
Lama mereka saling serang hingga akhirnya baik Cloud maupun Chang Min bisa melumpuhkan lawan masing-masing, dan hanya satu serangan lagi maka Chang Min dan Cloud pastinya akan menang.
Namun pada saat Cloud dan Chang Min akan memberikan serangan terakhirnya terdengar suara teriakan yang begitu mengerikan.
"Ah....." teriakan seseorang.
"Bos... BOS..." teriak salah satu anak buah Chang Min.
"Tolong bos..." ucapnya sambil berteriak kesakitan...
Cloud dan Chang Min pun menghentikan serangan tarakhirnya, hal itu di gunakan Hamada dan Yun Min untuk mundur dan menjauh dari Cloud dan Chang Min.
"Apa yang terjadi...." tanya Chang Min.
"Bos... To... Tolong." Ucap salah satu anak buah Chang Min sebelum dia tewas.
"Tadasi putraku." teriak pangaran Hosika saat melihat putra ke duanya sudah tak berdaya.
"Berani sekali kau melakukan hal ini pada putraku." teriak Putra mahkota.
"Karena kalian telah menyakiti putraku maka kalian pun harus membayarnya dengan mahal." Ucap pangeran Hosika marah.
"Bawa mereka kemari." Pinta pangaran Hosika.
Beberapa pengawal pun menarik sebuah rantai yang telah mengikat tangan, kaki dan leher dari putra mahkota A-Fai, nona Hiyuka dan Mado.
Baik Cloud dan Chang Min mera sangat marah saat melihat orang-orang yang terdekat mereka di rantai bagaikan hewan.
Tak sampai di sana Chang Min dan Cloud pun harus kembali tercengang saat melihat salah satu wanita yang mereka kenali juga ikut keluar dari ruangan yang sama.
"Ibu..." Panggil Chang Min.
"Bos dia bukan ibumu bos..." ucap Mado.
"Chang Min..." ucap Ibu Xiu Mey mey berlari dan memeluk Chang Min.
"Kau sudah besar Chang Min apa kau datang untuk menyelamatkan ibumu nak?" tanya ibu Xiu Mey mey.
__ADS_1
"Bos hati-hati jangan percaya dia bukan ibumu, dia orang jahat bos," Ucap Mado lagi.
Chang Min yang mendengarnya merasa bingung karena Mado anak buah yang paling dia percayai, ternyata berkata wanita yang memeluknya saat ini bukanlah ibu kandungnya.
"Jangan dengarkan dia Chang Min aku ini ibumu, lihat dan tatap aku Chang Min, katakan apa aku bukan ibu kandungmu?" tanya ibu Xiu mey mey.
"Chang Min..." Panggil Cloud.
Namun Chang Min mengabaikannya dia memilih menatap netra hitam bola mata milik ibunya,
"Bos..." Panggil Mado namun di abaikan Chang Min.
"Ibu..." Panggil Chang Min.
"Iya Chang Min aku ibumu.
Selama Chnag Min berbincang dengan ibunya Cloud kembali mendapatkan serangan langsung dari Hamada.
Hampir saja Cloud tertusuk pedang Hamada yang dia coba tebaskan ke arah dirinya namun Cloud berhasil menghindari serangan tersebut.
"Tuan..." Panggil Hiyuka saat melihat Cloud Hampir saja tertebas.
Hiyuka berusaha sekuat tenaga untuk meloloskan diri dari rantai besi yang mengikat di kedua tangan, kaki dan Lehernya, namun hasilnya tetap saja rantai itu begitu sulit untuk di lepaskan.
"Ibu kemana kah ibu selama ini? Kenapa ibu meninggalkanku?" tanya Chang Min beruntun.
"Apa ibu Tau semua orang menganggap ku gila karena aku mengatakan ibu masih hidup, saat itu aku melihat ibu ada di dermaga, aku meneriaki mu ibu, tapi kau tak kembali." Ucap Chnag Min lagi.
"Maafkan ibu Chang Min, ibu terpaksa harus meninggalkanmu" ucap Ibu Xiu meymey.
"Beritau aku alasannya ibu?" tanya Chang Min.
"Alasannya adalah... Karena aku... Aku..."
"Cebbb...." tiba-tiba ibu Xiu mey mey menacabkan sesuatu di bagian perut kiri milik Chang Min.
