
Pada siang itu, tibalah di restoran ternama, dan telah menunggu seorang wanita cantik serta anggun dengan gelisah nya.
Bagaimana tidak, sang pujaan hati, akhir nya dapat menerima ajakan untuk bertemu saat ini.
Tapi..."Tiba pada saat waktu nya, Maaf Nona Bertha sudah menunggu lama di sini, dengan mengulur kan tangan nya, untuk berjabat tangan sebentar, Ainsley berucap dan segerah duduk.
Dan dengan Celingukan pula, Bertha melihat serta mencari keberadaan Aaron dan berucap....
Ah..."Maaf Tuan Ainsley, kalau boleh tau di mana Tuan Aaron sekarang...? "Dengan masih penasaran nya, Nona Bertha bertanya.
Ooohhh..."soal itu, Maaf Nona Bertha...! "Tuan Aaron saat ini, dan tadi itu sedang ada keperluan mendadak, dan benar-benar tak dapat di ganti untuk pergi kemari.
Ahhh..."Sebegitu penting kah itu, hingga beberapa kali yang mana Aku mengajak nya bertemu, dan tidak ada kesempatan pula. Hingga sampai saat ini pun, iya harus mengutus mu untuk menemui ku Tuan Ainsley...!
Ooohhh..."Iya...."maaf sekali lagi, Tuan Aaron memang seperti itu, dan apakah kerja sama ini akan tetap di lakukan Nona Bertha, dengan rasa hormat nya Ainsley berucap, dan tak mau mengecewakan klien nya saat ini.
Yang mana, klien satu ini, selalu berharap tinggi, dan lebih pada atasan nya, dan yang mana atasan nya pun, tidak perduli pada perasaan orang lain selain pada wanita nya saat ini.
Hah..."Ainsley mengambil napas panjang, dan merasa iba, dengan sosok cantik di depan nya ini.
Iya Bukan tidak tau isi hati nya, dan bukan cuma kali ini, Ainsley menghadapi klien yang seperti Bertha.
Yang mana..."Selain ingin bekerja sama dan juga mengambil hati atasan nya itu.
Nampak raut kecewa di hati Bertha, tapi mau bagaimana lagi dan iya pun berucap, Iya..."Saya akan tetep meneruskan kerja sama ini, dan berbicara di dalam hati, aku akan terus berusaha untuk mengambil hati mu Tuan Aaron, bagaimana pun cara nya.
Dan sekarang...iya pun melanjut kan diskusi kerja sama nya bersama Ainsley, mau bagaimana lagi, Bertha berpikir, tidak ada hari ini, masih ada hari esok kan, asal iya mau terus berusaha dengan memanfaat kan kerjasama ini.
*
*
*
Dan lain pula di Perusahaan Aaron, yang mana saat ini sudah memasuki jam makan siang serta, pekerjaan Aaron yang memang bertumpuk itu, membuat nya berfikir, kalau iya harus mengisi tenaga serta melihat Istri kecil nya itu, yang hingga bosan menunggu nya, sampai iya pun tertidur di sofa.
__ADS_1
Aaron pun memutus kan untuk menelpon sekretaris nya...
📱Hallo Jhon..."tolong kau belikan sarapan siang, dengan dua porsi, dan menu seperti biasa serta bawa keruangan ku segerah.
📱Baik..."Tuan...
Dan setelah menutup telpon nya, Aaron pun segerah merapikan berkas serta menutup laptop nya, lalu segerah berdiri dan menghampiri Alice.
Di lihat nya dari dekat wajah istri nya yang imut itu, dan dengan tersenyum mengembang, Aaron mempunyai ide jahil terhadap istri nya itu.
Saat ini Alice yang mana sedang tidur pulas, karena kecapean pulang dari kuliah nya, serta bosan juga menunggu lama Aaron bekerja, tampa tau harus ngapain dan akhir nya, iya pun tertidur di sofa dengan sendiri nya.
Dan dengan keras pula Aaron berkata di dekat kaca jendela, yang tinggi menjuntai menghadap ke kota luas nan padat, Aaron pun berkata...
Ooohhh ...iya Ayah mertua, Ayah mertua mau mampir main kemari kah, dengan sengaja yang suara Aaron dibikin teriak keras, agar Alice terbangun dan mendengar nya.
Tapi..."dasar nya, Alice yang kebo tidur nya, Alice pun masih tidur dengan nyenyak nya, hingga Aaron menoleh, dan tak ada pergerakan sedikit pun serta tercetus lah ide jahil lain nya.
Aaron pun tersenyum dan mencoba kembali mendekati Alice, Serta membenahi posisi nya dan mulai mendekat kan bibir nya trus..."cup....
Aaron saat ini telah mencium Alice, di saat Alice yang masih tertidur, hingga Alice pun terbangun, karena terganggu tidur nya, dan Alice pun melotot kan matanya dengan reflek mendorong tubuh Aaron kuat, karena ingin berontak.
