
Alice bernapas lega, dengan napas yang ngos-ngosan juga, karena habis memanjat pohon yang tinggi serta melompat ke pagar dan lanjut melompat keluar.
Kaki nya serasa mau patah, saat melompat pagar yang sangat tinggi tadi, di sertai napas nya yang tak berhenti ngos-ngosan.
Lalu Alice melirik kekiri dan kekanan hingga iya menstabilkan napas nya, dan mulai berjalan normal, agar tidak ada orang yang curiga.
Tapi tetap dalam pantauan orang yang tidak di ketahui Alice.
Yang mana orang tersebut terus membututi Alice, hingga melihat Alice yang saat ini hendak menaiki taxi.
Iya terus mengikuti, hingga sampai di suatu taman yang dekat dengan Danau dan sepi pengunjung, tapi nyaman untuk ditempati.
Alice sudah turun dari taxi nya saat ini, lalu menuju ke sebuah bangku kosong yang menghadap Danau, dengan mengambil beberapa batu kerikil, untuk iya lempar, sembari menghilang kan kejenuhan nya.
Sambil melempar batu Alice pun meluap kan kekesalan di dalam hati nya juga, dengan cara berteriak.
Aaronnnnnn......!
Sungguh brengsek kau telah mempermainkan Aku...!
Dan kembali melempar batu nya hingga tampa di sadari, ada seseorang yang mendekatinya saat ini.
"Sudah puas bermain-main nya !
Ah....!" Tuan Nakamura!" Alice yang terkejut karena dengan tiba-tiba mendengar ada suara seseorang dibelakang nya, dengan sambil menoleh dan memegang dada nya "kaget.
Nakamura tersenyum lebar, dengan sambil menunjuk kan karisma nya, untuk memikat Alice saat ini, yang juga menunjuk kan kalau iya memang tidak sengaja melewati tempat ini, agar tidak membuat Alice curiga.
Hem...!" Jawab Tuan Nakamura, dan sangat kebetulan Nona Flores, karena kita dapat bertemu lagi tempat seperti ini.
Dan bolehkah saya ikut duduk disebelah Anda Nona ?" Dengan segala hormat, iya meminta izin terlebih dahulu, agar Alice tidak merasa canggung bila iya telah duduk di sebelah nya.
Oh...!" Terserah Anda, toh tempat ini juga bukan tempat ku, jadi tidak ada larangan kok, "Dengan cuek nya, Alice berucap, dan meneruskan kembali melempar batu kerikil nya.
Apa yang kau Lakukan di sini Nona, "Tuan Nakamura yang setelah duduk dan mencoba berbasa-basi, agar bisa lebih dekat dengan Alice.
Kau lihat sendiri bukan, kalau saat ini Aku sedang melempar batu.
__ADS_1
Hem...!" Aku tau, tapi bukan itu maksud ku Nona. Tapi tujuan mu yang menyebab kan, kau berada disini.
Oh...!" Itu, dan kau juga kenapa bisa berada disini Tuan Nakamura, " Alice yang mencoba mengelak menjawab dan membalik kan pertanyaan nya itu.
Hahaha...."Tiba-tiba Tuan Nakamura tertawa lepas, dan kembali berucap !
Kau sungguh lucu, Nona Flores, yang membuat pertanyaan pertama itu Aku, tapi kau balik bertanya ke pada ku, Dan baik lah akan ku jawab, tapi setelah nya, kau jawab pertanyaan ku tadi yah ! "Dengan santai Tuan Nakamura berucap dan menatap intens mata Alice. Serta ini membuat Alice sungguh tak nyaman.
Bagaimana tidak, Tuan Nakamura yang baru dua kali iya temui, dan disaat ini, iya berusaha mencoba seperti orang yang sudah akrab saja. Sungguh membuat Alice, merasa ada sesuatu yang tidak biasanya.
Kau tau Nona Flores, seseorang itu akan merubah kebiasaan nya dalam sekejap, hanya untuk seseorang yang sangat diminati nya, dan itu pula yang terjadi pada ku saat ini.
Apa maksud mu ?" Aku sungguh tidak mengerti Tuan Nakamura ?
Oh..."Maaf Nona Flores, bukan begitu, tapi bukan kah itu juga yang terjadi pada diri mu saat ini Nona Flores.
Oh..."Kukira, dan kau mungkin kah juga ada masalah, hingga membawa mu ke tempat ini juga Tuan Nakamura, dengan sedikit menunduk dan kembali melempar batu, Alice terus berkata.
Hem...." Jawab Tuan Nakamura singkat dan ikut mengambil batu serta melempar nya, dan juga berkata di dalam hati dengan berkata.
Aku berada di sini karena mu sayang, dan itu juga bisa merubah semua kebiasaan ku bila itu bisa membuat ku tetap berada di dekat mu sayang.
Hem...!" Sedikit !
Tapi sebentar lagi Aku akan segera pulang, dan kau masih mau berada di sini sampai kapan Tuan Nakamura?
