CINTA DARI SANG, KOMANDAN BAYANGAN

CINTA DARI SANG, KOMANDAN BAYANGAN
67. Kekacaun


__ADS_3

" Bahahahah, kau mau di guna-guna?, setan saja lari melihatmu, Kirana benar-benar ya." Bara menertawakan Gala.


" Tidak habis pikir juga dengan pikiran Kirana ini, anaknya cerdas sebenarnya, kenapa bisa keblinger ke Mbah dukun urusan cinta?." Gala masih merasa konyol.


" Orang mau segenius apa kalau sudah urusan cinta, kepala saja bisa diletakkan di kaki, contoh sederhana itu ada di depan mataku!" sindir Bara.


" Tapi aku juga nggak lari ke Mbah dukun juga Bara, aku dan Lily itu sudah terikat sejak kecil, setelah tugas ini selesai dia mau kok jadi sepasang suami istri denganku." ujar Gala terlihat senang.


" Iya deh, yang jatuh cinta sejak lahir!, semoga kalian berjodoh!" Ujar Bara.


" Harus berjodoh!" tegas Gala.


" Nah kan?, padahal kau ini genius, langsung hilang geniusmu saat kau mengatakan hal itu!" ujar Baratha.


" Aku tidak butuh komentarmu Bara diamlah, sekarang aku bisa tenang sedikit karena tidak ada yang rewel setiap hari." ujar Gala.


Gala meminta fokus pada urusan militernya karena pemilu sudah di depan mata.


Keduanya pun berunding untuk mengamankan pengaman berlapis untuk jalannya pemilu yang sangat rawan dan bisa terjadi apapun diluar perdiksi mereka.


Setelah 3 Minggu berlalu akhirnya sudah mulailah pemungutan suara yang tersebar seluruh +62, dengan waktu masing-masing sesuai yang di sepakati oleh masing-masing daerah.


Benar saja terjadi kerusuhan di daerah selatan, terjadi demo besar-besaran di daerah utara, adanya kerusakan pada perlengkapan pemilu di daerah terpencil dan masih banyak lagi.


Melihat hal itu Jack dan Dex langsung segera kembali ke kediaman kepresidenan. Jack langsung menyamar menjadi Jimmy dan Dex menjadi wakil Jimmy.


Namun saat Jimmy muncul malah mendapatkan tuduhan, jika Jimmy telah melatih pasukan ilegal dan siap akan memberontak ketika sudah berganti kursi dengan presiden yang baru.


Mereka juga mencurigai pasukan di bawah tangan Panglima adalah calon pemberontak, karena saat pemerintahan Jimmy pemerintahan dikendalikan oleh militer.


" Oh sial bagaimana bisa begini?" ujar Jack.


" Siapa yang membocorkan semua ini, jika mereka punya bukti habislah kita, maka Kenan pasti akan dipaksa membatalkan diri untuk nyalon!" ujar Dex.


" Jelas, karena Kennan adalah kandidat dari Bos Jim!" ujar Jack.


Gala dan Bara pun segera menemui Jack dan Dex i kepresidenan.


" Apa yang terjadi Gala, Bara?" tanya Jack.

__ADS_1


" Siapa yang membocorkan semuanya?, apakah ada yang tahu?" tanya Dex.


Tiba-tiba Bonnie datang dengan wajah sudah babak belur dan banyak luka tembak di tubuhnya di papah oleh Deya yang juga mengalami banyak luka juga.


" Ini ada apa dengan kalian?" tanya Gala segera menangkap Bonnie yang sudah setengah sekarat, sementara Deya langsung di angkat Bara.


Keduanya segera di bawa untuk di rawat oleh dokter di kepresidenan siapa lagi kalau bukan Downey.


Karena Deya tidak begitu parah setelah mendapat perawatan Deya menceritakan semua yang terjadi pada mereka.


" Kenapa kau harus mengikuti Bonie?" ujar Gala.


" Aku harus menemaninya menjalankan misi pertamannya, ini saudara Bonie sangat menakutkan, dia ini rupanya sudah mengincar Kirana dan Zidan, sepertinya semua ini bocor setelah mereka keluar negeri, lawan B ini ruapanya diam bukan berarti tidak melawan tapi sudah merencanakan semua ini dengan tepat!" ujar Deya.


" Seharusnya kita menghabisi keduanya langsung saat itu, selama ini lawan B jelas tahu dengan jelas tentang kita!" ujar Bara.