Aaron..."Tersenyum kesenangan, tapi berbeda dengan Alice, yang mana dengan ini..."Tau sendiri bagaimana mana marah nya Alice saat ini, dan hendak meledak kan sumpah serapah nya hingga menyakitkan gendang telinga Aaron.
Hai..."Dasar yah..."Om mesum, mengambil kesempatan di dalam kesempitan, ngambil ciuman di saat gw tidur, itu sama saja mengganggu hak asasi seseorang tau, dan aku akan menuntut mu yah, dengan kesal nya, Alice berbicara panjang lebar, seperti rel kereta yang tiada henti nya.
Dan..."karena Aaron yang sudah faham akan sifat istri kecil nya itu, dengan santai pula, iya mendengar kan suara Alice yang hampir habis, karena segala unek-unek nya pun akhir nya keluar semua.
Tapi Aaron saat ini, mala seperti sedang menonton suatu drama, yang mana akhir nya, iya ikut berucap dengan senyum mengembang...
Apaaaa....!!!
Kau bilang akan menuntut ku, "Kalau begitu silahkan saja kau pergi ke kantor polisi saat ini juga, karena pintu ruangan ku pun terbuka lebar saat ini, dan ini ada HP ku pun, Aku taruh di atas meja ini.
Kamu mau pilih yang mana, mau di telpon, atau langsung melapor kan nya ke kantor polisi, Dan Aku disini gak akan kabur, karena mana ada seorang suami yang mencium istri nya sendiri akan di tahan, dengan masih gaya santuy nya, serta datar Aaron berbicara tampa rasa bersalah.
__ADS_1
Bagaimana wajah Alice setelah mendengar nya. Kalian pasti tau sendiri lah, dan ingin rasa nya, iya meledak kan semua amarah nya saat ini, yang mana rasa kesal Alice yang sudah memuncak serta berucap....
Om...!
Bisa gak sih Om, kalau cium orang itu, minta izin dulu kek, jangan main nyosor dan maksa kayak gitu aja. Sakit tau gak, dan harga diri gw di mana sih Om..."Aku ini kayak cewek murahan tau gak sih, dengan mulai terisak menangis Alice berkata.
Aaron pun...melihat, jadi merasa bersalah, dan mulai melembut hingga memeluk nya ke dalam dekapan Aaron.
Aaron memang dingin, dan hati nya keras, tapi tidak berlaku ke pada orang terdekat nya.
Serta dengan begitu saja Aaron segerah memeluk istri nya itu, untuk segerah menenang kan nya.
Sambil memeluk dan berkata Aaron..."Maaf, tadi Aku tidak berniat, tapi karena kamu nya yang tidur dan gak bangun-bangun, hingga akhir nya, hanya ada ide itu yang terlintas, dengan santai nya Aaron berucap dan sambil mengelus rambut panjang Alice.
Alice yang mendengar pun, mendongak dan langsung menatap Aaron, serta berucap...."Trus...kalau Aku gak bangun-bangun, Om akan terus mencium ku gitu....!!!
Mungkin...! "Jawab Aaron santai.
Aaahhh...."Apa gak ada cara lain sih Om, dan Alice pun mulai kesal dengan muka cemberut nya, serta mencoba melepas kan pelukan Aaron saat ini.
Hemmm..."Aaron yang menyadar kan Alice, serta Aaron makin mempererat pelukan nya, agar bisa trus memeluk Alice dengan sambil berucap....
Kamu itu sekarang istri ku, mau Aku apakan juga itu sah-sah saja, jadi siapa yang berani bilang kamu itu cewek murahan, maka akan segera Aku hancur kan saat ini juga. Jadi..." bila ada yang berani berkata seperti itu, bilang secepat nya pada ku dan satu lagi.
Jangan panggil aku Om, tapi mulai sekarang panggil Aku Husband, faham sambil Mantuil hidung Istri nya itu, Aaron yang berucap.
Dan...."Akhir nya...
Tok...tok ....tok...
Pintu ruangan di totok, dan berucap Aaron masuk, dan tampa mau melepas kan pelukan itu.
Yang memperlihatkan sekertaris Aaron yang masuk beserta membawa berbagai macam makanan ke dalam ruangan tersebut.
***
__ADS_1
Ini...jadi inti nya, setelah Jhon masuk, Jons pasti terkejut juga kan, dengan penampakan langka ini, yang mana si Bos yang selalu bersikap dingin pada setiap perempuan itu, dan kini nampak bisa di lihat dengan keadaan yang sedikit intim, dan juga membuat Alice saat ini,
Yang di lihat pun, menjadi malu nya minta ampun, hingga Alice semakin menenggelam kan muka nya, di dada bidang Aaron, karena tak terbiasa dengan posisi seperti ini, apalagi sampai di lihat orang, bagai mana yah🙄, dan bayang kan saja bagaimana jadi nya 😀.