Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Hukuman Alice


__ADS_3

Akhir nya jam kerja pun selesai, dan kini mereka pun hendak pulang kembali ke Mansion nya.


Hingga kini di dalam mobil, drama itu pun masih saja terjadi.


Alice yang merasa bosan sedari tadi, tak henti-henti nya memayun kan bibir nya itu, yang mana membuat Aaron semakin gemas, serta ciuman itu yang sekarang menjadi candu bagi Aaron.


Sehingga ide jahil pun, terus tercetus di pikiran nya.


Hem...hem..."Aaron mencoba mencair kan suasana, dan berpura-pura masih sibuk dengan hp nya, serta tak lepas melirik ke arah Alice.


Yang mana Alice saat ini, dengan muka kusut nya itu, dak dapat pula di katakan lagi. Gimana gak boring and kusut, seharian dia gak ngapa-ngapain, dan hanya diam menemani Aaron yang sedang kerja di kantor tadi.


Hingga bosan melanda dan sempat pula Aaron yang mengerjai nya siang tadi itu, sungguh membuat Alice geram nya minta ampun, sampai ingin Alice, memutilasi Aaron saat ini juga, dan kalau bisa mengubur kan nya hidup-hidup.


Dengan mendengar deheman Aaron tadi, itu sama saja mengundang kembali kekesalan Alice, yang mana Alice saat ini mulai melirik ke arah Aaron dan mendelik kesal.


Aaron pun mulai berucap "kamu tak ingin makan es krim kah, masih dengan menatap hp nya Aaron berucap.


Hingga Alice yang mendengar menjadi ceria kembali, dan langsung berucap...


Mau...!


Mau...!


Aku sangat mau dan dengan reflek pula Alice merangkul lengan Aaron manja, seolah anak kecil yang akan di belikan mainan oleh orang Tua nya.


Aaron mendelik senang, serta yang awal nya, Iya mencari cara tersebut di google, yang mana menjelas kan tentang cara menaklukan wanita yang masih polos dan sifat nya yang masih terlihat kekanak-kanakan.


Dan terlihat lah berbagai macam cara yang keluar dan, serta semua nya itu bertolak belakan dengan semua yang iya laku kan selama ini.


Awal..."Aaron merasa pusing, tipi tiba-tiba saja Aaron mendapat ide ini, yang mana melihat Alice yang suka sekali makan.


Dan dengan rasa puas, ide nya pun berhasil, dengan mengatakan, kau senang makan eskrim, maka kita sekarang akan segerah pergi ke restoran dan akan memesan nya, tapi dengan satu syarat.

__ADS_1


Hah..."Apalagi sih ini, Alice melotot heran, dan berucap....


Kenapa mesti pake syarat segala si Om, eh... Husband ! "Dengan kesal nya Alice berucap serta bibir nya pun sekarang langsung di manyuni dengan tangan di lipat di dada.


Yang membuat Aaron semakin gemas saja.


Serta Aaron pun berucap kembali..."Tentu saja ada syarat nya, lah zaman sekarang, apa-apa tidak ada yang gratis, mau pipis aja mesti bayar kan.


Di tambah ini adalah eskrim yang kau ingin kan, maka dari itu, tidak semudah itu, untuk kau mendapat kan nya Nona muda, eh salah istri ku. "Aaron yang sekarang berucap, dan mulai mengikuti gaya Alice. Tapi ini hanya untuk mereka berdua, dan tidak berlaku pada yang lain nya


Hingga yang mendengar pun tercengang bukan main, karena Aaron yang sekarang bukan lah Aaron yang biasa nya.


Hingga akhir nya, Alice pun berkata..."Okey..."Cepat katakan apa syarat nya...."dengan malas Alice berucap...


Syarat nya gampang kok, dengan cuek dan muka datar Aaron berucap, tampa melihat ke arah Alice.


Yah..."Gampang nya apa...!


Cepat katakan, atau Aku ngambek lagi nih...🙎.


Ngambek aja, berarti eskrim nya gak jadi nih. Dengan masih bersikap cuek, Aaron berucap dan berpura-pura memain kan hp nya itu.


