
Aaron yang merasa menang dengan mendengar perkataan Alice tadi, dan mulai tersenyum lebar sambil melirik ke arah rekan kerja nya itu, dan seperti nya akan segera menjadi Rival nya, karena Aaron yang melihat ada rasa ketertarikan Rekan nya itu, hingga Aaron pun mulai merasa cemburu.
Tapi masih ada yang mengganjal di hati nya saat ini !
Yah...benar....!
Penjelasan Alice serta identitas putra nya itu.
Aaron sangat penasaran dengan semua itu, serta alasan pada waktu itu, yang kenapa iya kembali kabur serta meninggal kan nya tampa kabar sedikit pun, dan rela menyakiti hati orang yang iya sayangi, terutama Ayah nya sendiri.
Yah..."karena Ayah Alice sampai sakit hingga saat ini, karena mendengar kabar putri nya yang kabur tampa memberi kabar apa pun, hingga saat ini.
Alice mulai melirik mata ke arah mereka berdua dan segerah mengambil napas berat nya.....hahhhhh...!!!
Aku tau kau butuh penjelasan ku saat ini Tuan Aaron...!
Tapi baik lah...!
Aku akan segerah menjelas kan nya, karena masalah ini sudah terlalu lama berlarut dan juga Aku pun sudah merasa Rindu ke pada Ayah ku itu.
Dan seperti nya, memang sebaik nya, sudah sejak lama aku memberitahu Ayah serta tidak membuat nya kesakitan hingga saat ini. Dengan lemas Alice berucap.
Serta dibalas Aaron dengan berkata,"Dan kau berucap begitu, hanya memikir kan untuk Ayah mu itu saja kah, serta kau apa tidak ada rasa sedikit pun terpikir akan kesakitan ku selama ini hah !" Dengan kesal, Aaron berucap membalas Alice.
Dan kau kabur begitu saja, tampa meminta penjelasan atau menunggu suami mu ini pulang, hingga entah berapa lama Aku tersiksa seperti orang gila karena merindu dan mencari mu itu, dan apa kau tau itu hah.
kau sungguh kejam Alice, masih dengan kesal Aaron berucap dan mulai mengalih kan pandangan nya.
__ADS_1
Alice memang merasa bersalah, dan dia sudah tau kejadian waktu itu hanya salah faham saja. Karena Alice pun yang dengan penasaran hingga iya pun mencoba mencari tau, lewat berbagai media yang memberitakan nya, hingga semua nya jelas.
Dan...!" Perna pula Alice memantapkan diri nya untuk segerah pulang dan mengabarkan kalau diri nya sedang baik-baik saja, serta memberikan kabar tentang keberadaan Putra nya ini.
Tapi...!"tepat pada waktu itu !" ada pula perempuan cantik yang berbicara sangat akrab serta seperti dari keluarga yang berada dan terpelajar. karena di lihat dari sikap nya dan berbicara begitu dekat dengan suami nya serta berkata kalau mereka sudah bertunangan sangat lama, dan membuat Alice saat itu untuk mengurungkan niat nya, hingga iya kembali ke Negara ini dan tak memberikan kabar apapun lagi hingga saat ini.
Kau....!" kesal Aaron....sambil menjambak rambut nya, karena frustasi.
Jadi saat itu kamu sudah perna ada di dekat ku, dan Aku tak pernah menyadari nya, dan apa maksud mu dengan keberadaan putra mu itu !" Dengan bingung Aaron berucap.
Dan jangan kau katakan kalau Putra mu itu adalah putra ku Alice?" Dengan geram dan penasaran Aaron memaksa Alice untuk segerah menjawab nya.
Benar. Dan maaf Aku menyembunyikan nya selama ini, tapi perempuan itu, kata Alice pun ter jedah dengan perkataan Aaron saat ini dengan berkata:
Perempuan itu adalah adik sepupuku dan memang benar kakek semenjak kecil telah menjodohkan ku dengan nya, agar Aku dapat menjaga nya kelak. Tapi aku yang terbiasa besar bersama nya, hanya menganggap nya Adik saja.
