
"Tapi Cang Min jika kau ingin mengetahui tentang ibu mu, datanglah ke rumah keluarga Moe." Ucap Cloud memprovokasi.
"Deg..."
"Ibu" kata itu selalu mengusik hatinya hampir di sepanjang hidupnya.
Cang Min nampak semakin marah tapi Cloud mengabaikannya.
"Kau hanya memiliki waktu sampai besok" seru Cloud dengan penuh tantangan.
"Swit...." Suara siulan yang Cloud bunyikan dari mulutnya, untuk memanggil kuda Jorge dan bala tentaranya yang sejak tadi bersembunyi di tempat yang aman.
Mereka pun datang sesuai instruksi Cloud.
"Bawa para warga ke rumah keluarga Moe." Perintah Cloud.
"Baik Kapten" ucap para tentara.
"Cloud pun menaiki kuda Jorge dan pergi meninggalkan Cang Min begitu saja tanpa berpamitan.
"Tentara sebanyak ini, tapi dia masih memintaku untuk datang?" ucap Cang Min.
"Itu artinya dia hanya menggunakanku sebagai umpan, kurang ajar, sialan kau Cloud" ucap Cang Min marah.
Sejak tadi perasaan Cloud tak menentu, hatinya terus memikirkan Hiyuka kekasihnya, rasanya dia ingin segera pulang dan menemui Hiyuka seraya memeluknya erat tak ingin melepaskan gadis itu barang sedetik pun.
Sementara itu di lain sisi.
♦️Rumah Keluarga Meo♦️
__ADS_1
Tuan besar Filix Moe, Andrew Meo dan Alex Meo, telah tiba di rumah kedua keluarga Moe di Desa Guenju.
Kedatangan mereka mengagetkan Hiyuka dan putra mahkota A-Fai, karena sebelumnya mereka tidak tau kalau taun besar keluarga Moe akan datang.
"Tuan" Sapa Putra Mahkota A-Fai dan Hiyuka.
"Suatu kehormatan melihat Putra Mahkota ada di rumah keluarga Moe." Ucap Tuan Filix Moe.
"Tuan Andrew kami membutuhkanmu" pinta salah satu tabib secara tiba-tiba karena mereka mulai resah melihat keadaan Daniel yang semakin memburuk.
"Ada apa?" tanya paman Andrew.
"Ini mengenai Tuan Daniel" ucap tabib tersebut.
"Daniel?" ucap paman Andrew.
"Ada apa dengan cucuku?" tanya Tuan besar Filix Moe.
"Aku akan memeriksanya dulu" ucap Paman Andrew.
Keadaan Daniel semakin melemah dan semua orang tidak bisa melakukan apapun karena mereka sedang menunggu Cloud datang dengan membawa penawar racun untuk Daniel.
"Aku akan menyusulnya, mungkin Cloud sendang dalam kesulitan" ucap Alex Meo.
"Tidak, tetap di tempatmu Alex, Kakek yakin Cloud akan segera datang, dia adalah orang yang cerdas dan paham dengan situasi, pastinya dia akan menggunakan segala cara untuk cepat kembali." Ucap Tuan besar Filix Meo.
"Tapi ini sudah terlalu lama aku takut dia tidak akan sempat datang." Ucap Alex.
"Jika aku bilang tidak itu artinya tidak" tolak Tuan besar Meo dengan begitu tegas.
__ADS_1
Membuat semua suasan menjadi tegang,
Di tengah penantian akan kedatangan Cloud, tiba-tiba rumah keluarga Moe kedatangan tamu tak di undang, mereka adalah Tuan Natagawa dan pasukannya.
Tuan Filix Meo menyambut kedatangan mereka dengan ramah, tapi tidak di terima baik oleh tuan Natagawa.
"Tuan Natagawa" sambut Tuan Filix Moe.
"Aku datang hanya ingin menjemput Putra Mahkota dan cucuku Hiyuka, karena mereka tidak seharusnya ada di sini." Ucap Tuan Natagawa sombong.
"Aku pun baru mengetahui kalau putra mahkota dan nona muda Natagawa ada di kediamanku." jelas tuan besar Moe.
Melihat keadaan yang mulai memanas, putra Mahkota A-Fai pun datang menengahi ketegangan di antara keduanya.
Kali ini putra mahkota cukup bijak dalam menjelaskan alasan kenapa dirinya dan Hiyuka ada di kediaman keluarga Moe.
" Kalau begitu mari kita pergi dari sini yang Mulya, saya rasa rumah keluarga menteri Yuwen sangat aman untuk anda singgahi." Ajak Tuan besar Natagawa.
"Baiklah mari kita pergi" ucap putra mahkota.
Putra Mahkota pun berpamitan kepada tuan besar Moe dan dia juga menitipkan rasa Terimakasihnya untuk Cloud karena telah menyelamatkan dirinya dan Hiyuka.
"Tuan Besar Moe, saya pamit pergi, tolong sampaikan salam dan terimakasih saya pada Tuan Cloud yang sudah menjaga kami selama tinggal di rumah keluarga Moe." Ucap Putra Mahkota A-Fai.
"Akan saya sampaikan yang Mulya, ada tidak usah sungkan untuk sering berkunjung." Jawab Tuan besar Moe.
"Tentu saja" Jawab putra mahkota A-Fai.
"Mari yang Mulya" ajak Tuan besar Natagawa.
__ADS_1
Dengan sangat terpaksa Hiyuka pun ikut pergi dari rumah keluarga Moe, atas permintaan Tuan besar Natagawa.
"Tuan...cepet lah kembali dan Tolong cegah kepergianku" Pinta Hiyuka pada Cloud di dalam hati.