Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Sebuah penjelasan


__ADS_3

Alice yang dengan segerah mengerti dan merangkul lengan nya, hingga berucap itu hanya salam perpisahan antar sahabat, maka tidak perlu cemburu seperti itu dan terus melangkah memasuki pesawat jet nya, hingga mereka merebah kan putra nya di sebuah tempat tidur pribadi didalam pesawat tersebut, supaya putra nya itu dapat tidur dengan nyaman saat ini.


Dan setelah nya mereka kembali canggung.


Serta Aaron yang masih merasa sangat merindukan istri nya itu pun berucap untuk memecah suasana yang sangat tak nyaman ini dengan berkata:


Alice....!


Apakah selama ini kau tidak perna sedikit pun merindukan ku, dengan tatapan iba, Aaron merasa istri nya itu takut sedikit kehilangan nya kembali.


Dan dengan rasa bersalah serta malu untuk di ungkap kan, Alice enggan untuk berkata, tapi iya pun merasa, kalau masalah ini sudah berlarut hingga cukup lama dan Alice pun mulai mengambil napas berat nya hendak berucap dengan menekan egonya.


Apakah benar kau telah mencoba berusaha mencari ku selama ini?


Tentu...! kenapa kau masih menanyakan hal itu !" dengan bingung dan mengiba, Aaron menjawab dengan tatapan yang tak lepas dari istri nya saat ini. Yang mana, seakan Aaron ingin sekali merengkuh istri yang sangat di rindukan nya itu didalam pelukan nya, hingga rasa rindunya nya terpuaskan.


Oh...!" Jawab Alice datar, dan berucap kembali, tapi kenapa baru sekarang kau dapat menemukan ku, dan itu membuktikan kalau kau selama ini tidak begitu keras mencari ku, hingga kita bertemu pun, itu karena kebetulan.


Tapi Alice !" Aaron yang mencoba membela diri nya dan di putus perkataan nya oleh Alice dengan berucap:


Tidak usah mengelak, jujur saja...!" karena aku pun, tidak akan marah kok, "Dengan sedikit menahan tawa nya, Alice berucap untuk menguji, apakah benar suami nya itu sangat mencintai nya hingga saat ini. Dan Alice melihat Aaron suami nya itu mulai gelisah dengan pertanyaan Alice ini.


Serta Aaron pun mulai menjelas kan dan berkata," Sungguh Alice, bahkan orang-orang Ayah mu pun tidak dapat menemukan mu hingga saat ini kan !" dan ini semua pasti ulah si keparat Tuan Nakamura itu, yang telah menutup semua akses keberadaan mu hingga saat ini.


Dan bila mana, hingga saat ini Aku yang tidak kebetulan bertemu dengan mu, maka kau apakah akan terus bersembunyi seperti ini Alice, dan kau juga tidak memikir kan kesehatan Ayah mu itu kerena keegoisan mu itu. Dengan kesal Aaron yang mencoba membantah semua tuduhan Alice, serta membalik serangan pertanyaan buat Alice, istri nya itu.


Dan kembali berucap dengan berkata, "Maka dengan kejadian seperti ini pun, mungkin kau tidak akan bisa menyenangkan orang tua mu di saat akhir hidup nya seperti ini.

__ADS_1


Sudah stop,! Jangan bicara lagi !" Aku memang salah, dan mungkin kesalahan ku ini memang fatal, mengingat keadaan Ayah ku, hingga seperti ini. Dengan gamang..." Alice yang merasa tersudut dan banyak merasa bersalah serta bodoh, dan berpikir memang benar adanya, bila mana hingga saat ini mereka tidak bertemu.


Maka mungkin di saat Ayah nya yang kondisi nya seperti ini pun, Alice tidak akan pernah tau atau pun menemui nya, hingga hanya ada penyesalan di akhir saja.


Baik...ucap Alice mengalah dan berucap kembali, "Aku ingin beristirahat saat ini dan Aku harap kau tidak mengganggu ku , saat aku beristirahat nanti.


Tidak masalah jawab Aaron tenang, tapi terlebih dahulu, kau jawab pertanyaan ku yang satu ini.


Apa itu ? tanya balik Alice.


