Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Alice di culik


__ADS_3

Matahari sudah memancar kan cahaya nya, hingga menembus masuk ke tirai kamarnya.


Dan saat ini pun Alice terbangun dengan silau pencahayaan tersebut, hingga iya pun berusaha berdiri dan...Aaawww...iiisss...


Yang mana membuat Aaron pun ikut terbangun saat mendengar nya, dan melihat istri nya yang kesakitan pun, langsung bergegas duduk serta berdiri di hadapan Alice istri nya itu, dan berucap...


Sakit kah sayang, Ayo ku gendong, dan langsung Aaron menggendong Alice, tampa berkata lagi, dengan cara bridal style nya, hingga sampai lah di bathtub dan segerah menaruh nya pelan, yang di sertai juga dengan mengisi air dan bertanya, apakah mau di mandikan sekalian.


Yang berhasil membuat pipi nya Alice memerah karena malu, serta berucap...


Tidak, sudah...ini saja sudah cukup kok, dan aku bisa mandi sendiri, dengan tertunduk malu Alice berucap.


Yang mana membuat Aaron tersenyum simpul sambil mentuil hidung istri nya itu dan berucap, yah sudah...kalau begitu, dan kalau ada yang di butuh kan bantuan lagi, kau boleh memanggil ku nanti yah, dan tak lama iya juga mencium kening istri nya itu, serta mengucap rambut nya sambil terus tersenyum, dan mulai berlalu meninggal kan Alice yang hendak mandi saat ini.


Hingga selesai sudah Alice mandi dan masih hanya menggunakan handuk yang melilit di sebatas dada saja, Alice mencoba keluar dengan malu, serta di lihat Aaron dengan tersenyum sambil berkata ...


Sudah mandi nya sayang, apa ada lagi yang mau di bantu...


Ah...tidak, balas Alice dengan malu, dan di lihat Aaron di sertai senyum yang mengembang, lalu berlalu bergantian menuju masuk ke dalam kamar mandi nya.


Serta Alice segerah bersiap untuk pergi ke kampus, walau dengan jalan yang sedikit pincang, di karena kan ulah Aaron semalam.


Karena, setelah mereka tertidur, ternyata setelah beberapa saat, Aaron terbangun dan meminta lagi dan lagi, hingga Alice dan Aaron terbangun kesiangan seperti saat ini.


Untung mata pelajaran Alice hari ini tidak terlalu pagi, jadinya tidak akan telat juga, untuk sampai di kampus nya nanti.


Hingga mereka berdua sudah siap dan berada di meja makan saat ini.


Sambil sarapan Aaron berucap, kalau kau merasa tidak sehat untuk hari ini sayang, tidak apa-apa, dan kau bisa ambil cuti kuliah buat hari ini bila mau.


Ah..."Tidak balas Alice. Aku sudah banyak tertinggal pelajaran oleh ulah mu itu suami ku, dengan sambil memasuk kan sarapan pagi nya, Alice terus berbicara.


Dan Aaron hanya mengangguk, tak berkata lagi, hingga mereka pun sudah siap untuk pergi ke tempat tujuan masing-masing.


Saat sebelum pergi, terlebih dahulu Aaron meminta ciuman nya, dan mereka melaku kan itu tampa malu lagi, walau di situ juga, masih berada Ainsley dan juga sopir serta Angel yang sedang menunggui nya.

__ADS_1


Dan akhir nya saat ini mereka berdua pun, sudah berada di dalam mobil masing-masing.


Hingga..."Maaf Nona, seperti nya mobil kita saat ini sedang di ikuti...!


Apaaa...! "Jawab Angel dan Alice bersamaan serta menoleh ke belakang, dan memang benar ada nya.


Serta dengan segerah Angel menelpon Ainsley sekarang dan berucap...


Angel 📱Hallo Tuan Ainsley


Ainsley 📱Yah..ada apa Angel


Angel 📱Begini Tuan, seperti nya kita saat ini sedang di ikuti seseorang.


Ainsley 📱Apaaa....! "yang di dengar oleh Aaron dan berucap..."Ada apa Ainsley.


