
Setelah Alice meninggal kan mobil nya Aaron, "nampak Aaron yang diam sejenak tampa berkata sepatah kata pun, seperti seseorang yang sedang memikirkan sesuatu hal tersebut, membuat asisten nya Ainsley bingung dan berucap...
Maaf Tuan, kita akan segerah melaju atau....
Jalan..."ucap Aaron tegas dengan wajah dingin nya.
Tapi tak lama iya berucap kembali, cepat selidiki perempuan tadi, dan cari tau kenapa iya bisa berada di sana, serta apa saja yang iya laku kan, dan secepat nya, kirimkan hasil nya ke saya.
Baik Tuan, dengan sigap nya Ainsley langsung menelpon seseorang di seberang sana, dan memerintah kan seperti yang Tuan nya perintah kan.
***
Tampak saat ini, Alice telah sampai di daerah perkumuhan, dan iya masih secara sembunyi-sembunyi untuk memasukinya, yang bisa di bilang gubuk tinggal seseorang yang menetap di sana.
Bagaimana Alice tidak sembunyi-sembunyi, karena iya telah terbiasa tertangkap di daerah tersebut, dan iya hendak meminta tolong, untuk di Carikan tempat bersembunyi yang baru.
Dan karena iya merasa tempat tersebut sudah tidak lah aman lagi bagi nya. Serta iya harus terus melarikan diri dari pengawal Ayah nya itu.
Alice pun akhir nya dapat memasuki gubuk tersebut dengan sangat berhati-hati serta berbicara dengan seseorang yang berada di dalam nya.
Yah...."di dalam nya berada keluarga dari sahabat Alice sedari kecil yang tinggal di daerah kumuh tersebut.
Alice yang memang anak orang kaya dan manja, bahkan iya tidak mungkin untuk selalu meminta sesuatu, dan itu harus di kabul kan oleh Ayah nya.
Alice bukan tidak bersyukur akan kehidupan nya saat ini.
Iya hanya butuh teman yang iklas, bukan teman yang pamrih dan selalu pamer bahkan iya juga butuh kebebasan untuk bermain tampa harus bersikap yang kepura-puraan dan itu hanya iya dapat kan di sini.
Dan...di sini, Ayah sahabat nya tersebut berucap... "kamu bisa memalsukan identitas mu, serta menaiki bus besok untuk pulang di kampung halaman ku serta di antar oleh Amora, tapi tidak untuk malam ini, maka kamu harus beristirahat sementara yang mana agar tidak ketahuan kamu harus tidur di bawah kolom jembatan itu, yang mana...di situ tidak ada yang tahu kalau ada seseorang yang meninggali dan apa kamu sanggup Nona, karena Aku rasa, sebentar lagi pengawal Ayah mu akan sampai kemari.
Baik..."Tapi bisakah kalian antar kan aku terlebih dahulu, karena sebenar nya aku sedikit takut sih.
__ADS_1
Bisa Nona, di jawab kembali oleh Ayah nya Amora dan kembali berucap, tapi sebaik nya Nona juga mengganti pakaian Nona, agar tidak mencolok di lihat orang nanti.
Ah...baik lah, di jawab Alice dan mengikuti Amora yang hendak meminjam kan salah satu pakaian nya tersebut.
Dan....setelah berganti pakaian, Alice pun segerah pamit serta di antar oleh sahabat nya ketempat tujuan, serta membawa selimut untuk menjaga dari dingin malam dan nyamuk-nyamuk yang akan menggigit nya nanti.
Maklum, Alice yang terbiasa tinggal di Mansion megah, membuat teman nya tersebut menjadi galau, takut Nona nya sangat menderita dan tidak nyaman.
Tapi berbeda dengan Alice, iya sangat menyukai petualangan ini, yang mana ini berarti suatu tantangan bagi nya.
Selepas mengantar kan Alice, Amora segerah kembali ketempat gubuk nya, agar tidak dapat menimbul kan kecurigaan.