Ow...!" Kau seperti mau mengusir ku saat ini, Nona Flores !
Dan sontak dibalas Alice, "Bukan mengusir Tuan ! tapi apa Tuan tidak ada pekerjaan saat ini, yang mana bukan nya ini jam kerja kantor yah.
Ohhh..."Masalah itu !" Bukan kah Aku Bos nya, jadi terserah apa yang mau Aku lakukan, bukan begitu Nona ?
Ah..! Iya...!" Aku lupa, tapi Aku akan segera pergi saat ini, jadi silahkan Anda kembali merenung disini Tuan Nakamura, dan Alice saat ini hendak berdiri dari duduk nya, serta meninggal kan Tuan Nakamura yang seperti mencoba mengorek sesuatu dari nya, serta membuat Alice merasa tidak nyaman.
Tapi sesaat kemudian, Tuan Nakamura menarik tangan Alice dan di tatap Alice tajam, agar mau melepas kan genggaman itu.
Yang mana, Tuan Nakamura malah menyuruh Alice kembali duduk dibangku nya, dengan cara menarik dan menyebab kan Alice yang tidak punya keseimbangan hingga jatuh dipangkuan Tuan Nakamura.
__ADS_1
Ah...."Tuan Nakamura....!
Maaf Nona Flores, bukan maksud ku, tapi Aku hanya ingin Anda menemaniku sebentar lagi.
Alice yang sudah berdiri lagi dan marah, hendak mengumpat ke kurang ajaran Tuan Nakamura ini.
Tapi iya mencoba mengelak dengan berkata !
Nona, Tadi itu benar maaf saya tidak sengaja, dan saat ini hati saya sedang sakit, dan saya hanya minta sedikit lagi waktu Anda untuk menemani ku disini.
Akan tetapi, bila Anda tidak mau, yah tidak masalah, biarlah Aku duduk di sini sendiri tampa teman yang mau hanya duduk menemaniku di sini, dengan wajah di buat sendu, membuat Alice sedikit tidak tega, serta memutus kan untuk kembali duduk, dan kejadian ini menciptakan senyuman tipis di wajah Tuan Nakamura yang hampir tidak terlihat, hingga mereka kembali duduk bersama dan saling mengobrol.
"Serta di lain tempat saat ini Aaron yang sudah berada di suatu Ruangan khusus untuk konprensi pers nya, dan meng clear kan masalah ini secepat nya, yang mana masalah ini semua tercipta dari Nona Bertha.
Saya selaku pimpinan baru dari Pt. FL Grup, akan menyampaikan, kalau semua berita itu tidak benar, yang mana disini telah tersedia bukti, di mana penghianat telah ditahan dan mengakuinya, dan dalang dari semua ini adalah Nona Bertha.
Dan juga di sini sudah tersedia rekaman Cctv yang sudah saya pegang juga. Yang mana sebagai bukti di mana saya difitnah melakukan pelecehan itu, serta disini juga ada bukti kopian nya, yang telah berada di kantor polisi saat ini.
Dan untuk pencemaran nama baik saya serta perusahaan, maka polisi juga saat ini sedang menuju ke tempat Nona Bertha untuk penahan nya, serta iya akan memberi keterangan lagi nanti, saat bertemu selanjut nya dipersidangan nanti, maka demikian yang kami sampaikan dan sekian sampai di sini konfirmasi dari kami.
Maka mulai saat ini, saya harap kedepannya, tidak ada lagi kejadian seperti ini, serta dengan produk kami yang telah keluar dengan banyak konsumen yang kecewa.
Serta perusahaan saat ini akan mengadakan peluncuran produk yang seharusnya, yang telah di sembunyikan oleh tersangka yang telah di tahan, serta tak lepas pula dengan berbagai diskon nanti nya, maka sekian sampai disini, saya harap tidak ada lagi yang perlu pertanyakan.
Lalu setelah nya, Tuan Aaron langsung berdiri, hendak meninggal kan Ruangan tersebut secepat nya, yang mana iya melihat jam di pergelangan tangan nya, yang sedikit lagi, akan menunjuk kan jam makan siang nya.
Yang mana iya hendak memberikan kejutan kepada istri nya, dengan cara melanjut kan makan siang ini di Mansion, bersama istri nya.
Dan mulai meninggal kan semua wartawan yang mulai mengerubuti nya, dengan berbagai pertanyaan serta di halangi oleh semua pengawal.
Tapi...!" Saat tiba di Mansion nya, "Iya yang sudah tidak sabar, dengan segerah menuju kamar nya, hendak menemui Istri nya itu.
Dan malah tidak menemukan, serta kamar istri nya pun terlihat kosong saat ini, tampa adanya kehidupan.
Alice.....!" Aaron berteriak kuat dan marah......!
πππππ
__ADS_1
Yuk.....!" Kita sambung lagi besok see you next timeπ