"Ah...." ucap Chang Min mengaduh.
__ADS_1
"Karena aku tidak ingin hidup denganmu dan ayahmu lagi Chang Min." Ucap Ibu Xiu meymey menunjukan wajah seramnya.
"Ya ampun Chang Min kau tertusuk jarum beracunku." Ucap Ibu Xiu mey mey berpura-pura sedih.
"Ibu...." ucap Cang Min tak menyangka ibunya bisa melakukan hal sejahat ini.
"Brug..." Chang Min pun jatuh terduduk di atas tanah.
"Bos..." Panggil Mado tapi dia tidak bisa menolong bosnya karena tidak bisa meloloskan dirinya sendiri.
"Kau tau Chang Min, sebelum aku menikah dengan ayahmu, aku adalah kekasih pangeran Hosika, tapi karena dia harus menikah dengan istri pilahan ibu suri, aku pun akhirnya harus menerima kepahitan dengan menjadi wanita simpanan Pangeran Hosika saja, padahal kami saling mencintai."
"Waktu berjalan begitu cepat dan aku pun bertemu dengan ayahmu, dia laki-laki yang baik, tapi aku hanya memanfaatkan ayahmu saja, karena istri pangeran Hisoka telah mengetahui hubungan kami, hingga tanpa sadar aku telah mengandungmu dan dengan sangat terpaksa aku pun harus melahirkan dirimu."
" Deg.... " Chang Min begitu syok mendengar penuturan ibunya Xiu meymey.
" Andai saja ayahmu mau mengambil tawaran dari pangeran Hosika untuk bekerja di istana mungkin aku tidak akan membunuhnya saat itu, tapi sayang dia lebih memilih menjadi budak keluarga Moe di banding harus bekerja di istana, hal itu membuatku kesal."
"Aku harus menjadi pembantu di kediaman Moe karena ayahmu, aku banar-benar marah karena itu aku lebih memilih membunuh ayahmu dan membuat kematian palsu untuk diriku."
"Lalu setelah itu aku pun pergi bersama pangeran Hisoka, dan tinggal bersama laki-laki yang aku cintai selama ini. Tidak ada ayahmu dan tidak ada dirimu di antara kami lagi." ucap Ibu Xiu meymey panjang lebar.
"Bohong semua ini pasti bohong kan..." ucap Chang Min tak ingin percaya dengan semua perkataan ibunya Xiu mey mey.
"Haha.... Semua ini adalah kebenaran Chang Min, lihatlah aku sekarang, aku hidup dengan sangat bahagia bersama pangeran Hisoka, dan asal kau tau, aku pun kini sudah memiliki anak bersama pangeran Hisoka, kau memiliki adik Chang Min..." Ucap ibu Xiu meymey.
" Apa.... " ucap Chang Min semakin syok.
"Iya... Kami memiliki seorang putra yang sangat tampan, lihatlah dia Chang Min dialah adikmu, putra ku Yun Min." Ucap ibu Xiu Meymey sambil menunjukan jarinya pada laki-laki bertopeng yang tadi di lawan Chang Min.
Laki-laki bertopeng itu pun akhirnya melepaskan topengnya dan nampaklah wajahnya yang hampir mirip dengan Chang Min.
Ya mereka sangat mirip karena baik Chang Min atau pun Yun Min keduanya mewarisi wajah cantik dari Ibu mereka Xiu meymey.
"Lihat kalian sangat mirip bukan? Kalian begitu mirip dengan diriku, itu wajar saja karena aku adalah Ibu kalian, orang yang telah mengandung dan melahirkan kalian." Ucap Ibu Xiu meymey.
"Jika kau memang ibuku lantas kenapa kau meninggalkanku saat itu? dan kenapa kau menusuk diriku saat ini?" tanya Chang Min beruntun.
__ADS_1
"Karena saat itu aku masih menyayangimu Chang Min itulah kenapa aku tidak membunuhmu dan lebih memilih meninggalkanmu, tapi sekarang aku menusukmu karena kau sudah berusaha melukai anakku Yun Min, dan aku pasti akan membalas siapa pun yang berani menyakiti putra kesayanganku, putraku dengan pangeran Hisoka." Ucap Ibu Xiu Mey Mey.
"Deg...." hati Chang Min begitu sakit dan pedih bagaikan tertusuk ribuan pedang tajam yang menikam di dalam hatinya.