Aaron ingin melihat, sampai dimana niat Alice ingin mendapatkan eskrim nya itu.


Ahh.. "Om .."Bikin kesel aja deh, eh...up..."Alice menutup mulut nya dan....


Tak lama...Cup..."Aaron kembali mencium nya sekilas sambil menyingkir kan tangan yang menghalangi nya dan berucap..."Ini untuk hukuman mu dan sekali lagi Aaron mencium nya yang dalam, serta sedikit lama dan lembut hingga Alice hampir kehabisan napas serta memukul-mukul dada Aaron.


Sampai akhir nya, Aaron pun melepas kan ciuman itu, sambil mengelap bekas di bibir nya yang basah akibat ulah Aaron.


Ommm mesum..."Dengan kesal nya Alice berucap, dan tampa menghirau kan Aaron akan menghukum nya lagi serta melengos ke arah samping kaca jendela mobil karena kesal.


Hingga Aaron pun berucap sambil memeluk nya dari belakang, Tadi itu adalah syarat nya, jadi apakah sekarang masih mau makan eskrim nya.

__ADS_1


Tapi..."Kalau gak mau ya uda, kita batal kan saja sekarang dan langsung pulang ke Mansion.


Serta membuat Alice mendengar nama eskrim menjadi berbinar, dan berucap...


Enak aja dibatalin, gak mau, Alice sudah bosan seharian nungguin kerja di kantor dan syarat nya juga sudah di ambil, dan ini juga mau di batalin.


Enak aja Om..Eh... Husband, gak..., gak boleh batal.


Pokok nya mesti jadi, dan awas saja kalau sampai batal, Dan pak sopir, ayo jalan sekarang ke Restoran, serta awas saja kalau sampai belok ke Mansion dan ini juga, apa sih peluk-peluk.


Mulai deh, cari kesempatan dalam kesempitan nih, Alice yang berkata sambil memukul-mukul lengan Aaron yang masih tak mau melepas kan pelukan nya.


Gak papa sayang, kan enak malam-malam yang dingin ini berpelukan...lalu makin mempererat pelukan nya itu, serta tidak memperduli kan orang yang di depan, yang melihat nya.


Hingga Alice menarik napas berat dan hanya bisa pasrah, serta dengan perlakuan Aaron akhir-akhir ini memang banyak menguras tenaga serta emosi nya, yang mana kebiasaan yang tak biasa Alice laku kan, dan sekarang seperti nya harus terbiasa, dan bahkan Alice pun sedikit-demi sedikit, Alice juga mulai menikmati nya.


Hingga akhir nya, mereka pun sampai di Restoran besar nan mewah serta dengan segerah mereka pun keluar dan memasuki Restoran tersebut.


Dengan semangat Alice memesan es krim nya dan menyantap nya dengan nikmat, serta di tatap Aaron dengan senang pula.


*


*


*


Tapi... "Dari tempat kejauhan, ada sepasang mata yang menatap lekat serta dengan amarah nya.


Dan bagaimana dia tidak marah, dengan berguman, iya pun berkata, jadi ini yang kau bilang urusan penting itu kah Tuan Aaron.


Kau hanya milik ku, dan hanya Nona Bertha Faine Geoof yang bisa mendampingi Tuan Aaron, serta yang lain tidak akan cocok dengan mu, terlebih anak kecil itu.


Akan ku singkirkan iya secepat nya, bila iya memang mengganggu mu, serta menghalangi ku, untuk mendapat kan mu. Serta untuk saat ini, ku biar kan kau bersenang-senanglah terlebih dahulu.

__ADS_1


Tapi besok akan ku mulai aksi ku ini, yang akan mengejut kan mu Tuan Aaron.


Kau akan tau siapa itu Bertha Faine Geoof, dengan senyum seringai jahat nya, Bertha mengeram kesal dan hendak secepat nya meninggal kan Restoran tersebut serta tak mau berlama-lama melihat kemesraan Aaron dan Alice saat ini.


__ADS_2