Dan ...benar saja, baru saja Amora pulang serta membaring kan tubuh nya.
Pintu gubuk nya pun di gedor dengan kuat nya, serta panggilan agar segera di buka kan pintunya.
Baru saja di buka, mereka semua menerobos masuk serta menggeledah gubuk nya, tapi tidak menemukan apa-apa.
Dimana Nona Alice...???
Pasti kalian yang menyembunyikan nya kan, dan cepat kata kan, atau....
Atau apa...!
Tatap Amora tajam menantang, seperti iya tidak tau apa-apa yang terjadi dengan Alice.
Atau...kami akan menghancur kan gubuk mu ini.
Coba saja kalau berani, memang kita orang rendah, selalu di tuduh, dan kita tidak tau di mana Alice, biar kalian memaksa bagaimana pun, bagai mana kita akan memberi tau, dan apa kalian punya bukti kalau Alice tadi kemari.
Bukan setiap masalah iya akan kemari, dan kalian lebih pintar, maka cari lah di tempat lain, karena tempat ini seperti nya sudah bukan lagi tempat pelarian nya, yang mana sudah kalian ketahui dan Alice pasti merasa tidak lagi aman di sini.
__ADS_1
Baik...."ucap pengawal tersebut, dan sebelum pergi, iya kembali berucap...
Dan bila Nona Alice sampai kemari, cepat kabari, dan kabar kan ke pada Nona Alice, kalau saat ini Ayah nya sedang sakit.
Baik Lah Tuan...."akan saya sampai kan nanti bila kita sudah bertemu.
Hemmm..."dan mereka pun mulai melanjut kan pencarian nya, serta Amora pun dengan segerah menutup pintu gubuk nya itu di sertai rasa lega di dalam hati nya.
Hah..."Amora menarik napas nya dalam, di sertai pelukan dari ke dua orang tua nya dan berucap..
Cepat lah tidur, karena besok kalian akan berangkat ke desa tempat kampung nenek mu tinggal.
Hem...Ayah, kalau begitu Amora kembali ke kamar dan tidur dahulu yah Ayah.
Iya..."Ayah dan Ibu juga akan istirahat mengingat besok juga akan mempersiapkan keberangkatan kalian
Akan tetapi di lain tepat, Benar saja...
Ayah Alice nampak cemas hingga membuat penyakit nya kambut dan di rawat di dalam mansion nya tersebut dengan terus menyebut kan nama anak nya itu.
Tapi....mereka tidak bisa berbuat apa-apa saat ini, karena Nona Alice memang belum dapat di ketemu kan.
Dan saat ini, Aaron masih duduk di dalam ruang kerja di Mansion nya, serta di hampiri oleh Ainsley dan berucap... "dengan memberikan satu informasi nya tersebut mengenai segala sesuatu berkaitan kegiatan Nona Alice selama ini dan saat ini.
Aaron pun mulai membaca dengan teliti segala informasi nya dan tampa melewat kan sedikit pun pun informasi tersebut, serta iya sangat terkejut akan isi dari segala kegiatan Nona Alice yang mana berkebalikan dari yang iya bayang kan.
Menarik..."sudut bibir Aaron mengembang dan tak perna penampakan itu terjadi, bahkan ini adalah suatu yang langka bagi pengelihatan Asisten nya Ainsley serta Aaron pun kembali berucap....
Jadi kelinci kecil itu sudah menolak ku dan iya ingin melarikan diri, tidak ada kebebasan bagi nya bila sudah ada di tangan ku, dan ini juga menjadi mainan yang menarik.
Baik lah kelinci kecil, kau ingin bermain-main dengan ku dan ingin kabur kan, kita lihat...
__ADS_1
Apakah kau bisa melakukan nya kelinci kecil ku, dan sudut bibir nya masih terus mengembang sambil terus berucap.