
Alice yang masih larut dengan dunia nya saat ini, yang mana iya memang sudah rindu akan tempat ini, dan merasakan kebebasan serta kesenangan bersama anak-anak kumuh.
Yang hingga tampa iya sadari, seseorang yang sudah menatap nya sedari tadi, sudah berdiri di belakang nya saat ini.
Hai..."Ucap seseorang tersebut, yang hendak menyapa Alice dan mencoba menyadar kan nya.
"Alice yang merasa ada seseorang yang menyapa nya pun, dengan reflek menoleh ke belakang, serta terkaget lah Alice, yang mana memperlihat kan seseorang itu adalah teman satu kampus nya, yang pernah membuat nya jengkel setengah mati.
Kau....! "Ucap Alice terkaget.
Dan di balas cengiran oleh Brayen serta menjawab, "yah ini Aku.
Kenapa lo bisa ada di sini, dan lo ! "Apa gak kuliah nih ari.
Gak . "Gw gih males ! "Soal nya, dah beberapa hari orang yang Aku cari gak masuk-masuk.
Maksud nya...! "Pikir Alice dengan bingung 🙄.
Yah sudah...!
Lupakan saja, dan lo ngapain di mari...?
Gw...! "Alice yang berbicara sambil menunjuk diri nya sendiri.
Hem..."Jawab Brayen dengan senyum lebar nya.
Ini sih tempat nongkrong gw ! "Lah...lo juga, ngapain di sini ? "dengan bingung, Alice pun balik bertanya.
Oh...!
Itu...!
Tadi itu, gw bolos, trus kebetulan lewat sini, dan motor gw mogok. "Kalau gak percaya...! "Tuh...! "Di sana liat aja.
Motor gw masih ada di sana kok. "Brayen yang berucap, sambil menunjuk kan motor nya.
Eh..."Kalau boleh tau lo lagi ngapain di mari, dan ini ! "Muka lo kenapa ini, kek habis...🤔, Ucapan Brayen pun terhenti serta itu pun baru di sadari oleh Amora dan berucap....!
oh...iya...yah...!
Kenapa dengan muka lo lice...! "kok aku baru sadar yah sekarang, saking senang nya Aku bisa dapat bertemu, dengan kamu lagi lice.
__ADS_1
Ah...!
Ini sih biasa, tadi pagi Aku tuh jatuh dari tangga, tapi sudah di obati kok, sama dokter. Maka nya Aku gak kuliah nih hari.
Ohh..."kenapa lo gak istirahat saja lice. Dan seperti nya masih sakit itu. Serta di ikuti Brayen dengan suaran deheman saja, dan kembali berucap.
Apa perlu Aku antar kan kamu pulang sekarang Alice.
Dan makin membuat Alice panik, serta berucap...!
Tidak..."Tidak perlu kok, ini sudah baikan dan sudah di obati juga."Aku juga masih ingin di sini. Serta tak lama pun, anak-anak mulai memanggil dan membuat mereka bertiga menoleh dan segerah menghampiri mereka dengan senyuman.
Lo ngasih pelajaran sama nih anak-anak semua...?
Gak kok ! Bukan Gw! tapi teman gw ini, dan gw sih cuma bantuin dikit aja.
Ah..."lo lice..🙄, merendah aja, yang punya usul pertama kan juga elo nih.
Ah..."Yang bener, tanya kagum Brayen.
Dan di jawab anggukan kepala oleh Amora.
Hebat lo Lice, gak nyangka gw, jiwa sosial lo, di usia muda ini, yang mana yang lain cuma memikir kan diri nya sendiri, dan lo. Dengan rasa kagum nya Brayen berucap.
Okey deh ! "Gw boleh bantu yah...? "Dengan pede nya Brayen berucap.
Silahkan, kalau lo mau.
Hingga mereka pun mulai mengajar anak-anak jalanan tersebut, dan saat ini telah sampai pula, Aaron di tempat tersebut, untuk kembali menjemput istri nya itu.
Tapi apa yang iya lihat, membuat nya bekobar bara api, yang bisa saja membakar satu kampung kumuh ini.
