Cinta 2 Dimensi

Cinta 2 Dimensi
Menemukan Ibu Chang Min


__ADS_3

"Kau bilang aku ini bodoh Hah" jawab Cang Min berteriak marah.


"Ingin menyerang musuh tanpa rencana, Kalau tidak bodoh apa namanya?" Ucap Cloud sarkas.


"Sialan kau" umpat Cang Min kesal.


"Lantas apa kau punya rencana?" tanya Cang Min.


"Ya aku punya rencana, tapi aku sedikit ragu dengan rencanaku, Mengingat banyak orang yang harus kita selamatkan." Ucap Cloud sambil kembali berpikir keras.


"Banyak orang kau bilang?, Hah.... Aku hanya akan menyelamatkan ibuku saja, dan tidak peduli pada yang lainnya." Jawab Cang Min enteng.


"Jika kau ragu dengan rencanamu Cloud lupakan saja, biar pedangku yang bicara." Ucap Cang Min menggebu-gebu.


"Baiklah terserah padamu" ucap Cloud.


"Malam ini semua orang sedang berkumpul di ruang keluarga keluarga Moe, bahkan Tuan Natagawa, dan paman Yoojin juga sudah bergabung di ruang keluarga Moe, Cloud menyampaikan rencananya untuk menyelamatkan Nona muda Hiyuka dan putra mahkota A-Fai.


"Alex pergilah ke istana temui Raja bekhyun dan beritahu Raja bahwa pangeran Hosika masih hidup dan kini sedang membuat masalah di desa Guenju."


"Aku dan Chang Min akan pergi menyelamatkan nona Hiyuka putra mahkota A-Fai, sisanya tetap tinggal di sini, Mengingat ada banyak warga yang mengungsi di kediaman Keluarga Moe." Ucap Cloud.


"Aku akan ikut Tuan" ucap paman Yoojin.


"Tidak paman kau harus tetap di sini untuk menjaga Tuan Natagawa, jangan hawatir aku akan menyelamatkan Nona muda Hiyuka dan putra mahkota A-Fai." Ucap Cloud.


"Berhati-hatilah Cloud, kau pun harus kembali dengan selamat ingat Cloud, kau juga punya keluarga yang mengharapkan kepulanganmu" ucap pama Andrew.


"Aku mengerti paman, jangan hawatir" ucap Cloud.


Malam itu semua semua orang sudah bersiap dengan tugas masing-masing, kini Cloud pun memacu kudanya untuk pergi menyelamatkan Hiyuka bersama Chang Min dan anak buahnya, sedangkan Alex dia pergi kembali ke kerajaan untuk menemui Raja bekhyun sendirian.


Cloud dan Chang Min menyerang dengan terang-terangan dia mereka menerobos barisan pertahanan para pasukan pangeran Hosika.


Banyak korban jiwa dari kubu pangeran Hosika, sehingga membuat Hamada putra Pertama pangeran Hosika marah.


"Kalian cukup berani masuk ke dalam wilayah kekuasaan pangeran Hosika" Ucap Hamada.


"Biar aku yang memberikan mereka pelajaran kakak..." ucap Tadasi putra kedua pangaran Hosika.


Tampa basa basi Tadasi pun menyerang Cloud dan Cang Min, tapi di tengah pertempuran Chang Min pun pergi Meninggalkan Cloud sendirian dia berniat mencari ibu kandungnya Xiu Mey-mey.


Namun baru saja selangkah dia mencoba masuk lebih jauh ke dalam rumah yang di tempati pangeran Hosika, Chang Min sudah di cegat oleh seorang laki-laki bertopeng.

__ADS_1


Laki-laki bertopeng itu langsung menyerang Chang Min dan mendorong Chang Min kembali ke halaman depan rumah singgah pangeran Hosika.


Hamada yang melihat Chang Min terlempar jauh pun mengerutkan keningnya lalu dia pun melihat adik bungsunya Yun Min datang dengan menggunakan topeng.


"Kurang ajar" ucap Chang Min.


Chang Min pun kembali menyerang laki-laki bertopeng itu lantas pertarungan pun tak bisa di elakkan lagi.


Cloud sibuk menghadapi Tadasi dan Chang Min sibuk menghadapi Laki-laki bertopeng bernama Yun Min.


