Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Keposesifan Aaron


__ADS_3

"Setelah sampai di Mansion nya, "Aaron langsung menuju ke dalam kamar nya. "Terlebih pelayan mengatakan, saat ini Nyonya sedang tidak enak badan.


Aaron pun buru-buru menaiki tangga menuju ke dalam kamar nya, dan benar saja !


Saat ini, iya melihat istri nya, yang nampak pucat, serta terbaring lemah.


Aaron pun segerah mendekat dan berkata, "Sayang...!" Apa yang terjadi pada diri mu ?


Entah lah sayang, kepala ku serasa berat dan sedikit pusing, di tambah tubuh ku semua nya sakit, dan Aku cuma butuh istirahat. Mungkin dengan sedikit beristirahat, Aku akan kembali sehat sayang.


Aaron langsung mengecup lembut kening istri nya, trus ikut berbaring di samping istrinya serta sambil memeluk nya erat, dan berucap!" sudah makan sayang ?


Sudah sih !" Tadi siang, "Itu pun hanya sedikit, "Dengan terus mata terpejam, Alice tak perduli Aaron mau melakukan apa pun pada nya saat ini.


Bukan apa-apa, karena memang Alice terlalu lelah atas kelakuan Aaron akhir-akhir ini, menolak pun percuma, apalagi berdebat, iya pun, tak bakal mau mengalah.


Sayang....!


Bilang kalau kamu bosan saat ini !


Alice yang kaget, langsung membuka mata nya, serta berbalik menatap Aaron tak percaya.


Tumben sayang, berkata seperti itu ?


Aaron hanya membalas dengan cengiran, lalu ******* rakus bibir Alice, dan mulai di balas Alice, karena mulai terbiasa hingga oksigen mereka hampir habis, dan Aaron pun menghentikan nya.


Rasanya Aku ingin terus memakan mu sayang. Tapi mengingat kondisi mu saat ini, Aku pun menjadi tidak tega, dan soal pertanyaan ku tadi, tidak perlu heran begitu sayang, karena Aku ingin mengajak mu keluar makan malam ini.


Trus...!" Apa kau mau sayang ?"


Dan di balas Alice dengan anggukan kepala nya, dan mencium kembali Aaron sekilas serta berkata, tentu saja mau sayang !" sangat mau.


Aaron yang melihat Istri nya mulai agresif, atau lebih tepat nya sekarang, Alice, sudah mulai menerima nya dan berinisiatif membalas nya. Itu sungguh membuat nya sangat bahagia, hingga iya pun langsung tak tahan ingin melaku kan nya lagi. Tapi mengingat keadaan istri nya yang masih lemah, iya berdecak kesal, dan mengambil napas berat.


Hah....!

__ADS_1


Kenapa sayang...?" Tanya Alice heran.


Tidak !" Hanya saja...." Aaron yang berucap lemas, Aku yang selalu di dekat mu, ingin sekali selalu memakan mu sayang, tapi...." perkataan nya pun terhenti...!


Tapi kenapa sayang !" Alice mulai berani menggoda Aaron saat ini, di tambah, Alice yang memang saat ini masih berbaring malas, dengan menggunakan pakaian tidur yang berbahan satin serta sedikit tipis. Tentu itu, sedikit banyak mengekspos tubuh nya, di tambah wajah Alice yang menggoda saat ini, dan rangkulan tangan nya di leher Aaron.


Sungguh ini godaan berat bagi nya saat ini, dan Aaron berucap !


Jangan kau berani menggoda ku sayang, atau kau bisa tanggung akibat nya nanti, "Dengan berkata seperti ini, Aaron sudah memperingati Alice istri nya itu.


Tapi Alice tak perduli, hingga Aaron mengerang kesal dan membuat, Alice terkikik geli dan selanjut nya.


Jangan salah kan Aku lagi sayang, kau yang mulai duluan yah, dan tadi juga sudah ku peringat kan bukan, "Dengan kesal Aaron berbicara.


Tapi Alice masih menantang nya dengan terus memain kan jari di wajah Aaron hingga turun ke dada dan membelai nya lembut, serta membuat darah berdesir dan selanjut nya.


Sayang....!" Aaron tampa kata lagi, langsung menghujam Alice dengan ciuman nya hingga pergulatan panas pun terjadi kembali.


