Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Berjalan nya rencana


__ADS_3

Malam pun menjelang, dan pertemuan itu akan segerah laksanakan.


Saat ini Nyonya Dona sudah bersiap untuk menuju kesebuah Restoran, yang berada disalah satu Hotel terkenal dan biasa ditempati oleh kalangan elit untuk sebuah pertemuan Bisnis maupun check in.


Dan saat ini, Nyonya Dona sudah keluar dari salon mahal nya, serta terlihat lebih berkelas, dengan paras nya, yang memang masih terlihat lebih muda, walau usia nya sudah memasuki lebih dari setengah abad.


Dan iya sekarang ini sedang menuju ke sebuah Restoran yang sedang di janjikan itu, serta tak lupa kembali memberi kabar ke Tuan Kendrik, agar iya pun tau kalau iya sudah dalam perjalanan tempat yang dijanjikan itu.


Tapi berbeda dengan Tuan Kendrik yang sedang mengulur waktu nya, agar membuat lawan penasaran, serta terus mengirim kabar ke menantu nya Aaron, untuk segerah bersiap dengan segala rencana yang telah di susun rapi selama ini.


Aaron pun kini juga sudah tampak rapi, dengan setelan jas mahal nya, dan juga wajah tegas dan dingin yang selalu melekat pada diri nya, tak pula terlepas wajah tampan nya.


Aaron saat ini melihat istri nya yang masih cemberut, karena aksi nya siang tadi, hanya bisa mendengus berat.


Hah..."Aaron menarik napas berat yang saat ini mendekati istri nya yang setia dari tadi, hanya menonton telivisi, tampa menghiraukan Aaron, serta tak mau berkata sedikit pun.


Dan Aaron mulai berucap dengan mendekati istri nya saat ini, dengan berkata, iya akan keluar sebentar, ada urusan yang perlu diselesaikan.


Tapi Alice, masih tak ada respon sedikit pun dan diam membisu, dengan terus mata lurus menuju ke layar televisi.


Aaron pun, hanya bisa menarik napasnya kasar, dan menatap tatapan itu dengan kehampaan, hingga Aaron berucap.


"Yah...sudah, kalau begitu Aku pergi keluar sebentar, dan kau baik-baik lah didalam Mansion ini, serta kalau ada perlu apapun kau bisa hubungi ki secepat nya.


Lalu Aaron bangkit dari duduk nya, hingga berlalu meninggal kan Alice saat ini, yang masih setia menonton televisi nya, serta Alice yang melihat Aaron sudah berlalu meninggal kan Mansion pun, mulai bernapas lega.


Akhir nya, "ucap Alice sedikit kesal dengan kelakuan Aaron yang dipikir nya, sedikit menyebalkan.


Lalu segerah beranjak dari duduk nya, serta mulai berpikir, bagaimana caranya agar iya bisa kembali kabur kembali dari Mansion ini.

__ADS_1


Dan Alice, saat ini nampak mondar-mandir, sedang mencari cara agar iya bisa kembali kabur.


*


*


*


Di satu sisi lain, Nyonya Dona saat ini telah berada didalam Restoran, yang telah dijanjikan itu.


Nyonya Dona nampak gelisah menunggu kedatangan Tuan Kendrik, dan terus melihat jam dipergelangan tangan nya saat ini.


Hingga lama menunggu, "Tuan Kendrik yang ditunggu pun akhir nya tiba juga.


Dan itu menciptakan senyuman lebar dibibir Nyonya Dona.


Dengan cepat pula, iya mengetik WA ke pada Tuan William dan mengabarkan nya, serta langsung menyambut kedatangan Tuan Kendrik dengan antusias dan tak lepas senyum tebar pesona nya.


Dan di sambut pula dengan Antusias oleh Tuan Kendrik, serta dengan segerah pula, mereka telah duduk dan mulai berbicara.


Baik Nyonya Dona, dan sekarang apa yang sebenar nya membuat Nyonya Dona mengajak saya dalam pertemuan ini. "Tampa basa-basi lagi Tuan Kendrik berucap.


