Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Perdebatan antara Aaron dan Nakamura


__ADS_3

Sorot mata peperangan seperti sedang menaikan bendera perang nya.


Serta tak pula membuat Alice semakin pusing saja di buat nya. Dan ingin segera mengalih kan pandangan buruk tersebut dari putra nya saat ini.


Dan benar saja !" Saat ini putra nya yang sedang melihatnya pun, serta menjadi penasaran dan semakin enggan untuk mengalih kan pandangan nya dari mereka berdua dan malah saat ini, putra nya pun mulai bertanya dengan polos nya dengan berucap :


Mamy....!" Kenapa Paman itu dan Ayah angkat saat ini menjadi bertengkar ! Apakah mereka saling mengenal Mamy dan apa masalah mereka Mamy, "dengan bingung, sang Putra bertanya dan tak lepas pula sorot matanya dari Aaron dan Tuan Nakamura.


Hingga Alice bingung harus berbuat apa serta maju untuk menjadi penengah bagi mereka berdua, sebelum Restoran ini menjadi hancur, serta banyak pihak yang akan dirugikan.


Alice yang saat ini, sebelum mendekati mereka berdua, terlebih dahulu berpesan kepada putra nya dengan berkata, "Sayang...! "Kamu tunggu disini sebentar yah, karena Mami ingin menengahi pria dewasa itu, yang seperti nya malah sifat nya terlihat seperti anak-anak dan menghancur kan Restoran ini.


Putra nya pun hanya terkikik geli mendengar perkataan Mamy nya, dan kemudian berkata, "Baiklah Mamy ! buruan kau cepat pisah kan mereka sebelum mengacau kan Restoran ini serta membuat banyak nya kerugian dari berbagai pihak.


Dan sontak !" Dari perkataan tersebut membuat hati Alice seakan tergelitik dengan sikap anak kecil, tapi pemikiran nya, seperti lebih dewasa sari pada dua orang yang ada di hadapannya saat ini.


Maka setelah berkata demikian, Alice pun dengan hati tenang meninggal kan putra nya dan mendekati dua pria yang sampai saat ini pun, belum ada yang mau mengalah sama sekali, hingga Alice yang saat ini sudah berada ditengah-tengah mereka berdua.


Dengan tegas pula Alice berucap, "Apakah kalian akan terus bertengkar disini hah !" Dengan emosi Alice berucap.


Kalau kalian memang masih mau bertengkar, maka silahkan di terus kan sampai kalian puas serta menjadi tontonan banyak bagi semua orang saat ini.


Tapi Aku dan putra ku akan segerah pergi, karena masih banyak urusan yang lebih penting, ketimbang melihat kalian berdua terus bertengkar !" okey dan sampai jumpa, serta tampa kata lagi, Alice langsung berbalik mendekati Putra nya dan mengajak nya segerah pulang, dengan berucap:


Ayo sayang, kita segerah pulang saja, dari pada terus disini dan melihat tontonan yang tidak berguna itu, dengan sambil berkata dan mulai menuntun tangan Putra nya, Alice terus berlalu, dan meninggal kan dua pria yang bertengkar tadi diam mematung, setelah diperingatkan oleh Alice barusan ini.

__ADS_1


Tapi kedua pria itu dengan cepat sadar serta terus mengejar Alice dan bersikeras merekalah yang akan mengantar nya pulang.


Tapi dengan tegas pula ditolak oleh Alice, dengan terus melaju dan saat ini telah mendekati mobil nya.


Dan dengan segerah pula mereka berdua menghalangi Alice memasuki mobil nya, serta mulai berdebat lagi untuk siapa yang akan mengantar nya pulang.


Alice hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, dan tak menghiraukan mereka yang masih berdebat, serta dengan segerah memasuki mobil nya dan segerah pula berlalu melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.


Mereka berdua yang tersadar lalu dengan segerah memasuki mobil masing-masing dan mencoba mengejar mobil Alice saat ini.


Hingga Alice yang menyadari, hanya bisa pasrah dan mengambil napas berat nya, dan fokus saat ini dengan mengemudi nya.