" Bagaimana kalian bisa terluka?" tanya Gala.


" Bonnie mencoba membujuk saudaranya tapi tidak bisa alhasil kami hampir terbunuh, jika kita terlambat untuk keluar dari sana kita sudah menjadi abu!" ujar Bulan.


" Untunglah kalian masih selamat, kalau begitu kita harus mencari Kirana dan Zidan segera!" tegas Gala.


" Untuk apa.minta maaf, kalian istirahat dengan baik, sisanya kami akan selesaikan!"


ujar Gala.


Gala, Bara,Grey juga Dex dan Jack segera berkumpul di tempat yang tersembunyi untuk berdiskusi untuk menyelesaikan masalah ini.


" Kita harus mencari Kirana dan juga Zidan, tapi kita juga harus meredakan masalah ke publik dulu." ujar Jack.


" Uncle, kalian harus membuat pers dan mejelaskan jika semua itu tidaklah benar, bagaimana pun caranya harus menyangkal dulu!" ujar Gala.


" Grey, aku akan menyeleksi pasukanku lagi dengan lebih teliti kau yang akan membereskan saat aku perintahkan!" sahut Bara.


" Siap!" jawab Grey.


" Cintanya kau tolak langsung dia bersekutu dengan musuh!" ujar Bara.


" Apa dia tidak memikirkan Ayahnya?" Gala juga tidak berpikir sejauh itu Kirana akan melangkah.

__ADS_1


" Jelas tidak, Kennan juga terlalu gegabah mengirim anaknya ke luar negeri benar-benar merepotkan!" ujar Bara.


" Aku akan kembali pada Kennan dulu!" Gala pun segera kembali ke kediaman Gruvy.


Rupanya kediamannya sudah di serbu banyaj media.


" Benar-benar merepotkan!, tapi untunglah dia tidak membongkar identitas ku dan Bara, jika sampai itu terjadi, aku harus membunuh mereka!" tegas Gala.


Gala segera masuk dengan melompat pagar.


" Di mana Tuan Kennan?" tanya Gala pada anak buahnya.


" Di dalam ruangannya!" jawab anak buahnya.


Gala segera menghampiri Kennan, rupanya Kennan sudah tahu perbuatan putrinya.


Melihat Gala datang, Kennan langsung berlutut meminta maaf pada Gala.


" Tuan Gala ini kebodohanku, aku tidak berpikir panjang, sekarang semuanya kacau balau, beberapa orang memintaku untuk mundur!" ujar Kennan.


" Ini sudah fatal Tuan, semua kacau karena putri anda, aku tidak bisa mengampuninya lagi!" tegas Gala.


" Tapi dia masih sangat muda, dia tidak berpikir dampaknya akan sebesar ini!" ujar Kennan.


" Dia sudah cukup umur untuk berpikir dan lagi kau tahu Zidan itu bukanlah orang biasa jika putrimu tidak bisa berpikir, dia seharusnya bisa berpikir dan mencegah perbuatan putrimu, tapi nyatanya sama bodohnya, putrimu tidak tahu berterima kasih, berapa kali aku menyelamatkan nyawanya?, jika aku tahu dia begini sebaiknya dia mati 3 kali!" ujar Gala.


Gala sudah tidak bisa bertoleransi pada orang yang berkhianat, padahal mereka sudah berjanji akan menjaga semua rahasia yang ada, tapi malah membuat kegaduhan yang sulit di redakan.


" Tolong apapun syaratnya ampuni nyawa putriku Tuan." pinta Kennan.


" Jika harus mundur saya akan mundur!" ujar Kennan.


" Jangan harap kau bisa mundur!, kau harus melawan sampai akhir dan memenangkan kursi itu, jika aku jadi kau aku akan memilih membunuh putriku sendiri, karena jika kau menyelamatkan putrimu maka satu negara itu akan rusak!" tegas Gala.


" Baik, saya akan melawan sampai akhir, tapi saya sebagai seorang Ayah memohon pada Anda ampuni nyawa putri saya Tuan."


Kennan terus memohon pengampunan pada putrinya.


" Aku hanya bisa melihat nanti, untuk saat ini masih belum cukup alasan untuk membunuhnya!" ujar Gala.

__ADS_1


Kalau sampai identitas Gala dan Bara terbongkar tidak akan ada pengampunan lagi dari Gala.


__ADS_2