Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Perasaan pilu sang Ayah


__ADS_3

"Bagai mana tidak...!


"Tuan William sangat marah saat ini, yang mana setelah mendengar nya. Walau saat ini iya telah berpisah dengan istri nya itu. Tapi iya tetap menyayangi Putra nya ini, hingga iya mendengar dan kembali masalah ini melibat kan orang dua yang di benci nya, serta Tuan William berguman...!


"Aku akan menghancur kan kalian berdua nanti ! "Dan tunggu saja saat itu tiba. Kalian pasti akan merasakan nya itu! "Serta tercetak lah guratan kemarahan, yang membuat mantan istri nya itu mengkerut kan dahi nya, penasaran.


"Ada apa William...!


Apakah kau mengenal mereka berdua, dan Nona...! "Terimakasih kau telah membawa Putra ku ke Rumah sakit ini.


Yang mana, "Amora yang merasa diri nya sudah tidak di perlukan lagi saat ini, dan ini sudah menyangkut masalah keluarga. Serta, iya yang hanya merasa orang luar, dan tak pantas lagi ikut campur masalah ini.


"Tapi, di hati Amora seperti menyimpan rasa tak rela ! "Yang mana ini pun menyangkut sahabat nya Alice beserta suami nya.


"Amora yang melihat gelagat Ayah nya Brayen tadi. Yang seperti menunjuk kan rasa tidak suka yang sudah lama, dan berpikir...!


Apakah di antara Tuan Aaron dan Tuan William itu sudah memiliki dendam lama ya...!๐Ÿค”


Karena yang di lihat Amora saat ini, seperti Tuan William sangat marah setelah mendengar nama Tuan Aaron dan sahabat nya Alice itu disebut.


Dan karena iya sudah menjalankan tugas nya, untuk mengantar kan Brayen ke Rumah sakit telah selesai. Maka dengan ini, selesai pula urusan nya dengan Brayen.


***


Saat ini, "Di salah satu Rumah sakit terbesar lain nya. "Alice mulai membuka mata nya perlahan dan menahan rasa sakit yang luar biasa di bagian wajah nya itu.


Dengan pergerakan tersebut, "Aaron pun ikut terbangun, yang mana tangan mereka yang saat ini masih saling menggenggam satu sama lain.


Dan...."Dengan segerah pula, Aaron bangkit, serta bertanya...!


Apakah ada yang mau ku ambil kan sayang ? "Atau...kau mau ku panggil kan Dokter...!


Dokter....!


Dokter....!

__ADS_1


"Cepat lah kemari dan periksa kembali istri saya...! "Aaron yang panik, tidak tau harus berbuat apa, setelah melihat istri nya sadar dan seperti merasa sakit.


Dokter pun akhir nya masuk terburu-buru, dengan di tarik Aaron...! "Untuk segerah memeriksa keadaan istri nya tersebut.


Setelah Dokter memeriksa, dan di tatap Alice aneh, dengan melirik Aaron yang berada di samping nya.


Dokter tersebut, tersenyum dan berucap...!


Keadaan istri Anda saat ini, sudah lebih baik, serta menunggu pemulihan saja Tuan, dan seperti yang saya jelas kan di awal kita bertemu tadi, saya harap Tuan bisa melakukan nya, karena dengan begitu, akan mempercepat pemulihan nya.


"Aaron memanggutkan kepala! "Tanda iya sudah mengerti". Dan iya pun segerah kembali menghampiri Alice, yang mana Alice saat ini, seperti sangat kecewa dengan Aaron.


Alice Hanya diam dan melirik ke arah lain, yang mana pergerakan nya saat ini, sangat sulit. Karena penyangga yang di pasang di leher nya itu.


Tak lama, di saat Aaron yang mulai frustasi akan sikap istri nya ini. Dengan sekejap pula, seseorang tersebut masuk dan segerah mendekati Putri nya saat ini, dengan rasa bersalah pula, Tuan kendrik pun melirik Aaron dengan tajam nya.


Dan iya ingin sekali, mendengar penjelasan dan kenapa ini bisa terjadi terhadap Putri nya, hingga menyebab kan nya seperti ini.


"Aaron hanya mengambil napas berat, dan berlalu keluar, untuk sedikit memberi ruang kepada Ayah dan anak ini, agar bisa melepas perasaan mereka saat ini.


