Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin

Cewek Bar-bar Penakluk CEO Dingin
Pelarian Aluce


__ADS_3

Dan di mana saat rasa penasaran Alice yang sudah memuncak, serta akhir nya Alice memutus kan untuk segera melihat nya sendiri, serta diperlihatkan dengan penampakan tersebut, dan membuat mata Alice serasa ingin keluar saat ini, serta berucap lah Alice.


"Tuan Aaron yang terhormat....!


Yang mana sontak membuat keterkejutan kedua manusia di hadapan nya saat ini, dengan mendongak kan wajah nya, dan melihat ke arah Alice.


Dan membuat Aaron yang gelisah, serta Bertha yang penasaran, kenapa wanita tersebut bisa terus berada disisi Aaron, seperti saat ini.


Alice pun dengan perasaan yang hancur, langsung hendak pergi meninggal kan ruangan tersebut. Tapi dengan cepat pula dikejar Aaron untuk mencegah kepergian nya, dan coba ditahan oleh Bertha dengan memegangi lengan Aaron, untuk meminta penjelasan. Akan tetapi malah mendapat tatapan tajam dari Aaron serta dengan segerah melepas kan pegangan tersebut, dan berusaha mengejar Alice kembali.


"Alice yang begitu merasa kecewa pun, hingga berlari kencang tampa memperduli kan diri nya yang belum baik-baik saja, serta keadaan nya yang sangat buruk itu, hingga iya menjadi pusat perhatian di kantor nya saat ini.


Dibelakang Aaron terus mengejar, tapi tetap kalah dengan waktu, hingga Alice pun sudah berada di dalam lift. Hingga di ikuti Berta dan terus merengek dengan berkata, untuk apa masih mengejar wanita yang tidak berkelas seperti itu, serta seperti tidak berpendidikan dan kekanak-kanakan itu, yang mana malah membuat Aaron semakin merendah kan Bertha saat ini, hingga Aaron terus mengejar, dan tampa memperduli Bertha, serta menekan tombol lift untuk karyawan biasa.


Tapi tetap saja, Aaron yang kalah cepat, dan masih tidak dapat menemukan Alice istri kecil nya itu, serta dengan segerah menelpon Ainsley dengan berucap.. ! "Minta Jhon handle pekerjaan ku sekarang, dan cepat kau ikut aku sekarang juga, dan ku tunggu di parkiran lima menit, atau kau ku pecat kau sekarang juga.


Yang mana membuat Ainsley mendengus berat, dan berlari cepat, agar Bos nya itu tidak kembali marah, serta kehilangan pekerjaan nya saat ini.


Aaron dengan gelisah menunggu di parkiran dengan terus melihat jam di tangan nya serta, melihat juga alat GPS yang telah dipasang dihp istri nya. Yang mana telah menunjuk kan tempat nya berada saat ini.


Alice sekarang sudah berada di dalam taxi dan dengan sesenggukan menangis, yang entah mengapa iya merasa sakit saat melihat dan mendengar yang di laku kan suami nya tadi.

__ADS_1


Tampa disadari, iya yang begitu rindu terhadap teman nya Amora dan ingin berbagi cerita, hingga iya pun memutus kan untuk menemui nya sekarang ini.


***


Dan setelah Ainsley turun, serta menemui Aaron, dengan segerah mereka berangkat sekarang, menuju ke tempat lokasi yang di tuju oleh GPS tersebut, dengan kesal Aaron mengerang dan berucap....


Kemana saja kau tadi hah, hingga membiar kan perempuan penggoda tadi memasuki ruangan ku. Dengan darah mendidih nya Aaron berucap...!


Dan di balas Ainsley dengan berkata Maaf Tuan, saya tidak tau, mungkin saat itu saya masih di Ruang HRD yang tadi memang ada sedikit masalah di tempat tersebut, dengan terus menundukkan kepalanya Ainsley berucap.


Hah..."Sudah lah, yang penting sekarang, kita temukan dahulu istri ku itu. Dengan masih kesal nya Aaron yang berucap.


