
Aku tau Keyla cuma anak tiri bagi Mama, tapi bagi Keyla, Mama adalah ibunya.
Kata-kata Arshaka itu terus terngiang di benak Monica. Dilihatnya ke arah Keyla, rasa bersalah makin menjalar di hatinya. Kalau diingat-ingat, ia memang selalu mengatur-atur kehidupan Keyla sejak Keyla ditinggal oleh ibu kandungnya. Mulai dari sekolah, teman bermain, semua Monica mengaturnya. Keyla harus seperti ini, Keyla tidak boleh melakukan ini, semua harus sesuai dengan keinginannya sampai ia lupa bertanya apakah Keyla senang dan nyaman dengan apa yang ia inginkan.
"Key...maafkan sikap Papa dan Mama selama ini sama kamu ya, Key. Papa sangat menyesal. Sekarang kamu sudah menjadi istri orang, kamu berhak menentukan pilihan hidup kamu dan suami kamu. Papa dan Mama tidak berhak ikut campur. Papa mendukung segala keputusan kamu." Pada akhirnya ayah Keyla yang membuka mulut lebih dulu untuk meminta maaf pada putrinya.
"Pa, Papa dan Mama nggak salah sama sekali. Lagipula semuanya udah berlalu. Keyla sekarang udah kembali dengan suami Key," sahut Keyla yang tak ingin ayahnya merasa bersalah.
"Shaka, Papa titip Key sama kamu. Papa yakin Key akan bahagia berumah tangga sama kamu," kata ayah Keyla pada menantunya.
"Pasti, Pa. Aku akan selalu berusaha membahagiakan Keyla istriku. Bahkan rencananya setelah Keyla benar-benar sembuh, aku akan membawa Keyla pulang ke rumahku yang sebenarnya. Aku juga berencana ingin membuat acara resepsi untuk pernikahan kami supaya semua orang tau bahwa Keyla adalah istriku," jawab Arshaka sambil merangkul bahu sang istri.
__ADS_1
"Kamu serius? Pernikahan kita akan dibuatkan resepsinya?" tanya Keyla hampir tak percaya. Ia sendiri tak pernah terbayang akan ada acara resepsi segala. Bagi Keyla yang terpenting adalah bisa terus tinggal bersama suaminya.
"Tentu, Sayang. Aku mau semua orang tau, kamu adalah istri aku. Lagipula kita kan memang belum mengadakan pesta sama sekali," jawab Arshaka dengan sungguh-sungguh.
Keyla pun mengangguk senang menyetujui perkataan suaminya. Tentu saja ia tak menolak rencana suaminya itu.
Suasana pun hening sejenak. Mereka saling pandang lalu berakhir dengan melihat ke arah ibu tiri Keyla yang seperti ingin mengatakan sesuatu tapi masih ragu. Ayah Keyla menyikut tangan sang istri, ia meminta istrinya itu mengatakan sesuatu pada Keyla atau Arshaka.
"Key..." panggil ibu tirinya dengan wajah bersalah.
"Selama kamu tinggal sama Mama, rasanya Mama terlalu banyak mengatur kamu tanpa Mama bertanya lebih dulu kamu suka atau tidak dengan keputusan Mama. Maafkan Mama. Mama merasa sangat bersalah sekarang. Ternyata kamu begitu bahagia hidup dengan Shaka. Tapi percayalah Key, Mama lakukan itu semua demi kebaikan kamu juga. Meskipun Mama hanya ibu tiri kamu, tapi Mama selalu ingin yang terbaik buat kamu," lanjut Monica. Egonya sudah tak tampak lagi. Yang terpancar hanyalah rasa bersalah dari dalam dirinya.
__ADS_1
Keyla mendadak terharu dengan permohonan maaf ibu tirinya itu. Ia pun langsung memeluk ibu tirinya sambil menangis bahagia.
"Ma...Mama adalah ibuku. Key nggak peduli meski Mama bukan ibu kandung Keyla, tapi Keyla tetap sayang sama Mama. Key mau Mama tau itu. Key juga berterimakasih karena Mama mau merawat Key dengan baik sampai Key dewasa. Key mengerti, apa yang Mama lakukan pada Key semata-mata supaya Key hidup bahagia, tapi mungkin ada hal-hal yang nggak bisa Key turutin, seperti masalah pernikahan Key. Key sudah bahagia dengan Shaka, Ma. Dan selamanya akan terus begitu," ucap Keyla yang masih berada dipelukan sang ibu tiri.
"Mama mengerti, Key. Mama mengerti sekarang. Sekali lagi, Mama minta maaf sama kamu dan Shaka karena sempat mau memisahkan kalian," sahut Monica yang merasa sangat menyesal.
Keyla melerai pelukannya dan menyeka airmatanya. Ia menatap ibu tirinya itu sambil tersenyum bahagia. "Terimakasih, Ma. Terimakasih Mama sudah mengerti perasaan Keyla," ucap Keyla dengan suara bergetar.
Monica pun tak kuasa menahan haru. Ia mengangguki perkataan Keyla lalu kembali berpelukan dengan putrinya itu. Seumur hidup baru ini kali pertama ia benar-benar memeluk Keyla dengan perasaan sayang sebagaimana semestinya seorang ibu menyayangi anaknya.
Arshaka tersenyum melihat Keyla berpelukan dengan mertuanya itu. Ia tau, Keyla pasti sangat bahagia sekarang karena Monica sudah sadar dan sudah menyayangi Keyla seperti yang seharusnya ia lakukan dari dulu.
__ADS_1
.
Bersambung...