Dengan rasa pilu, "Tuan Kendrik saat ini menatap keadaan Putri nya, dan iya pun bertanya...!


Apa yang terjadi dan kenapa sampai seperti ini...! "Dan apakah Ayah mu ini telah salah menyerah kan mu kepada Tuan Aaron nak ! "Dengan perasaan sedih dan rasa bersalah, "Ayah nya berucap !"Tak tega melihat keadaan Putri nya saat ini.


Tapi Alice...! "Masih tetap diam seribu bahasa, serta memalingkan wajah nya, bukan karena iya kecewa, dan bukan pula iya yang hendak merengek ingin pulang.


Yang Alice mau ...! "Iya hanya tidak mau membuat Ayah nya semakin bersedih, setelah melihat nya saat ini.


"Alice sekarang sudah banyak berpikir untuk juga memikir kan perasaan Ayah nya. Karna iya tau yang mana Ayah nya selama ini sudah sangat susah di buat nya.


"Yang mana iya dahulu, yang selalu saja membantah, karena tak mau terkurung, dan sekarang iya pun tau, itu karena Ayah nya, yang selalu ingin melindungi nya.


"Alice tak ingin lagi membebani Ayah nya terus. "Yang mana iya pun merasa, belum pernah sedikit pun menyenang kan hati Ayah nya itu hingga dewasa ini.


"Alice selalu saja mencari perhatian Ayah nya, Yang selalu sibuk bekerja, semenjak Mama nya meninggal.

__ADS_1


Apa pun yang di minta Alice selalu di turuti, tapi tidak untuk keluar bebas. "Dan entah apa yang terjadi dengan kematian Mama nya yang sangat mendadak, saat itu, serta...yang iya tau dari cerita...!


"Mama nya yang mengalami sakit, disaat mengendarai kendaraan nya, dan menyebab kan kecelakaan. Dan setela itu, Ayah nya menjadi posesif ke pada Alice.


***


"Tuan kendrik duduk mendekat saat ini, sambil menggenggam erat jari putri nya, yang mana membuat tangis Alice menjadi pecah.


Iya pun tak kuat menahan hati hingga menoleh melihat ke wajah Ayah nya, dan memanggil....!


Ayah....!


Nampak guratan lelah yang membuat hati sang Ayah terenyuh sakit dan menjawab...!


Iya...."Putri ku ! "Ada apa sayang ! mana yang sakit ! dan kata kan , apa yang kau mau saat ini....?


Alice menggeleng lemah dengan senyum manis nya, iya tak mau lagi membuat sang Ayah terbebani dengan diri nya.


Hingga Alice pun mulai berucap...! "Ayah jangan khawatir kan Alice lagi, bukan kah Alice sudah punya suami saat ini yang dapat melindungi Alice, dan Alice mohon, agar Ayah tidak terlalu lagi memikir kan Alice.


"Alice hanya ingin Ayah bahagia saat ini. Dengan sedikit menahan sakitnya, Alice terus berucap, agar tidak membuat Ayah nya cemas.


Ayah pun mengangguk kan kepala nya, membuat putri nya tenang, serta tak sabar meminta penjelasan ke pada sang menantu nya nant., yang mana iya ingin kejelasan, mengapa Putri nya sampai menjadi seperti ini.


Dan setelah merasa cukup mereka berbincang sebentar. "Tuan Kendrik pamit undur diri ke pada Putri itu, sambil mencium kening nya lembut.


Hingga iya pun telah keluar dari ruangan tersebut.


Saat di luar, "Yang mana Aaron telah menunggu dengan gelisah, serta terdengar suara ada seseorang yang sudah keluar dari Ruangan istrinya, serta sambil memanggil nama nya...!


***


Tuan Aaron yang terhormat, dan dengan reflek pula Aaron berbalik serta menatap wajah Ayah mertua nya.


Yang mana saat ini, sedang menunjuk kan aura kemarahan yang hebat, karena iya sudah mendengar semua dari impor man nya, dan saat ini iya pun butuh kejelasan dari mulut Aaron langsung.

__ADS_1


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Kita sabung dahulu yah sampai besok dan selamat menjalan kan ibadah puasa, semangat๐Ÿ’ช, sampai akhir nya,๐Ÿค—


__ADS_2