Cinta 2 Dimensi

Cinta 2 Dimensi
Daniel terkena Racun


__ADS_3

Saat Cloud dan Hiyuka sedang berbincang ringan di teras rumah dengan posisi Cloud yang memeluk Hiyuka begitu mesra, tiba-tiba pintu gerbang besar keluarga Moe di Desa Guenju terbuka lebar, nampak Daniel masuk dengan menunggangi kuda miliknya.


Dari kejauhan Cloud nampak melihat kejanggalan yang terjadi pada Daniel, Cloud mengurai pelukannya dari tubuh Hiyuka dan kedua matanya menatap Fukus pada Daniel yang mulai mendekat ke arahnya.


Awalnya Hiyuka di buat bingung melihat Cloud yang melepaskan pelukannya dari dirinya dengan tiba-tiba, tapi saat melihat arah pandangan Cloud, Hiyuka pun mengerti dan tak Keberatan dengan apa yang di lakukan Cloud padanya.


Hiyuka melihat Cloud begitu intens melihat ke arah Daniel, dan Daniel pun mengarahkan Kudanya ke tempat dimana Cloud berdiri saat ini, akan tetapi belum juga sampai tiba-tiba Cloud dengan cepat berlari kearah Daniel dia bahkan mengabaikan Hiyuka yang berdiri di sampingnya sejak tadi.


Hiyuka sendiri dibuat terkejut dan terheran-heran melihat Cloud yang tiba-tiba berlari dengan begitu cepat dari sisinya, menghampiri kuda yang di tumpangi Daniel, tak lama tiba-tiba....


"Brug...." Daniel menjatuhkan dirinya ke pelukan Cloud yang sudah begitu siap untuk menangkap tubuh Daniel yang terjatuh dari atas Kuda yang di naikinya.


Dengan Refleks Hiyuka langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya melihat Daniel yang tiba-tiba terjatuh dari atas kuda yang di tumpangi Daniel, padahal dengan jelas tadi Hiyuka melihat keadaan Daniel sangat baik-baik saja.


"Daniel hey... Jawab aku apa yang terjadi?" tanya Cloud tapi Daniel tak menjawab.


"Siapa yang melakukan ini padamu Daniel?" tanya Cloud lagi marah, tapi lagi-lagi Daniel tak menjawab.


Mata Daniel begitu sayu, dan mulutnya terbuka seolah ingin mengatakan sesuatu tapi keadaan tubuhnya terlihat sangat lemas bahkan hampir tidak berdaya dan bertenaga.


"Panggilkan Dokter, dan siapkan Ruang kesehatan." Perintah Cloud dengan berteriak kerasa.


"Siap Kapten" Jawab salah satu tentara yang berjaga.


Dengan cepat Hiyuka menghampiri Cloud yang sedang berusaha menggendong Daniel di punggungnya.

__ADS_1


Setelah dirasa Daniel sudah aman di punggungnya, Cloud bergegas berdiri dan membawa Daniel ke ruang kesehatan dengan menggendongnya.


Hiyuka sendiri ikut pergi ke arah ke ruang kesehatan dengan terus berjalan di belakang Cloud.


Putra Mahkota A-Fai yang mendengar ada suara keributan di luar rumah keluarga Moe, langsung pergi ke pusat suara, dia melihat Cloud sedang membawa seorang pria yang dia kenal wajahnya, tapi tak dia ketahui namanya.


Cloud mengarah kesebuah bangunan yang berdiri tak jauh dari samping kediaman keluar Moe, dengan di ikuti Hiyuka di belakangnya.


Melihat itu Putra Mahkota A-Fai cukup di buat penasaran dengan apa yang terjadi, lantas dengan cepat dia mengikuti langkah kaki Cloud dan Hiyuka hingga memasuki bangunan yang seperti sebuah rumah tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil, tapi nampak cukup luas di dalamnya.


Sesampainya di ruang kesehatan Cloud di bantu beberapa tabib membaringkan Daniel di atas ranjang kecil khusus pasien.


Daniel nampak begitu lemas, saat Cloud membaringkan tubuh Daniel di atas kasur kecil.


"Cepat periksa dia, jangan sampai terjadi hal buruk padanya, atau kalian semua akan tau akibatnya." Perintah Cloud tagas.


"Deg..."


Hiyuka dibuat semakin kaget saat melihat Cloud bicara dengan begitu marah pada beberapa tabib yang berusaha menangani keadaan Daniel.


"Ada apa ini? dia nampak tidak terluka sedikit pun tapi dia begitu terlihat tak berdaya." Tanya Hiyuka dalam hati.


Ada empat orang tabib yang langsung mengambil tindakan pertolongan pertama pada Daniel, Cloud tak sedikit pun mengalihkan pandangannya dari Daniel.


Mata elangnya begitu tajam mengawasi ke empat tabib yang sedang memeriksa keadaan Daniel.

__ADS_1


Tak lama putra mahkota pun sampai di tempat Cloud dan Hiyuka berdiri saat ini.


"Ini tempat kesehatan?" tanya putra mahkota dalam hati.


Dengan cepat Putra Mahkota menghampiri Cloud dan Hiyuka.


"Bagaimana keadaannya?" tanya Cloud yang dapat di dengar dengan jelas oleh Hiyuka dan putra mahkota A-Fai.


"Kapten sepertinya Sersan Daniel mengalami keracunan." Ucap Salah satu tabib.


"Keracunan?" tanya Cloud tak percaya.


"Iya Kapten tapi kami belum mengetahui racun jenis apa yang masuki tubuh Sersan Daniel." Ucap Tabib itu lagi.


"Kalau begitu cepat obati dia" Perintah Cloud marah.


"Maaf Kapten kami sudah memberikan ramuan anti racun untuk semua jenis racun, tapi itu tidak berpengaruh apapun pada tubuh sersan Daniel, sepertinya ini jenis racun yang sangat kuat dan berbahaya, kita harus segera mencari penawar racunnya untuk sersan Daniel sebelum terlambat." Ucap Tabib menjelaskan.


"Kurang ajar, berani sekali mereka menyakiti adikku." Ucap Cloud dengan begitu marah.


"Kita hanya punya waktu satu sampai dua hari kapten, kalau tidak mungkin sersan akan...."


"Aku akan membawa penawar Racunnya" Potong Cloud.


"Apa pun yang terjadi, aku akan membawa penawar Racun itu dengan cepat, jadi kau cukup menjaga Adikku, buat dia bertahan sampai aku kembali." Perintah Cloud pada tabib.

__ADS_1


"Siap Kapten" ucap ke empat tabib tersebut.


__ADS_2