Serta Ainsley pun menjawab dengan, begini Tuan, Mobil Nona sedang di ikuti seseorang sekarang.


Apa...!!!


Baik Tuan, dan Ainsley pun kembali menjawab telpon Angel, serta mengatakan semua yang di perintah oleh Tuan nya tadi.


Hingga mobil Aaron pun berbalik arah dengan segerah, dan rasa gelisah melanda nya saat ini.


Tapi lawan memang licik. Iya belum mau mencelakai nya, tapi iya pun menggiring mobil yang di tempati oleh Alice tadi hingga ke lokasi yang tidak mereka kenal, yang mana mobil mereka tadi terus di pepet, atau di himpit hingga mengikuti mereka ke suatu tempat yang asing bagi mereka.


Barulah mereka saat ini di suruh untuk segera keluar dari dalam mobil nya.


Serta tak lama, kaca mobil pun terus di gedor, dan tak tinggal mereka pun mulai mengeluar kan senjata api atau pistol nya, serta mengancam mereka.


Hingga mereka pun mau tak mau harus menurut setelah salah satu dari mereka yang sudah menembak kan ke gagang pintu mobil nya, untuk memberi peringatan.


Yang mana membuat Aaron bertambah cemas, setelah melihat GPS nya, di mana lokasi tersebut, yang mana menunjuk kan, kalau lokasi nya itu di dalam gudang tua, dan sangat jauh dari keramaian.


Aaron sangat cemas, dan takut akan istri nya itu sampai di celakai saat ini

__ADS_1


Hingga perasaan yang tak enak terus melanda di pikir kan nya.


Aaron pun berguman dengan cemas dan berkata, Alice..."Bertahan lah, tunggu Aku akan menyelamat kan mu segerah.


Tapi..."Di tempat Alice saat ini, cepat turun, atau kita habisi kalian semua sekarang juga dengan bentakan kuat, dan pistol terus mengarah ke mereka.


Yang mana membuat mereka terpaksa turun dan membuat Alice mulai gemetar, saat ini, serta berbisik kepada Angel dengan berkata....


Bagai mana ini Angel, dan di balas Angel, sabar Nona, untuk saat ini, kita hanya bisa bersabar dan menurut saja, hingga bantuan datang nanti.


Jadi jangan takut Nona, sebaik nya, untuk saat ini kita ikuti saja dahulu permainan mereka, hingga bantuan dan Tuan Aaron tiba.


Hemm..."Baiklah jawab Alice, tapi masih ragu, karena takut saat ini, yang mana Alice melihat banyak nya seseorang yang menodong nya dengan senjata api dan postur mereka yang tinggi tegap, yang mana bukan lah tandingan mereka serta dari jumlah orang saja, mereka sudah kalah.


Hingga mereka berkata dengan menodong kan pistol nya dan berucap...


Cepat jalan..."Dan jangan banyak membantah lagi, atau nyawa kalian akan melayang saat ini juga.


Yang mana membuat mereka hanya bisa pasrah dan menurut saja.


Hingga mereka sampai lah di dalam gedung tersebut dan berada di salah satu gudang gedung tersebut, dan hingga mereka di suruh duduk di kursi yang telah tersedia, serta dengan cepat pula tangan mereka di ikat dengan tali yang kencang.


Aaron sudah hampir dekat dengan lokasi yang memuat nya semakin cemas, akan apa yang terjadi dengan mereka saat ini.


Dan setelah sampai, Orang Suruhan Aaron yang sudah terlebih dahulu sampai, serta tinggal menunggu perintah dari Aaron saat ini.


Yang mana saat ini, mereka masih memantau dari jauh.


Alice yang sudah duduk terikat pun menoleh siapa yang berada di hadapan nya saat ini, hingga iya menoleh dan berucap ...


Kau.....!!!


***


Yuk....bersambung dahulu yah, ikuti terus cerita nya, kalau kalian penasaran siapa yang menculik nya..."Ayo...tebak😀

__ADS_1


__ADS_2