Hingga sampailah mereka disebuah Apartemen sederhana dan segerah memasuki nya.


Tak lupa pula kedua Pria yang menyusul nya tadi, mereka pun saat ini memaksa untuk ikut masuk kedalam Apartemen nya.


Kalau kalian masih saling bertengkar, serta kemungkinan besar, Mamy ku tidak akan mungkin untuk mengizinkan kalian berdua untuk segera masuk.


Maka dengan terpaksa pula, mereka berdua berpura-pura akur saat ini, dan mulai saling rangkul, menunjuk kan kalau mereka saat ini telah akur, agar dapat dengan segerah di izinkan masuk. Yang hingga membuat Putra Alice hanya bisa tersenyum saat ini, karena melihat pemandangan tersebut. Dan berucap didalam hati," ini sungguh mereka yang kekanak-kanakan, dan di kira Aku tidak tau kalau kalian berpura-pura, tapi...Sudahlah !


Lalu..."Dengan segerah mengizinkan mereka berdua masuk., dan duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.


Alice yang melihat !" hanya bisa pasrah dan dengan segerah menyuruh putra nya, untuk segerah pergi masuk kedalam kamar nya, untuk segerah membersih kan diri nya dan segerah juga beristirahat.


Maka dengan segerah pula, Putra nya itu menuruti kemauan Mamy nya, serta berlalu dan memberi salam terlebih dahulu, untuk berpamitan, agar iya terlihat mempunyai tatakrama serta menghormati mereka sebagai tamu saat ini.

__ADS_1


Dan..."Setelah putranya itu berlalu, barulah Alice berucap sebelum nya dengan berkata, Aku ingin pergi ke dalam terlebih dahulu untuk membawakan kalian minuman dan sedikit cemilan.


Dan tak lama setelah Alice pergi, Tuan Aaron beserta Tuan Nakamura kembali untuk bertengkar, hingga Putra Alice yang masih mendengar kebisingan pun segera keluar dan melihat mereka serta berkata:


Apakah Paman dan Ayah angkat akan terus bertengkar dan tidak bisakah kalian berdua berbicara secara baik-baik saja.


Dan Aku juga akan duduk disini untuk menjadi penengah bagi kalian hingga kalian bisa berdamai. Dengan santai Putra Alice berucap dan menatap inten kedua orang dewasa itu.


Hingga Alice pun telah datang dengan membawa beberapa cemilan serta minuman nya.


Seraya Alice duduk dan menyajikan nya, Alice kembali menyuruh putra nya tersebut untuk kembali masuk kedalam kamar nya dan segerah beristirahat saja.


Serta Alice dengan mengusap lembut wajah serta rambut putra nya dan menjelas kan, ini pembicaraan orang dewasa, maka...alangkah baik nya Ricard untuk segera masuk dan tidak menguping pembicaraan ini.


Baik...!" Jawab putra nya dengan lembut pula, dan berlalu meninggal kan mereka semua menuju masuk kedalam kamar nya.


Setelah di rasa Alice anak nya yang telah masuk kedalam kamar nya dan tidak akan mendengar kan pembicaraan ini.


Maka Alice dengan mengambil napas berat dan akan mulai berkata kepada mereka berdua serta memberi tau dan menjawab semua apa yang akan ditanyakan oleh suami nya itu. Dan yah benar, Aaron memang masih suami nya Alice.


Karena sewaktu Alice kabur, mereka berdua tidak perna membicarakan soal perceraian hingga saat ini.


Dan disini lah Alice mulai berkata dengan berucap maaf atas kesalahan ku karena telah kabur dari mu suami ku dan untuk sahabat ku ini, terima kasih atas semua bantuan mu selama ini ! tapi Aku tidak bisa memberikan lebih selain persahabatan, dengan tertunduk lesu Alice berucap dan menyiratkan banyak pertanyaan bagi Aaron serta rasa kecewa bagi Tuan Nakamura saat ini.


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Yuk...kita bersambung dahulu yah, and makasih dah mau membaca😍


__ADS_2