Kalau benar Richard ini Putra ku, kenapa saat itu kau tidak memberitahuku dan kau malah memilih kabur meninggal kan ku.


Apakah kau mau jawaban jujur dari ku, tatap Alice penuh makna.


Hem..." Jawab Aaron datar dan menunggu jawaban dari istri nya itu.


Lalu di jawab Alice dengan berucap, " Itu karena saat itu, Aku tidak tau kalau aku sedang hamil dan Aku cemburu karena itu Aku memutus kan kabur.


Aaron tersenyum lebar lalu mendekati sang Putra, menatap lekat wajah nya, yang bagai pinang tak berbelah.


Bahkan sikap angkuh nya pun sudah menurun, hingga susah buat Aaron menjadi lawan debat bicara nya.


Aaron yang sudah mendekat, mengelus rambut putra nya tersebut, tak percaya, dengan maha karya nya, dan menciptakan sebuah hal yang terindah.


Yah...sebuah keluarga yang diimpikan nya sedari kecil, dan iya akan memberikan penuh itu kepada putra nya ini. Mengingat masa kecil nya yang kurang beruntung, dan putra nya pun mengalami hal yang hampir sama, karena keegoisan orang tua nya ini.


Dan tak lama Aaron mengecup kening Putra nya itu, sambil berucap, "Selamat beristirahat sayang dan bermimpilah yang indah.

__ADS_1


Lalu Aaron mendekat ke Alice, istri nya itu, yang saat ini pun hendak mendekati ranjang tempat tidur putra nya, yang mana Alice ingin beristirahat di samping putra nya tersebut.


Tapi Aaron dengan cepat mencekal lengan Alice sambil berucap, "Aku masih suami mu kan, dan boleh kah saat ini aku mengecup kening mu sebagai ucapan selamat tidur.


Yang mana Aaron merasa rindu, setelah lama tidak bertemu, dan iya pun tak ingin memaksa istri nya itu, agar iya mendapat kan kembali hati serta kepercayaan hati nya itu.


Alice dengan segerah memanggutkan kepala nya, tanda iya setuju serta, Alice mulai memejam kan mata nya, dan Aaron pun tak mau melepas kesempatan ini hingga Aaron pun dengan berani dan lembut mencium kening Alice istri nya itu cukup lama, dan setelah nya, iya pun berucap selamat beristirahat sambil mengusap kepala nya, serta berlalu meninggalkan istri dan putra nya untuk segerah beristirahat sejenak.


*


*


*


Dan Aaron pun saat ini telah duduk di kursi penumpang, dan sedikit meminum minuman whisky nya, serta menengguk nya dengan sedikit kasar, untuk menghilang kan rasa penat nya saat ini.


Serta iya mulai berkata kepada Asisten nya, Ainsley agar bisa mengenal dengan perempuan dan lebih bijak dalam mengambil keputusan, bila mana agar perempuan itu bisa terus berada disisi nya dan tidak sampai meninggalkan kesalah pahaman seperti diri nya saat ini.


Ainsley yang tau, Tuan nya saat ini, yang mulai sedikit mabuk, lalu hanya mengiyakan saja, serta berkata untuk sedikit menasehati, dengan berkata:


Tuan sudah cukup minum nya, karena sebentar lagi kita akan segerah sampai, dan tidak baik pula, bila putra mu yang saat itu terbangun dan menyadari kondisi anda yang seperti ini, terlebih, Anda akan segerah menemui Ayah mertua Anda.


Aaron sadar, dan berucap benar, lalu berdiri dengan badan yang mulai sempoyongan karena kebablasan minum tadi, hingga lupa dan mulai sedikit mabuk.


Tapi Aaron saat ini masih sadar pada diri nya, serta mulai berdiri, hendak beristirahat, mulai menuju tempat tidur istri serta putra nya itu, dan mulai merebah kan diri nya di samping istri nya tersebut.


Yang mana saat ini, Alice sudah tertidur, dan tak menyadari, saat Aaron ikut tidur di samping nya saat ini.

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹


Yup....kita bersambung dahulu yah, dan nantikan kelanjutan nya and see you next time 😍


__ADS_2