Sungguh kau sangat ceroboh dan tidak berubah, tapi entah mengapa Aku tetap menyukai mu Alice.
Apakah itu benar yang kau kata kan ?
Maksud nya ?"Dengan bingung Aaron berucap.
Kau menyukai ku tapi apakah kau juga mencintai ku hah. Pertanyaan itu keluar begitu saja, karena di pikir Alice, selama tinggal bersama suami nya itu, suami nya belum perna berkata cinta. Dan karena itu, Alice pun menjadi ragu.
Dengan kesal pula, Aaron menjawab, dan Aku menyukai mu sejak awal pertemuan kita, serta saat kau menghilang itu, Aku pun ingin mengungkap kan nya, dan karena ingin menyelesai kan misi ku, hingga Aku kehilangan mu saat itu.
Alice hanya ternganga mendengar penjelasan dari Aaron saat ini. Begitu banyak nya salah faham di antara mereka hingga menimbulkan konflik berkepanjangan seperti ini, karena kurang nya komunikasi.
__ADS_1
Dan Tuan Nakamura, hanya menjadi penengah bagi mereka saat ini, serta terlihat pasrah akan cinta nya, bila mana Alice masih belum menerima nya saat ini, dan memutus kan untuk merelakan Alice kembali ke pada suami nya itu, bila memang mereka saling menyukai, dan akan tetap mengejar nya, bila Aaron suatu hari akan kembali menyia-nyiakan nya.
Dan saat ini masalah semua telah jelas, hingga sebuah telpon terdengar, serta Aaron segerah mengangkat nya dan mendengar kabar dari sebrang yang mengatakan, kalau kondisi Ayah mertua nya saat ini sedang menurun drastis. Serta dengan segerah akan ditindak lanjuti dengan di bawa ke Rumah sakit saat ini juga, karena kondisi jantung nya yang mulai melemah.
Dengan terkaget pula Aaron mendengar nya dan berucap, cepat tangani dengan baik, dan Akun akan segera pulang kesana.
Alice yang sedikit mendengar pun, mencoba bertanya, "Ada apa ?
Ayah mu drop lagi saat ini, dan harus segerah ditangani dengan tindakan ekstra atau...!
Atau apa...?
Aku Akan ikut pulang saat ini juga, dan ayo Aku akan segerah berkemas, serta berucap didalam hati, Ayah..."tunggu Putri nakal mu ini, dan maaf kan lah putri mu ini, dengan menetes kan air mata nya Alice berucap dan segerah masuk kedalam kamar nya, untuk segerah berkemas.
Hingga telah selesai, dengan beberapa koper pakaian dan Putranya yang sedang digendong saat ini, karena sudah tertidur serta langsung diambil alih oleh Aaron untuk menggendong putra nya serta menyuruh asisten nya Ainsley untuk mengambil tas koper tersebut, serta dengan segerah menyiap kan keberangkatan nya saat ini, dengan dibantu pula oleh Tuan Nakamura.
Dan sesampai di bandara, Alice berpamitan terlebih dahulu ke pada Tuan Nakamura, serta mengucap kan banyak nya terimakasih, atas semua bantuan nya selama ini.
Dan di balas oleh Tuan Nakamura dengan tersenyum, sambil berucap, kejar lah kebahagiaan mu dan memeluk nya erat saat ini, sebagai salam perpisahan, tapi tetap di balas Alice, walau setelah nya, mendapat tatapan tajan dari Aaron suami nya itu.
Alice dengan segerah mengerti dan merangkul lengan nya, hingga berucap, itu hanya salam perpisahan antar sahabat, tidak perlu cemburu seperti itu dan terus melangkah memasuki pesawat jet nya, hingga mereka merebah kan putra nya di sebuah tempat tidur pribadi didalam pesawat tersebut, supaya putra nya itu dapat tidur dengan nyaman saat ini.
Dan setelah nya mereka kembali canggung.
🌹🌹🌹🌹🌹
Yuk, kita sambung dahulu yah, sampai ketemu lagi dan makasih dah baca😍
__ADS_1