Cinta 2 Dimensi

Cinta 2 Dimensi
Permohonan


__ADS_3

Cloud masuk ke ruang kerja kakeknya dan dilihatnya Tuan besar Moe sedang duduk sambil menikmati buah segar yang ada di mejanya.


"Kakek?" sapa Cloud.


Tuan Besar Moe hanya menatap Cloud tanpa mengatakan apapun, Cloud yang mengerti pun tanpa basa basi langsung menjelaskan apa yang ingin di ketahui kakeknya.


"Aku hanya membatu saja" ucap Cloud di akhir ceritanya.


"Benarkah?" tanya Tuan besar Moe.


Cloud hanya diam tanpa menjawab.


"Tapi kakek merasa kau tidak hanya sekedar membantu Cloud" ucap Tuan besar Moe sarkas.


"Kakek aku...." ucapan Cloud teropong.


"Kau harus ingat Cloud, hubungan antara keluarga kita dengan keluarga Natagawa itu tidak pernah baik, mereka selalu menyalakan genderang perang pada kita, dan mereka adalah orang-orang yang selalu ingin kita pergi dari Negri ini." Tutur Tuan besar Moe.

__ADS_1


"............ " Cloud masih setia dengan diam nya.


"Kakek memang selalu mengajarkan mu untuk selalu berbuat baik pada siapa pun, termasuk pada keluarga Natagawa, tapi Kakek ingatkan Cloud, jangan sampai kebaikan mu pada gadis dari keluarga Natagawa itu berubah menjadi suatu hubungan antara seorang pria dan wanita, karena itu akan menjadi suatu hubungan yang sangat ditentang oleh mereka, kecuali kau siap melihat keluarga kita berperang dengan mereka." Jelas Tuan besar Moe.


"Kakek tidak akan melarangmu untuk dekat dengannya, tapi kau harus tau mereka pasti akan melarangmu untuk dekat dengan putri mereka." Seru Tuan besar Moe.


"Apapun keputusan mu ingat, jangan pernah tinggalkan keluarga Moe , dan jangan pernah biarkan Keluar Moe hancur oleh siapapun, Kau adalah satu-satunya harapan kakek Cloud, jadilah pemimpin yang baik di keluarga Moe, setalah kakek, ingat kau juga masih punya adik sepupu mu Alex dan paman mu Andrew yang harus kau jaga dengan jiwa mu, karena mereka adalah bagian dari keluarga kita yang berharga." Tutur Tuan besar Moe panjang lebar.


"Di usia kakek saat ini, kakek ingin hidup tenang dan ingin segera bertemu dengan Nenekmu" ucap Tuan besar Moe.


Mendengar perkataan kakeknya yang ingin segera menyusul Neneknya membuat hati Cloud sakit, dia tidak ingin kakeknya pergi darinya, Cloud tidak ingin kehilangan kakeknya, kakeknya yang sudah menjaganya, dan menyayanginya.


"Jangan mengalihkan pembicaraan Cloud......"


"Sudahlah Kakek" sela Cloud "Aku tidak izinkan Kakek pergi menemui Nenek, kakek masih akan hidup bersamaku sampai aku tua nanti dan kita akan menemui nenek dan kedua orang tuaku bersama-sama." Ucap Cloud dengan nada yang tegas.


"Sudah aku bilang berulang kali, jangan pernah membicarakan ini lagi, kalau kakek masih membicarakan hal ini terus-menerus, aku tidak segan-segan untuk benar-benar pergi dan meninggalkan kakek sendirian." Ancam Cloud sambil menahan rasa sesak di dadanya karena memahan air mata yang sudah terkumpul di matanya.

__ADS_1


"Sebaiknya kakek beristirahat, aku pergi." Ucap Cloud sambil melangkah pergi keluar dari dalam ruang kerja kakeknya.


"Dasar anak cengeng" lirih Tuan besar Moe sambil tersenyum haru.


Cloud menutup pintu ruang kerja lalu melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar mandi dan Cloud pun menangis sendirian di sana.


"Hiks... Hiks.... Dia begitu kejam bukan?, dia begitu ingin meninggalkan ku!, sudah ribuan kali dia mengatakan itu padaku, Kenapa dia begitu ingin pergi dariku, kenapa?" ucap Cloud sambil menangis pilu di dalam kamar mandi.


"Tuhan... Aku mohon jangan dulu kau ambil kakek ku dariku, aku sungguh tidak akan sanggup hidup tanpa dia, aku sangat menyayanginya, aku mohon jangan ambil dia dariku" Ucap Cloud lagi.


"Ku mohon Tuhan" ucap Cloud lagi.


Tanpa Cloud sadari Tuan Lee orang kepercayaan Tuan besar Moe menguping apa yang Cloud katakan sendiri di kamar mandi.


Lama Cloud menengakan diri di kamar mandi, setalah di rasa cukup tenang Cloud pun membasuh wajahnya dan bergegas pergi dari kediaman Kakeknya.


Cloud melangkahkan kakinya dari area rumah utama menuju Paviliun pribadinya, Cloud adalah orang yang pandai menyembunyikan perasaannya dalam sikap dinginnya, sehingga semua orang tidak tampak curiga padanya,

__ADS_1


Tuan besar nampak memperhatikan Cloud dari balik jendela rumahnya, di sampingnya sudah ada tuan Lee yang sudah melaporkan apapun yang dia lihat dan dia dengar pada tuannya.


__ADS_2