Dan setelah beberapa saat, di mana dua manusia ini yang masih berada di dalam satu selimut, sehabis kelelahan oleh aksi panas mereka, dan saat ini mereka sedang berbincang yang mana Alice berkata.


Sayang....!


Apakah benar, malam ini kita akan makan di luar.


Tentu saja sayang, karena malam ini, Aku ada ketemu dengan klien ku di luar, dan sekalian saja kau ikut. Apa kau mau sayang....?


Tentu Aku mau !" Tapi apa tidak nanti akan mengganggu mu ?


Mengganggu !" Tentu saja tidak sayang ?


Karena ini cuma kesepakatan masalah pembangunan Hotel di kota A, dan itu sebelum nya sudah perna kita bahas. jadi tinggal kita bertemu dan mengesahkan kesepakatan saja, dengan memastikan dan menanda tangani kontrak nya, setelah itu selesai.


Oohhh....! Baik lah, kalau begitu Aku mau mandi dahulu yah sayang, biar nanti kamu nya tidak menunggu ku lama akan bersiap nanti.


Mau ku bantu sayang...?

__ADS_1


Tidak usah, yang ada nanti, malah semakin lama mandi nya. Dan saat Alice hendak berdiri, tapi masih sedikit lemas dan hampir terjatuh.


Aaron yang melihat langsung berdiri, tampa menghiraukan diri nya yang masih polos, lalu langsung menggendong Alice ala bridal style menuju bathaup dan mengisi kan air nya juga, serta kembali bertanya, apa mau sekalian dimandi kan sayang.


No...!" Cukup sampai di sini sayang. "Aku bisa sendiri kok.


Yang membuat Aaron terkikik geli dan berkata, kamu sungguh menggemaskan sayang.


Ya sudah, mandi yang bersih yah sayang, kalau ada perlu bantuan, Aku menunggu di luar !" dan kau tinggal panggil nama ku, pasti Aku akan segera datang membantu mu sayang.


Tapi !" tidak, terimakasih sayang, ini sudah cukup.


Buruan keluar !" Aku mau mandi cepat. Bukan kah kita akan segerah pergi. Kalau begini terus. Nanti kita bisa terlambat perginya sayang.


Baik lah !" Aku keluar dahulu sayang, dan cup..." Aaron mencium sekilas kening Alice sebelum keluar.


Alice hanya mengerucut kan bibir nya, kesal akan ulah Aaron akhir-akhir ini. Tapi iya tak menyangkal, iya pun mulai menyukai nya.


Terkecuali, bila iya sekali lagi melihat Aaron mengkhianati nya nanti. Dan jangan salah kan Alice, bila iya nanti kembali kabur, dan itu yang Alice ucap kan hanya di dalam hati saja.


Iya...Alice saat ini, sudah mulai membuka hati nya untuk Aaron, tak terkecuali bila iya dikhianati, karena iya paling membenci itu.


"Di luar, Aaron telah menunggu istri nya sambil membuka file seseorang yang sedang di selidiki nya saat ini.


Tapi, kegiatan itu pun buyar, di saat istri nya telah keluar dari dalam kamar mandi dengan wajah lebih Fresh dan segar, semakin cantik di mata Aaron, walau tampa make up, dan itu terlihat begitu alami.


Sayang...!" kenapa tidak memanggil ku untuk membantu mu keluar...?" dengan cemas Aaron berucap dan melihat istri nya yang berjalan tertatih-tatih, serta sekarang Aaron langsung mendekati nya.


Tidak apa-apa sayang, buruan gantian mandi nya, "Biar Aku bersiap terlebih dahulu, agar tidak menunggu lama nanti.


Benar..." Tidak butuh bantuan ku sayang ?


Hem...!" Cepat lah mandi, ini sudah jam 19.00 sayang, atau kita akan terlambat bertemu klien mu itu.


Baiklah sayang !" Aku mandi dahulu yah....!" Aaron yang berucap, seakan tidak mau lepas dan jauh dari Alice istri nya itu.

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹


Maaf, sampai di sini dahulu, kita lanjut besok lagi yah, dan selamat berpuasa. Dan bagi yang gak kuat baca nya karena ke bucinan Aaron ini, harap di baca saat malam saja, takut nya khilaf😀


__ADS_2