Alice...."Teriak Aaron dengan amarah nya yang memuncak.
Serta dengan segerah membuat semua menoleh ke arah suara.
Dan dengan cepat pula Aaron mendekati Alice, Serta meninju muka Brayen.
Yang mana saat ini, Brayen yang sedang membantu mengajar, selalu mencari cara, agar bisa dekat dengan Alice.
Hingga saat ini, yang mana Brayen yang mencoba membantu Alice menulis di papan dengan di bantu Brayen yang ikut memegang spidol nya, dengan cara tangan mereka yang saling menggenggam.
__ADS_1
Semula "Alice merasa risih, tapi anak-anak merasa senang, sambil terus menggoda mereka.
Maka dari itu, Alice pun tak jadi untuk menepis nya, hingga Aaron tiba dan melihat nya.
Dan hati suami mana yang tidak sakit, saat melihat tangan istri nya di pegang oleh lelaki lain, hingga Aaron pun akhir nya melayang kan bogem mentah tersebut, dan mengakibat kan Brayen yang mendapat serangan mendadak tersebut jadi jatuh tersungkur.
Hingga Alice terkaget dan berteriak....!
Tuan Aaron....!
Apa yang anda laku kan hah....!
Alice yang masih belum mengerti, dan saat ini pun hendak membantu Brayen, hingga tangan nya pun di cekal dan Alice mencoba berontak, sampai mata mereka saling tatap.
Diam kau....!
Dengan geram nya, Aaron berucap dan masih mencoba menahan emosi. Walau pada akhirnya tidak bisa. Yang mana, kalau Aaron, terus meluap kan amarah nya itu, bisa habis nyawa laki-laki tersebut di tangan Aaron saat ini.
Dan Aaron pun mulai berucap dengan amarah nya lagi...! "Yang mana iya melihat perlakuan Alice saat ini.
Bagus yah ! "Tadi kau telah memanggil ku Tuan, dan sekarang kau mau membela nya. Dan apa perlu juga, kau...!ku hukum di tempat ini juga, hah...! "Dan baik lah kalau itu mau mu, maka akan ku hukum kau sekarang juga.
Lalu tak lama, Cup...."Mmmnnnn...."Aaron dengan kasar menciumi Alice saat ini, tampa memperduli kan orang di sekitar nya. Yang mana Alice pun mencoba berontak.
Tapi mau bagaimana, karena Alice kalah kekuatan, dan membuat Amora langsung menutupi pengelihatan itu dari anak-anak yang ada di sana, dan juga membuat darah Brayen ikut mendidih, serta sesaat nya...!
Brayen pun, tampa kata lagi, langsung menarik paksa bahu Aaron dan membalas, memukul muka nya Aaron saat ini.
Hingga ciuman itu terlepas dan pukulan itu terjadi, serta menyebab kan pergulatan yang sengit.
Dan coba di henti kan Alice dengan berteriak, Asisten Ainsley...."Cepat bantu Aku memisah kan mereka...!
Cara nya Nona....! "Dengan bingung, Ainsley harus melaku kan apa.
Karena iya tau watak Bos nya itu, bila mana iya marah, iya tak akan melepas kan musuh nya hingga terkapar.
Alice yang melihat Brayen yang mulai habis di siksa Aaron, karena memang Aaron yang terlatih sebagai Mafia, dan itu bukan lah tandingan Brayen, yang mana status Mafia nya itu tidak di ketahui orang, hingga membuat Brayen kalah telak, dan Alice tak sanggup lagi melihat nya.
Hingga Alice menerobos masuk di antara pertarungan mereka dan membuat Alice pun terkena pukulan dari Aaron. Dan menyebab kan Alice pingsan saat ini.
Maka dengan reflek, Aaron menghenti kan pukulan tersebut, hingga memekik dan memanggil nama istri nya.
__ADS_1
alice.....!
Dan...iya pun langsung menggendong nya, dengan cara bridal style serta membawa nya dengan cepat, masuk ke mobil, untuk segerah di bawa ke Rumah sakit.