Di sisi lain Mado dan anak buah Chang min lainnya berusaha menerobos lewat belakang rumah, mereka di tugaskan untuk membebaskan Nona muda Hiyuka dan Putra Mahkota A-Fai juga untuk menyelamatkan Ibu Chang Min Xiu Mey Mey, selama Cloud dan Chang Min mengalihkan perhatian semua orang.


Satu persatu ruangan mereka periksa tapi tak menemukan keberadaan nona Hiyuka dan putra mahkota A-Fai begitupun ibu Xiu Mey Mey.


Mado kembali mencoba memeriksa satu ruangan lagi, dan di dalam sana Mado melihat seorang wanita yang sangat dia kenali wajahnya karena wanita tersebut telah lama di cari oleh bos besarnya.


"Nyonya Bos..." ucap Mado.


"Hah... Siapa kalian?" teriak wanita itu ketakutan.


"Jangan takut nyonya Bos, kami adalah anak buah Bos Chang Min, kami datang untuk menyelamatkanmu" ucap Mado.


"Chang Min..." ucap wanita tersebut.


"Benarkah kalian anak buah Chang Min putraku yang akan menolongku?" tanya wanita tersebut.


"Benar nyonya" jawab Mado.


"Terima kasih." Ucap wanita tersebut.


"Sebaiknya kita cepat pergi dari sini" ucap Mado.


"Iya Ayo pergi." Ucap wanita tersebut.


Wanita yang di temui Mado adalah Xiu Mey mey ibu kandung Chang Min yang Chang Min cari-cari selama ini.


"Tapi nyonya kami juga harus mencari nona muda Hiyuka dan putra mahkota A-Fai." Ucap Mado.


"Jangan hawatir aku tau di mana mereka." Ucap Ibu Xiu Mey Mey.


"Benarkah?" tanya Mado.


"Tentu saja ikutlah denganku" ucap Ibu Xiu Mey Mey.

__ADS_1


"Tentu nyonya." Jawab Mado.


Mando dan beberapa anak buahnya pun kini mengikuti langkah ibu Xiu Mey Mey yang memandu menuju tempat Hiyuka dan putra mahkota A-Fai di sekap.


Setelah beberapa lama akhirnya mereka pun sampai di depan sebuah pintu ruangan.


"Mereka ada di dalam, kalian buka lah pintunya." Ucap Ibu Xiu Mey Mey.


Mado pun menurut tanpa curiga dan membuka pintu ruangan tersebut dengan pedangnya.


"Drap..." pintu pun terbuka.


Dan benar saja putra mahkota A-Fai dan Hiyuka ada di dalam ruangan tersebut.


"Nona muda Hiyuka," Panggil Mado.


"Menyingkir dari wanita itu..." teriak Hiyuka.


Dan... Brug.... Suara seseorang telah terjatuh di lantai.


_______


Di halaman depan rumah singgah Pangeran Hosika.


Brug....


Cloud berhasil melumpuhkan Tadasi putra kedua pangeran Hosika.


"Tadasi" teriak Hamada marah saat melihat adik keduanya telah kalah.


"Kurang ajar berani sekali kau membunuh adikku." teriak Hamada.


"Jangan hawatir dia tidak mati, tapi mungkin dia akan cacat di semur hidupnya karena aku sudah memotong semua tulang persendiannya." Ucap Cloud bengis.


"Kurang ajar..." Ucap Hamada. Sembari berlari dan menyerang Cloud.


Cloud kembali harus menggunakan pedangnya untuk melawan Hamada padahal dia baru saja melumpuhkan Tadasi.


Masih di tempat yang sama pertarungan imbang terjadi di antara Chang Min dan Yun Min masing-masing begitu tangkas dan tangguh dalam beradu pedang, mereka bahkan begitu imbang dalam pertarungan tersebut.


Lama mereka saling serang hingga akhirnya baik Cloud maupun Chang Min bisa melumpuhkan lawan masing-masing, dan hanya satu serangan lagi maka Chang Min dan Cloud pastinya akan menang.


Namun pada saat Cloud dan Chang Min akan memberikan serangan terakhirnya terdengar suara teriakan yang begitu mengerikan.

__ADS_1


"Ah....." teriakan seseorang.


__ADS_2