***


Dan Alice berinisiatif untuk pergi ke tempat biasa yang mereka tongkrongi, di mana tempat itu tak jauh dari tempat Amora sahabat nya itu.


Serta benar saja, setelah Alice sampai di tempat tersebut, yang mana tempat tersebut berada di tempat di mana Alice pernah besembunyi dan menginap semalam saat diri nya melarikan diri dari kejaran pengawal Ayah nya, dan yah..."Tempat tersebut adalah tempat yang berada dibawah kolom jembatan, yang mana Alice perna menginap semalam hingga membuat nya tak bisa tidur, serta tempat tersebut juga, adalah tempat dimana iya dan Amora biasa mengajar anak-anak jalanan untuk belajar bersama dan mengajar kan membaca dan menulis dengan secara gratis, agar mereka semua tidak buta huruf serta di tipu atau di manfaat kan orang nanti.


Dengan hati senang pula


Setelah Alice melihat penampakan tersebut, dimana Alice melihat Amora yang dengan ceria nya, sedang mengajar Anak-anak jalanan tersebut dan tampa lelah pula, walau sebagian waktu nya juga, iya kadang harus bekerja menjadi pelayan cuci piring disalah satu rumah makan dan dimalam nya, iya pun kadang menyempatkan diri untuk memulung.

__ADS_1


Dan Alice sudah beberapa kali untuk menawar kan nya menempuh pendidikan nya, tapi Amora terus menolak, dan tak mau terus merepotkan Alice, serta terus menerima bantuan nya. Dan iya berkata mungkin iya pun tak akan ada waktu untuk belajar, yang di karena kan, seabrek nya atau segala macam pekerjaan iya ambil, agar hanya untuk mereka makan dan kehidupan sehari-hari, serta pengobatan ibu nya Amora yang kadang membuat penyakit nya kambuh.


Amora berbalik menatap seseorang dengan tersenyum lebar, saat mendengar suara Alice yang memanggil nya itu.


Dan Alice pun dengan senang pula, berlarian menuju ke tempat mereka semua yang saat ini sedang belajar.


Semua anak-anak pun, ikut senang saat melihat Alice, serta berucap kakak dan berhamburan semua mengejar Alice serta memeluk nya.


Dan kehidupan seperti inilah yang tidak pernah Alice dapat kan di dalam Mansion Ayah nya tersebut, hingga iya selalu melarikan diri ke tempat ini.


Dan mereka semua pun, dengan senang berpelukan, hingga salah satu anak berucap, kakak kemana saja beberapa ini ! "Dan kenapa sekarang baru datang, serta asal kakak tau, kita semua ini kangen banget sama kakak, dan kakak Amora pun, kadang suka melamun mengajar nya, saat setelah kakak tidak datang-datang kemari, dengan muka polos nya, anak kecil tersebut berucap.


Dan di balas Alice dengan lembut sambil berucap ...


Maaf kan kakak sayang, karena kakak sibuk beberapa hari, ini dan baru hari ini kakak sempat kemari, jadi jangan sedih lagi yah, dengan lembut dan sayang Alice berucap dan juga mengusap-usap kepala nya itu, seolah itu adalah putri kecil nya, serta saat tampa di ketahiu Alice, perlakuan nya yang seperti ini pun sedang di lihat sepasang mata, oleh seseorang dari jauh dan menciptakan sebuah senyum lebar di wajah nya.


Alice masih larut dengan dunia nya saat ini, yang mana iya memang sudah rindu tempat ini, dan merasakan kebebasan serta kesenangan bersama anak-anak kumuh ini.


Hingga tampa di sadari nya, seseorang yang sudah menatap nya tadi, sudah berdiri di belakang nya.


🥀🥀🥀🥀🥀

__ADS_1


Ayo tebak, kira-kira siapa yah yang berdiri di belakang Alice tersebut, ada yang bisa tebak, yuk ikuti terus cerita nya dan jangan lupa pula tinggal kan jejak nya yah😀


__ADS_2