidik ngeri serta secepat nya memulai pencarian Nona Alice.


Lalu Tuan Kendrick memerintah kan seperti biasa, kepada seluruh pengawal nya untuk mencari dan menemukan Alice secepat nya, sebelum musuh mengetahui terlebih dahulu dan mencoba mencelakakan Putri nya tersebut.


*


*


"Di dalam mobil mewah, Aaron mendapat telpon dari sekertaris nya Jhon, dengan mengata kan, "Maaf Tuan.


Seperti nya, Pertunangan Anda akan dibatalkan sementara ini.


Apa maksud nya, dengan penasaran Aaron berucap, dan bukan apa-apa, tidak mungkin Tuan Kendrick dengan mudah nya menarik kesepakatan itu, yang mana ia sangat menginginkan nya.


Eeemm..."itu Tuan....!


Putri Tuang Kendrick, kabur dari Mansion. Dan seperti nya, ini sering terjadi.


Karena ini dilihat dari segi yang diucap kan oleh Tuan Kendrick. Dan mereka sedang mencari nya saat ini.


Sekertaris nya pun berucap, bisa jadi Tuan!" mengingat...Tuan Kendrick juga mempunyai banyak musuh.


Baik... "kabari lagi, bila kau mendapatkan informasi selanjutnya, dan setalah di jawab, Aaron pun menutup telpon nya.


Ainsley yang penasaran lagi, kembali berucap, "ada apa Tuan...?


Apakah rencana ini akan di terus kan. Yang mana, saat ini Aaron akan kembali ke Negaranya. Beralasan ada sesuatu hal yang penting, serta untuk mengulur waktu, dan mengirim sekertaris nya itu, untuk menghadiri acara tersebut dengan mewakilkan nya.


Tapi..."rencana... tinggallah rencana....


Semua yang sudah di rencana kan, hancur karena kaburnya Alice, Putri Tuan Kendrick tersebut. Dan ini membuat Aaron nampak berpikir. Ini kabar baik atau buruk. Belum bisa ia fahami, dan ia pun hendak menyuruh sang sopir, untuk berputar balik ke Mansion nya, Tapi... tiba-tiba...


Saat kendaraan yang dinaikin Aaron hendak berputar balik, tiba-tiba saja...


Duarrrr....! suara tabrakan yang sangat cepat, seperti kendaraan lain tersebut, hendak terburu-buru dan ketika Aaron hendak marah.


Tiba-tiba, penumpang dari mobil yang menabraknya tadi keluar dengan panik, serta menggedor kaca jendelanya dengan keras, dan berucap...


Tuan....!

__ADS_1


Tolong bantu saya....!


Aaron yang hendak marah dan tampa menurun kan kaca jendela nya. Tapi masih dapat melihat, seseorang di luar kendaraan nya tersebut, dengan penampilan yang acak-acakan dan gelisah, seperti dikejar setan.


Aaron pun menyadari, seseorang tersebut tidak asing baginya, hingga ia menurun kan kaca jendela nya, serta Tuan...!


Tuan..!.


kasihanilah saya Tuan... !


Saya sedang dikejar para penjahat itu Tuan. Maka dari itu, tolong lah saya Tuan, dan saya akan membalas kebaikan Tuan ini dilain waktu, kalau saya bisa.


Aaron pun menatap datar, dan sedikit menaikan alis nya. Tanda ia sedang berpikir sesuatu, hingga Ainsley berbisik..


"Tuan...! bukankah wajah nya mirip dengan Nona Alice.


Hem...! jawab Aaron.


Lalu Ainsley pun berucap, "jadi..."Bagaimana ini Tuan...?


Suruh Ia masuk cepat....!


Ainsley pun tersentak, kaget dengan perkataan Tuan nya, yang dikira akan mengusir Nona Alice tersebut dan meninggalkannya di sini.


Nampak salah satu teman nya mendekat dengan luka yang tak jauh beda dengan Nona Alice, dan berucap..."Alice...cepat lah pergi, sebelum kamu tertangkap lagi dan tak dapat melarikan diri lagi.


Alice pun yang menoleh mendengar ucapan sahabat nya tersebut, dan menatap Iba Tuan Aaron. untuk segerah menolong nya saat ini.


Yang sebelum para pengawal Ayahnya datang, untuk menemukan nya, serta membawa nya pulang, dan kembali mengurung nya, untuk kembali melanjut kan perjodohan tersebut. Dengan mengemis pula, Alice terus memohon.


Tak lama Ainsley pun keluar dari dalam mobil dan mempersilahkan masuk serta duduk disamping Tuan Aaron. serta ia segerah berputar kembali duduk di samping sang sopir.


Barulah setelah itu, mobil kembali melaju dengan cepat. Dan kini di posisi kecelakaan itu.


Dengan cepat diketahui dengan pula oleh para pengawal Ayah nya. Tapi sayangnya mereka terlambat, karena saat ini mereka tidak dapat menemukan Nona Alice didalam kendaraan tersebut.


Ayah Alice yang mendengar Putri nya kembali menghilang, ia kembali murka dan terus memerintahkan pengawalnya terus mencari hingga dapat.


*


*


"Di dalam mobil Aaron..."Nampak, ia saling diam saat ini dengan wajah Aaron yang tetap datar dan dingin.


Alice saat ini merasa Aman dan minta diberhentikan disuatu tempat yang membuat Aaron bingung. Karena tempat itu adalah tempat kumuh serta membuat Aaron menjadi penasaran akan kehidupan dari Alice.


Cukup berhenti disini...!

__ADS_1


"Ucap Alice dengan ramah, dan mobil pun berhenti, serta Alice pun berucap terima kasih dan bila nanti di waktu saat mereka bertemu lagi. Ia berjanji akan membalas kebaikan nya. Dan kini berlalu keluar dari dalam mobil, karena nampak tak ada raut senyum ramah atau apapun dari Aaron yang terus menunjukkan wajah dingin dan datar nya, hingga Alice yang memutus kan keluar sendiri tampa diberi izin oleh sang pemiliknya.


Terimakasih Alice nampak sudah turun serta menutup pintu mobilnya, sambil melambai kan tangan dan berlalu meninggal kan mobil tersebut.


__ADS_2