Ah....!" Begini Tuan Kendrik, saya cuma ada sedikit pembahasan tentang kerja sama, bila mana Tuan kendrik berkenan. Tapi sebelum nya !" Ayo kita pesan makanan terlebih dahulu.


Baik lah Nyonya Dona, dan segerah memanggil waiters, serta segerah memesan makanan nya. Dan melanjut kan perbincangan mereka.


Dan di saat mereka memakan makanan nya dan di akhiri dengan meminum minuman nya.


Nyonya Dona melirik dengan senyum licik nya, yang tak terlihat oleh siapa pun.

__ADS_1


Tapi sesaat kemudian, tampa hitungan detik. Nyonya Dona merasa kepala nya yang terasa sedikit pusing dan berputar-putar, hingga Tuan kendrik merasa heran, dan mencoba menawarkan bantuan dengan cara memesankan salah satu kamar, di Hotel ini, serta dengan segerah membawa nya kedalam kamar, yang sudah di setting oleh Tuan Kendrik tersebut, dan menyuruh pelayan menyiapkan semua, hingga iya mengambil HP nya Nyonya Dona, dan mengirim kabar ke Tuan William, dan berkata.


Cepat laksanakan rencana nya, tapi sebelum nya kau tunggu dimeja yang telah ku pesan atas nama mu itu. Dan sudah ku pesan minuman disitu, untuk menunggu beberapa detik, baru kau datang bersama wartawan, dan sebelum nya kau telpon dahulu wartawan tersebut hingga waktu yang ditentukan.


Hingga Tuan William yang sudah menerima kabar tersebut, langsung bergerak ke lokasi, serta duduk tampa curiga, sambil menelpon wartawan, dan meminum jus nya, yang di pikir itu sudah di pesan kan oleh mantan istri nya tersebut.


Akan tetapi, tak lama kemudian, kepala nya pun merasa pusing, hingga tampa di sadari, iya pun pingsan di tempat tersebut.


"Setelah melihat keadaan aman, Aaron langsung keluar dan memerintah kan ke pada pelayan untuk segerah membawa nya, ke tempat yang telah iya siap kan untuk Nyonya Dona tadi.


Mereka pun menyiap kan semua sesuai rencana, hingga beberapa jam, dan tibalah wartawan datang menggerebek mereka, yang seperti sedang melakukan adegan mesum di Hotel tersebut, hingga membuat geger para wartawan si pemburu berita tersebut.


Dan mereka berdua, yang masih dalam pengaruh obat tersebut, masih belum sadar kan diri, hingga wartawan berteriak, dan banyak mengambil poto mereka, yang menyebab kan, mereka sedikit lingkung, dan akhir nya sadar, serta berusaha menyembunyikan diri didalam selimut nya.


Sampai akhir nya, para wartawan semua pergi, Tuan William maupun Nyonya Dona mengeram kesal, karena rencana mereka gagal serta membuat mereka saat ini hendak pulang.


Tapi, belum juga pulang !" Kamar mereka saat ini telah di datangi lagi, oleh beberapa polisi, yang menggerebek mereka dalam tuduhan penggelapan dana perusahaan, dan juga tuduhan mesum di mana, di ketahui, kalau mereka adalah sepasang yang bukan suami istri lagi.


Alhasil mereka berdua kini telah dibawah polisi untuk ditahan sementara, hingga tuntutan berlanjut.


Dan saat ini mereka kembali menjadi buruan wartawan, dimana pasangan ini telah digelandang oleh polisi.


Dan ini akan menjadi tren topik yang paling hot esok hari.


Hingga membuat mereka berdua sangat malu dan menunduk kan wajah nya saat ini.


Aaron dan Tuan Kendrik menatap mereka dari jauh dan tersenyum mengembang, serta membuat mereka saling berpelukan, akhir nya rencana mereka telah berhasil.


Tapi di Mansion saat ini, Alice telah bersiap untuk segerah melarikan diri kembali.

__ADS_1


*****


kita sambung lain waktu yah, and makasih dah baca😍


__ADS_2